Cerita Scholes Tentang Nistelrooy: Striker Ganas yang Hidup untuk Mencetak Gol
Gia Yuda Pradana | 19 April 2020 12:05
Bola.net - Paul Scholes bermain dengan beberapa striker hebat saat masih memperkuat Manchester United (MU). Satu yang paling berkesan baginya adalah Ruud van Nistelrooy, striker ganas yang dahulu selalu bersaing dengan Thierry Henry.
Scholes memperkuat MU periode 1993-2011 dan 2012-2013. Mantan gelandang Inggris itu memainkan lebih dari 700 pertandingan bersama MU di semua ajang.
Selama itu, ada striker-striker seperti Andy Cole, Dwight Yorke, Teddy Sheringham, dan Ole Gunnar Solskjaer yang menjadi pilar treble MU pada tahun 1999.
Ada Eric Cantona, yang meraih empat titel Premier League di Old Trafford. Ada pula Robin van Persie, yang membantu MU juara Premier League di musim terakhir Sir Alex Ferguson.
Namun, Scholes memilih van Nistelrooy sebagai striker terbaik yang pernah menjadi rekannya di MU. Apa alasannya?
Pencetak Gol yang Ganas

Ruud van Nistelrooy memperkuat MU periode 2001-2006. Selama itu, eks bomber Belanda itu mencetak 150 gol dalam 219 penampilan, dan membantu MU juara Premier League 2002/03.
"Saya bermain sebagai nomor 10 dengan Ruud van Nistelrooy untuk satu musim, dan saya menyukainya," kata Scholes kepada UTD Podcast, seperti dikutip Metro.
"Dia seorang pencetak gol yang ganas, benar-benar ganas. Dia hidup untuk mencetak gol."
Persaingan dengan Thierry Henry

Salah satu saingan van Nistelrooy dalam hal mencetak gol waktu itu adalah Thierry Henry dari Arsenal. Dia selalu tak ingin kalah darinya.
"Setiap kali mencetak gol atau tidak mencetak gol, hal pertama yang dia lakukan ketika naik ke bus tim setelah pertandingan adalah mencari tahu apakah Thierry Henry mencetak gol atau tidak," lanjut Scholes.
"Jika Thierry Henry mencetak gol, dia tak mau bicara dengan siapa pun sepanjang perjalanan pulang. Itu karena dia begitu termotivasi ingin menjadi pencetak gol terbanyak, bukan cuma di United, tapi di liga, di dunia, di mana saja."
Finisher Terbaik

Ruud van Nistelrooy menjadi pencetak gol terbanyak Premier League 2002/03 dengan torehan 25 golnya bersama MU. Dia unggul satu gol atas Thierry Henry, yang musim itu mencetak 24 gol untuk Arsenal.
Menurut Scholes, van Nistelrooy adalah striker terbaik yang pernah menjadi rekannya di MU.
"Saya juga suka caranya melakukan penyelesaian," ujar Scholes.
"Saya bermain dengan beberapa centre-forward luar biasa. Ada Cole, Yorke, Sheringham, Solskjaer. Ada banyak. Saya juga main dengan van Persie."
"Ada beberapa pencetak gol yang hebat. Namun, bagi saya, Ruud adalah yang terbaik. Dia finisher terbaik," pungkasnya.
Sumber: Metro
Baca juga artikel-artikel lainnya:
Liverpool Dinilai Pantas Juara, tapi Bagaimana dengan Degradasi?
Strategi Dortmund untuk Lindungi Jadon Sancho dari Godaan MU
7 Legiun Asing Brasil di Manchester United, Siapa yang Terbaik?
Karier Kepa di Chelsea: Beban Harga dan Ekspektasi Samai Pendahulunya
Andai Jadi Beli Newcastle, Pangeran Salman Pimpin Ranking Kekayaan 20 Pemilik Klub Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
LATEST UPDATE
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34











