Cerita Vieira: Pernah Main dan Latih Balotelli, Kecewa Lihat Bakat Besar Terbuang Percuma
Richard Andreas | 26 April 2022 02:30
Bola.net - Patrick Vieira sudah bekerja cukup baik sebagai pelatih Crystal Palace musim ini. Dia tampak lebih siap menangani dan mengelola tim Premier League setelah pengalamannya beberapa tahun terakhir.
Vieira memulai karier sebagai pelatih dengan menangani New York City FC (2016-2018), lalu ke Nice (2018-2020), dan kini di Palace. Menariknya, bagi Vieira, pengalaman di Nice sungguh-sungguh membantunya berkembang.
Di sana dia berkesempatan melatih Mario Balotelli, salah satu striker berbakat Eropa. Nama Balotelli sebagai salah satu bakat terbaik Italia juga sudah sangat dikenal.
Sayangnya, hubungan Vieira dan Balotelli hanya bertahan dalam enam bulan pertama. Sikap Balotelli di ruang ganti jadi masalah. Apa katanya?
Bakat disia-siakan
Balotelli memang sudah lama dikenal menyia-nyiakan bakatnya. Dia punya potensi besar untuk jadi striker top dunia, tapi perangai Balotelli terlalu sulit dikontrol.
Vieira merasakannya secara langsung. Bahkan, dia pernah bermain dengan Balotelli, tapi pengalaman itu pun tidak cukup membantunya.
"Saya bermain dengan Mario selama beberapa tahun. Dia masih anak-anak ketika saya di Inter dan saya bermain dengan dia lagi di Manchester City," ujar Vieira di Sky Sports.
"Dia pria yang menyenangkan dan saya menyukai dia, tapi tentu saja melatih dia di Nice adalah tantangan besar. Sebab, rasanya sungguh mengecewakan melihat bakat yang begitu besar disia-siakan."
Sulit dikontrol
Balotelli dikenal sebagai pemain yang sulit dikontrol, tidak disiplin, dan suka semaunya sendiri. Karena itulah Vieira tidak bisa benar-benar mencapai kesepahaman dengan striker 31 tahun itu.
"Sebagai manajer, Anda mencoba memaksimalkan kemampuan terbaik setiap pemain, tapi sulit melakukan itu dengan dia [Balotell]," lanjut Vieira.
"Itu mengeceweakan, jelas, bahwa saya tidak bisa memaksimalkan potensinya. Meski begitu, saya masih terus mengasihinya."
"Saya kira sangatlah penting bagi manajer untuk terhubung dengan pemain. Meski begitu, menjalin hubungan baik bukan berarti saya harus selalu menyetujui mereka," tandasnya.
Sumber: Sky Sports
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
Kata Shearer, Robertson Layak Masuk Kandidat Pemain Terbaik Premier League
Wow, Pemain Flop Ini Diinginkan Erik Ten Hag di MU Musim Depan?
Peringatan untuk Ten Hag: Tanpa Gelar EPL = Gagal!
Demi Frenkie De Jong, Manchester United Bakal Tumbalkan Marcus Rashford?
Dua Alasan Antonio Rudiger Tolak Manchester United
Erik Ten Hag Datang, Marcus Rashford Bertahan di Manchester United?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gavi Tulis Pesan Emosional usai Antar Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:48
-
Marcus Rashford dan MU, Cinta Lama yang Bersemi Kembali!
Liga Inggris 21 Juli 2026, 14:40
-
Chelsea Tikung Rogers, Arsenal Kejar Pemain Timnas Spanyol Ini Lagi
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:21
LATEST UPDATE
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
-
Manchester United Terdepan dalam Perburuan Gelandang Prancis
Liga Inggris 21 Juli 2026, 17:17
-
Juventus Rilis Jersey Tandang 2026-2027, Warna Pink Ikonik Kembali
Liga Italia 21 Juli 2026, 16:48
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










