Cristian Chivu Ngamuk! Gara-gara Jurnalis Norwegia Sebut Inter Milan Harus Malu Jika Kalah Lawan Bodo/Glimt
Editor Bolanet | 24 Februari 2026 16:18
Bola.net - Pelatih Inter Milan Cristian Chivu mendadak emosi saat sesi konferensi pers jelang leg 2 playoff Liga Champions. Ia merasa jurnalis Norwegia tidak menghormati timnya sama sekali.
Situasi memanas jelang laga kontra Bodo/Glimt di Liga Champions. Sang pelatih geram karena pertanyaan yang sangat menyudutkan.
Chivu tidak terima timnya disebut memalukan jika kalah nanti. Ia langsung memberikan respons pedas kepada wartawan tersebut.
Ketegangan ini muncul akibat hasil buruk pada leg pertama. Kini fokus Inter terbagi antara taktik dan harga diri.
Respons Ketus Chivu

Awalnya suasana terlihat tenang sampai sebuah pertanyaan muncul. Jurnalis tersebut bertanya apakah Inter malu jika tersingkir nantinya.
Chivu tampak sangat terganggu dengan nada bicara sang wartawan. Ia bahkan sempat melepas headphone miliknya dengan cepat.
"Ya, Anda bahkan bisa tertawa sekarang. Selamat untuk Anda," ujar Cristian Chivu.
"Tidak ada hal yang memalukan di dalam sepak bola," tegas pelatih Inter Milan tersebut.
Tuntutan Sikap Saling Menghargai

Mantan pemain bertahan ini menekankan pentingnya etika dalam olahraga. Ia merasa pihak lawan telah melampaui batas kewajaran.
Baginya, kerja keras sebuah klub tidak boleh direndahkan. Apalagi hanya berdasarkan latar belakang kota atau jumlah penduduk.
"Kami menghormati Bodo/Glimt, namun Anda justru tidak menghormati kami dengan bicara seperti itu," ungkap Cristian Chivu.
"Anda menyebut kami harus malu kalah dari tim lawan, hanya karena berasal dari kota kecil," sindir pelatih asal Rumania tersebut.
Pujian untuk Kekuatan Bodo/Glimt
Meski sedang marah, Chivu tetap mengakui kualitas teknis lawan. Ia menilai tim asal Norwegia itu punya ide sepak bola menarik.
Inter sudah merasakan sendiri ketangguhan lawan pada pekan lalu. Hal itulah yang membuat Chivu tetap memberikan apresiasi tinggi.
"Kami sangat menghormati apa yang dilakukan Bodo melawan kami, juga saat melawan Madrid dan City," tutur Cristian Chivu.
"Ketika Anda memiliki ide yang jelas, Anda bisa menghasilkan sesuatu yang sangat indah," lanjut sang pelatih kepada awak media.
Mentalitas Pemain di Atas Lapangan
Kini beban berat ada di pundak para pemain Nerazzurri. Mereka harus mengejar ketertinggalan agregat dua gol di San Siro.
Chivu percaya anak asuhnya punya motivasi besar tanpa perlu dipaksa. Rasa tanggung jawab kolektif menjadi kunci utama bagi timnya.
"Saya tidak mendengarkan pelatih saya dahulu, karena saya mengandalkan rasa tanggung jawab sendiri," jelas Cristian Chivu.
"Para pemain sudah tahu betapa pentingnya pertandingan ini bagi masa depan klub," tutup legenda yang kini melatih Inter tersebut.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Liverpool vs PSG: Ousmane Dembele
Liga Champions 15 April 2026, 06:37
-
Liverpool Kocar-Kacir, Dembele Cengar-Cengir
Liga Inggris 15 April 2026, 05:21
-
Gagal Lagi, Barcelona Belum Pernah Tembus Final Liga Champions Sejak 2015
Liga Champions 15 April 2026, 05:12
-
Daftar Lengkap Tim Lolos Semifinal Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 15 April 2026, 04:55
LATEST UPDATE
-
2 Laga 3 Gol, Dembele Kembali Jadi Mimpi Buruk Liverpool di Anfield
Liga Champions 15 April 2026, 09:15
-
Atletico Madrid vs Barcelona: Pertunjukan Karakter Pasukan Diego Simeone
Liga Champions 15 April 2026, 09:13
-
Sedihnya Jangan Lama-lama Barca, Sekarang Waktunya Menangkan La Liga!
Liga Champions 15 April 2026, 08:51
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 15-16 April 2026
Liga Champions 15 April 2026, 08:31
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 15 April 2026, 07:27
-
Rapor Pemain Barcelona vs Atletico Madrid: Yamal Bagus, tapi Tidak Cukup
Liga Champions 15 April 2026, 07:01
-
Man of the Match Liverpool vs PSG: Ousmane Dembele
Liga Champions 15 April 2026, 06:37
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Barcelona: Dani Olmo
Liga Champions 15 April 2026, 06:35
-
Liverpool Kocar-Kacir, Dembele Cengar-Cengir
Liga Inggris 15 April 2026, 05:21
-
Gagal Lagi, Barcelona Belum Pernah Tembus Final Liga Champions Sejak 2015
Liga Champions 15 April 2026, 05:12
LATEST EDITORIAL
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00
-
5 Calon Klub Baru Andy Robertson Setelah Tinggalkan Liverpool
Editorial 13 April 2026, 22:39
-
Jangan Panik! 5 Alasan Arsenal Masih Punya Harapan Besar Juara Premier League
Editorial 13 April 2026, 22:21
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51





