Cristian Chivu Ngamuk! Gara-gara Jurnalis Norwegia Sebut Inter Milan Harus Malu Jika Kalah Lawan Bodo/Glimt

Editor Bolanet | 24 Februari 2026 16:18
Cristian Chivu Ngamuk! Gara-gara Jurnalis Norwegia Sebut Inter Milan Harus Malu Jika Kalah Lawan Bodo/Glimt
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu saat konferensi pers jelang laga melawan Bodo Glimt di playoff Liga Champions. (c) Thomas Andersen/NTB Scanpix via AP

Bola.net - Pelatih Inter Milan Cristian Chivu mendadak emosi saat sesi konferensi pers jelang leg 2 playoff Liga Champions. Ia merasa jurnalis Norwegia tidak menghormati timnya sama sekali.

Situasi memanas jelang laga kontra Bodo/Glimt di Liga Champions. Sang pelatih geram karena pertanyaan yang sangat menyudutkan.

Advertisement

Chivu tidak terima timnya disebut memalukan jika kalah nanti. Ia langsung memberikan respons pedas kepada wartawan tersebut.

Ketegangan ini muncul akibat hasil buruk pada leg pertama. Kini fokus Inter terbagi antara taktik dan harga diri.

1 dari 4 halaman

Respons Ketus Chivu

Respons Ketus Chivu

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu. (c) AP Photo/Martin Meissner

Awalnya suasana terlihat tenang sampai sebuah pertanyaan muncul. Jurnalis tersebut bertanya apakah Inter malu jika tersingkir nantinya.

Chivu tampak sangat terganggu dengan nada bicara sang wartawan. Ia bahkan sempat melepas headphone miliknya dengan cepat.

"Ya, Anda bahkan bisa tertawa sekarang. Selamat untuk Anda," ujar Cristian Chivu.

"Tidak ada hal yang memalukan di dalam sepak bola," tegas pelatih Inter Milan tersebut.

2 dari 4 halaman

Tuntutan Sikap Saling Menghargai

Tuntutan Sikap Saling Menghargai

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, memberikan instruksi kepada timnya saat pertandingan Liga Champions melawan Bodo/Glimt, Kamis (19/2/2026) dini hari WIB. (c) Mats Torbergsen/NTB Scanpix via AP

Mantan pemain bertahan ini menekankan pentingnya etika dalam olahraga. Ia merasa pihak lawan telah melampaui batas kewajaran.

Baginya, kerja keras sebuah klub tidak boleh direndahkan. Apalagi hanya berdasarkan latar belakang kota atau jumlah penduduk.

"Kami menghormati Bodo/Glimt, namun Anda justru tidak menghormati kami dengan bicara seperti itu," ungkap Cristian Chivu.

"Anda menyebut kami harus malu kalah dari tim lawan, hanya karena berasal dari kota kecil," sindir pelatih asal Rumania tersebut.

3 dari 4 halaman

Pujian untuk Kekuatan Bodo/Glimt

Meski sedang marah, Chivu tetap mengakui kualitas teknis lawan. Ia menilai tim asal Norwegia itu punya ide sepak bola menarik.

Inter sudah merasakan sendiri ketangguhan lawan pada pekan lalu. Hal itulah yang membuat Chivu tetap memberikan apresiasi tinggi.

"Kami sangat menghormati apa yang dilakukan Bodo melawan kami, juga saat melawan Madrid dan City," tutur Cristian Chivu.

"Ketika Anda memiliki ide yang jelas, Anda bisa menghasilkan sesuatu yang sangat indah," lanjut sang pelatih kepada awak media.

4 dari 4 halaman

Mentalitas Pemain di Atas Lapangan

Kini beban berat ada di pundak para pemain Nerazzurri. Mereka harus mengejar ketertinggalan agregat dua gol di San Siro.

Chivu percaya anak asuhnya punya motivasi besar tanpa perlu dipaksa. Rasa tanggung jawab kolektif menjadi kunci utama bagi timnya.

"Saya tidak mendengarkan pelatih saya dahulu, karena saya mengandalkan rasa tanggung jawab sendiri," jelas Cristian Chivu.

"Para pemain sudah tahu betapa pentingnya pertandingan ini bagi masa depan klub," tutup legenda yang kini melatih Inter tersebut.

LATEST UPDATE