
Bola.net - PSG kembali mencatatkan sejarah setelah meraih gelar Liga Champions untuk kedua kalinya. Namun, euforia kemenangan tim asal Paris itu berubah menjadi kekacauan di sejumlah titik ibu kota Prancis.
Perayaan besar berlangsung di berbagai kawasan Paris setelah PSG mengalahkan Arsenal melalui adu penalti pada final yang digelar di Puskas Arena, Budapest. Ribuan pendukung turun ke jalan untuk merayakan keberhasilan klub kesayangan mereka.
Aparat keamanan akhirnya melakukan penangkapan massal setelah terjadi berbagai tindakan vandalisme dan bentrokan. Polisi Prancis melaporkan lebih dari 400 orang diamankan sepanjang malam perayaan tersebut.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Perayaan PSG Berujung Kerusuhan
#BREAKING: Police arrested more than 280 people in Paris late on Saturday after violent clashes erupted when thousands poured onto the streets during Paris Saint-Germain's Champions League final victory. https://t.co/7zLiq6aSAV pic.twitter.com/9oz6Jny6Xr
— Uncover Report (@UncoverReport) May 31, 2026
Sekitar 20.000 orang berkumpul di kawasan Champs-Elysees tidak lama setelah PSG memastikan gelar juara. Para pendukung memadati jalan-jalan utama di sekitar Arc de Triomphe sambil menyalakan suar dan membunyikan klakson kendaraan.
Situasi kemudian memanas ketika sejumlah kelompok melakukan tindakan perusakan. Beberapa toko mengalami kerusakan, sementara sejumlah kendaraan dilaporkan dibakar di berbagai lokasi.
Pihak berwenang juga menghadapi upaya penyerbuan terhadap sebuah kantor polisi di Paris. Kejadian tersebut membuat aparat meningkatkan pengamanan di sejumlah area yang dianggap rawan.
Polisi Prancis mengungkapkan bahwa lebih dari 400 orang ditahan karena terlibat dalam aksi kekerasan. Sebelumnya, Kepolisian Paris melaporkan 45 orang telah diamankan hingga pukul 22.00 waktu setempat.
Sekitar 1.000 orang yang berkumpul di dekat stadion PSG di Distrik ke-16 juga berhasil dikendalikan aparat. Polisi turut membongkar barikade yang dibuat menggunakan sepeda di sekitar lokasi.
Drama Final PSG Kontra Arsenal
Final Liga Champions berlangsung ketat sejak menit awal pertandingan. Arsenal sempat unggul lebih dulu melalui gol Kai Havertz pada menit keenam.
PSG berhasil menyamakan kedudukan pada babak kedua lewat penalti Ousmane Dembele. Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal dan perpanjangan waktu berakhir.
Pemenang akhirnya ditentukan melalui adu penalti yang berlangsung menegangkan. PSG keluar sebagai pemenang dengan skor 4-3 setelah dua eksekutor Arsenal gagal menjalankan tugasnya.
Bek Arsenal, Gabriel Magalhaes, melepaskan tendangan yang melambung di atas mistar gawang. Eberechi Eze juga gagal mencetak gol dari titik putih sehingga memastikan trofi jatuh ke tangan PSG.
Kemenangan ini membuat Arsenal kembali menunda impian meraih gelar Liga Champions pertama dalam sejarah klub. Sebaliknya, PSG mempertegas posisinya sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Eropa dalam beberapa tahun terakhir.
Sumber: ITV
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 31 Mei 2026 18:08Odegaard Puji Sikap Marquinhos kepada Gabriel
LATEST UPDATE
-
Otomotif 31 Mei 2026 18:37Klasemen Pembalap WorldSPB 2026
-
Liga Champions 31 Mei 2026 18:08Odegaard Puji Sikap Marquinhos kepada Gabriel
-
Otomotif 31 Mei 2026 18:03Klasemen Sementara Moto2 2026 Usai Grand Prix Italia di Mugello
-
Otomotif 31 Mei 2026 18:03Klasemen Pembalap Moto2 2026
BERITA LAINNYA
-
champions 31 Mei 2026 19:00Analisis Taktik: Kendali Permainan PSG, Pertahanan Sayap Arsenal
-
champions 31 Mei 2026 18:30Mengulas 3 Keputusan VAR di Final Liga Champions PSG vs Arsenal
-
champions 31 Mei 2026 18:08Odegaard Puji Sikap Marquinhos kepada Gabriel
-
champions 31 Mei 2026 17:54Mentalitas Dinasti PSG dan Target Hat-trick Juara Liga Champions
-
champions 31 Mei 2026 17:47Ini Alasan Ousmane Dembele Ambil Penalti dengan Kaki Kanan
-
champions 31 Mei 2026 17:29Penegasan Status PSG Sebagai Kekuatan Utama Sepak Bola Eropa
SOROT
-
Liputan6 31 Mei 2026 16:40Ryamizard Meninggal, Mengenang Ucapan Prabowo: Old Soldier Never Die
-
Liputan6 31 Mei 2026 11:05Hari Lahir Pancasila 1 Juni: Sejarah, Tema dan Pelaksanaan Upacara
HIGHLIGHT
5 Pemain yang Pernah Berseragam PSG dan Arsenal, A...
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Mus...
5 Pemain Top yang Tak Masuk Timnas Belanda untuk P...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...













:strip_icc()/kly-media-production/medias/2948813/original/039037600_1571911528-20191024-Sertijab_Menhan-Faizal_Fanani_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2948819/original/006189000_1571911531-20191024-Sertijab_Menhan-Faizal_Fanani_7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2948820/original/062721000_1571911531-20191024-Sertijab_Menhan-Faizal_Fanani_8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/7424403/original/067133000_1780201664-fans-arsenal-29e740.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5382087/original/055220000_1760528668-Screenshot_2025-10-15_184230.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5238596/original/087393300_1748747549-000_48RG2XV.jpg)

