Dari Sunderland ke Piala Dunia 2026, Kisah Robin Roefs dan Brian Brobbey di Skuad Belanda

Richard Andreas | 19 Juni 2026 09:02
Dari Sunderland ke Piala Dunia 2026, Kisah Robin Roefs dan Brian Brobbey di Skuad Belanda
Kiper Sunderland dan Timnas Belanda, Robin Roefs (c) Official Sunderland

Bola.net - Sunderland boleh jadi bukan klub yang paling banyak menyumbang pemain ke Piala Dunia 2026. Namun, klub asal Inggris tersebut memiliki representasi penting di skuad Belanda melalui Robin Roefs dan Brian Brobbey.

Keduanya datang ke turnamen dengan cerita berbeda. Roefs menikmati musim debut yang luar biasa sebagai penjaga gawang Sunderland, sedangkan Brobbey kembali membuka jalan ke tim nasional setelah sempat tersisih cukup lama.

Advertisement

Kini, menjelang laga kedua Grup F melawan Swedia pada 21 Juni 2026 pukul 00.00 WIB, keduanya berharap bisa memberikan kontribusi bagi langkah Oranje di turnamen ini.

1 dari 4 halaman

Robin Roefs, Kiper Muda yang Mulai Mendapat Pengakuan

Pemain Sunderland yang membela Timnas Belanda, Brian Brobbey dan Robin Roefs (c) Official Sunderland

Robin Roefs menjalani musim pertama yang sangat mengesankan bersama Sunderland setelah didatangkan dari NEC Nijmegen pada musim panas 2025.

Kiper berusia 23 tahun itu langsung menjadi pilihan utama di bawah arahan Regis Le Bris. Ia mencatatkan 10 clean sheet dalam 35 pertandingan Premier League dan membantu Sunderland finis di peringkat ketujuh sekaligus mengamankan tiket ke Liga Europa musim depan.

Performa tersebut membuat Roefs terus mendapatkan kepercayaan dari pelatih Belanda, Ronald Koeman. Setelah beberapa kali hanya menjadi penghuni bangku cadangan selama fase kualifikasi, ia akhirnya menjalani debut senior dalam laga uji coba melawan Aljazair sebelum Piala Dunia dimulai.

Meski demikian, persaingan di posisi penjaga gawang Belanda masih menjadi sorotan. Pengamat sepak bola Belanda Johan Derksen bahkan mengkritik kualitas para kiper Oranje saat ini.

Namun, di antara nama-nama yang tersedia, Derksen justru menilai Roefs memiliki potensi terbesar untuk berkembang menjadi kiper utama Belanda pada masa depan, meski ia masih membutuhkan pengalaman di level internasional.

Roefs sendiri memilih fokus pada tugasnya bersama tim. "Saya akan melakukan yang terbaik untuk membantu tim dengan cara apa pun," ujar Roefs.

"Saya akan ditemani keluarga saya dan benar-benar menantikan pengalaman ini."

2 dari 4 halaman

Musim Hebat Bersama Sunderland Jadi Modal Berharga

Brian Brobbey dan Robin Roefs (c) Official Sunderland

Roefs tidak menutupi peran besar Sunderland dalam perkembangan kariernya selama setahun terakhir.

Kiper kelahiran Heeswijk-Dinther itu mengaku langsung merasa nyaman sejak tiba di Inggris. Dukungan dari klub, staf pelatih, hingga suporter membuat proses adaptasinya berjalan lancar.

"Saya menjalani musim pertama yang sangat menyenangkan bersama Sunderland," kata Roefs.

"Saya beradaptasi dengan sangat baik dan senang dengan kepercayaan yang saya dapatkan dari semua orang di klub serta para suporter."

Perjalanan tersebut membuat namanya semakin diperhitungkan di Belanda. Walaupun masih berada di belakang Bart Verbruggen dalam hierarki kiper Oranje, Roefs dianggap sebagai salah satu aset jangka panjang tim nasional.

Laga melawan Swedia bisa menjadi kesempatan berikutnya bagi Roefs untuk menambah caps internasionalnya apabila Koeman memutuskan melakukan rotasi di tengah turnamen.

3 dari 4 halaman

Brian Brobbey Kejutan di Skuad Oranje

Brian Brobbey (c) Official Sunderland

Sementara itu, Brian Brobbey datang ke Piala Dunia dengan kisah kebangkitan yang tidak kalah menarik.

Striker Sunderland tersebut kembali masuk skuad Belanda untuk pertama kalinya sejak Maret 2025. Sebelumnya, penyerang berusia 24 tahun itu sempat kehilangan tempat di tim nasional setelah periode yang tidak konsisten bersama Ajax dan awal karier yang lambat setelah pindah ke Inggris.

Namun, perpindahan ke Sunderland ternyata menjadi titik balik penting. Brobbey mampu beradaptasi dengan tuntutan fisik Premier League dan perlahan menemukan kembali performa terbaiknya. Pelatih Ronald Koeman bahkan menyebut kondisi fisiknya jauh lebih baik dibanding saat masih bermain di Belanda.

Di Sunderland, Brobbey juga menjadi salah satu pencetak gol utama tim sepanjang musim 2025/2026. Pelatih Regis Le Bris bahkan menyebut performanya terus meningkat dari waktu ke waktu.

Pada laga pembuka Grup F melawan Jepang yang berakhir imbang 2-2, Brobbey tampil sebagai pemain pengganti pada menit-menit akhir pertandingan. Kini ia berharap bisa memperoleh kesempatan bermain yang lebih besar saat Belanda menghadapi Swedia.

4 dari 4 halaman

Belanda Wajib Bangkit Saat Hadapi Swedia

Belanda Wajib Bangkit Saat Hadapi Swedia

Starting XI Timnas Belanda saat melawan Jepang di laga pertama Piala Dunia 2026 Grup F, 15 Juni 2026 di Arlington, Texas. (c) AP Photo/Julio Cortez

Hasil imbang 2-2 melawan Jepang membuat persaingan Grup F terbuka lebar. Belanda kini harus menghadapi tantangan berikutnya saat berjumpa Swedia pada 21 Juni 2026 pukul 00.00 WIB.

Pertandingan tersebut berpotensi menjadi laga krusial dalam perebutan tiket menuju fase gugur. Dengan Swedia datang membawa ambisi yang sama, Koeman membutuhkan kontribusi dari seluruh anggota skuadnya, termasuk para pemain Sunderland.

Roefs mungkin masih menunggu kesempatan di bawah mistar. Sementara itu, Brobbey berpeluang menjadi opsi penting di lini depan jika Belanda membutuhkan energi baru atau solusi berbeda dalam membongkar pertahanan lawan.

LATEST UPDATE