Debat Soal Komentar Jose Mourinho, Pantaskah Tottenham Disebut yang Terbaik?
Yaumil Azis | 18 Desember 2020 01:00
Bola.net - Komentar pelatih Tottenham, Jose Mourinho, selepas laga melawan Liverpool baru-baru ini memicu kontroversi. Bahkan sampai membuat sejumlah kalangan berdebat cukup sengit untuk menentukan apakah Mourinho sudah benar atau tidak.
Pada Kamis (17/12/2020), Premier League menyajikan laga sengit antara dua raksasa Inggris yaitu Liverpool berhadapan dengan Tottenham. Pertandingan yang digelar di Anfield itu berakhir dengan kedudukan tipis 2-1 untuk the Reds.
Mohamed Salah menjadi pembuka kemenangan Liverpool pada menit ke-26. Tottenham sukses mencetak gol balasan tujuh menit setelahnya lewat aksi sang bintang, Son Heung-Min.
Pertandingan nampak akan berakhir imbang karena skor tidak berubah hingga memasuki masa injury time. Sampai sundulan Roberto Firmino menghujam gawang Hugo Lloris sekaligus mengubah kedudukan menjadi 2-1.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya
Hoddle dan Owen Menolak
Selepas pertandingan berakhir, Jose Mourinho memberikan komentar yang cukup kontroversial. Ia bercerita bahwa dirinya sempat berbincang dengan pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, dan terang-terangan berkata kalau Tottenham lebih baik.
Apakah pernyataannya benar? Komentar tersebut menjadi bahan perdebatan di berbagai kalangan. Mantan penggawa Chelsea dan Tottenham, Glenn Hoddle, menyatakan tidak sepakat dengan perkataan Mourinho.
"Dia keluar dan berkata 'kami tim yang lebih baik'. Tidak, mereka tidak lebih baik. Mereka hanya memiliki peluang yang lebih baik," ujar Hoddle kepada Premier League Productions.
Legenda Liverpool, Michael Owen, sepakat saat ditanya soal pernyataan 'tim terbaik yang kalah' dari Mourinho. "Jangan konyol. Saya senang melihat Mourinho seperti ini, sudah lama tidak melihat itu. Saya rasa kebintangannya meredup dalam beberapa musim terakhir."
Klinsmann Sepakat, Leboeuf Netral
Jurgen Klinsmann, yang pernah memperkuat Tottenham di tahun 1994/95 dan 1997/98, mengaku sepakat dengan setiap kata Mourinho. Di momen tertentu, ia merasa the Lilywhites tampil lebih perkasa ketimbang Liverpool.
"Sudah jelas di babak pertama anda hanya melihat satu kesempatan dari Spurs, terjadi gol. Namun di babak kedua sungguh saya berpikir - 20 menit pertama mereka keluar, membuat peluang dan di sepanjang babak kedua mereka memiliki beberapa peluang lagi," ujarnya kepada ESPN.
Sementara itu legenda Chelsea dan Prancis, Frank Leboeuf, memilih untuk tidak berpihak kepada siapapun. Malahan, ia meyakini kalau pertandingan seharusnya berakhir dalam kondisi imbang.
"Hasil seri seharusnya bisa menjadi adil karena Tottenham melakukan apa yang seharusnya dilakukan dan diinginkan. Tottenham, bisa saja membunuh permainan dengan peluang [Steve] Bergwijn dan dengan sundulan [Harry Kane]," ucap Leboeuf.
(Metro)
Baca Juga:
Tottenham Tumbang dari Liverpool, Jose Mourinho Sesalkan Timnya Buang-Buang Peluang
5 Pelajaran Liverpool vs Tottenham: Parkir Bus Mourinho Memang Top, tapi Hasil Akhirnya Tetap Kalah
Bek Liverpool Balas Sindiran Jose Mourinho: Tim Terbaik yang Menang!
Jangan Percaya Statistik, Tottenham Punya Banyak Peluang Matang Kok!
Jose Mourinho: Son Heung-min Ingin Perkuat Tottenham Hingga Pensiun
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















