Demi Kejayaan Manchester United, Solskjaer Jadikan Liverpool Sebagai Inspirasi
Yaumil Azis | 24 Desember 2019 22:02
Bola.net - Ole Gunnar Solskjaer punya ambisi untuk mengembalikan Manchester United jadi tim dengan mental juara lagi. Dan salah satu caranya adalah dengan menggunakan Liverpool sebagai inspirasi.
Sudah sekitar satu tahun Solskjaer menukangi Manchester United. Seperti yang diketahui, ia diangkat sebagai pelatih interim pada bulan Desember 2018 untuk menggantikan Jose Mourinho.
Ya, awalnya status Solskjaer hanya interim sampai the Red Devils mendapatkan pelatih tetap. Namun tanpa disangka-sangka, performa Manchester United menunjukkan grafik peningkatan yang signifikan.
Karena itulah Manchester United berani menyodorkan kontrak tetap beberapa bulan setelahnya. Dan habis itu, masa-masa inkonsistensi Paul Pogba dkk mulai terlihat.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Liverpool Jadi Inspirasi
Bicara gelar bagi Manchester United masih bisa dibilang tabu. Apalagi jika melihat bagaimana kiprahnya selama di Premier League musim ini. Perlu diketahui bahwa mereka sementara ini duduk di peringkat ke-8.
Tapi Solskjaer enggan mengubur ambisinya untuk membawa Manchester United kembali jaya seperti sedia kala. Ia pun sadar bahwa misi itu tidak bisa tercapai dalam waktu dekat.
Solskjaer harus menggunakan segala cara. Termasuk dengan menjadikan Liverpool sebagai inspirasi. "Kami ingin menjadi tim yang bisa mendominasi tim dan membongkar mereka," ujar Solskjaer seperti yang dikutip dari Goal International.
"Liverpool butuh waktu beberapa tahun untuk bisa sampai ke tempat itu dan kami harus terus membangun, karena itulah tujuan kami," lanjut pria asal Norwegia tersebut.
Fokus Manchester United
Tentu saja, Solskjaer punya filosofinya sendiri. Jika Liverpool menggunakan metode serangan cepat, Solskjaer ingin timnya mampu memanfaatkan segala kesempatan yang lahir dari serangan balik.
"Ya, kami bagus dalam serangan balik, ya, kami memiliki kecepatan, pemain yang cepat, kami harusnya selalu seperti itu karena begitulah transisi kami. Sekarang kami harus fokus untuk lebih baik dalam membongkar pertahanan yang lebih dalam," tambahnya.
"Kami membuat banyak peluang [melawan Watford] sampai akhir, tapi setiap kali kami kehilangan bola, ada serangan balik, jadi kami harus menguncinya lebih kuat dan jadi lebih baik dalam menghentikan serangan balik."
"Itulah yang tim ini harus pelajari serta tumbuh, dan saya yakin bahwa kami akan melihat perkembangan itu di musim ini dan harapannya pada tahun depan," tutupnya.
(Goal International)
Baca Juga:
- Juventus Ingin Tumbalkan Emre Can Demi Paul Pogba, Bisa?
- Solskjaer Kembali Tegaskan Ambisi Manchester United: Raih Trofi
- Kembali, Manchester United Disarankan Kejar Mario Mandzukic
- Siapa Klub Premier League Tersukses dalam 1 Dekade ini? Ini Jawabannya
- Data dan Fakta Premier League: Manchester United vs Newcastle
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37


















