Eksperimen Gagal Ruben Amorim Mainkan Kobbie Mainoo Sebagai False 9
Asad Arifin | 3 Februari 2025 11:14
Bola.net - Ruben Amorim melakukan eksperimen penting saat Manchester United berjumpa Crystal Palace, Minggu (2/2/2025) dini hari WIB. Pada laga pekan ke-24 Premier League itu, Kobbie Mainoo dimainkan untuk peran 'false 9'.
Pada laga di Old Trafford itu, MU menutup laga dengan hasil buruk. Setan Merah kalah dari Palace dengan skor 0-2. Dua gol Palace pada laga ini dicetak Jean-Philippe Mateta pada menit ke-64 dan 89.
Bagi MU, hasil ini jadi pukulan telak lain di tengah performa yang tidak konsisten. Pada tujuh laga kandang terakhir di semua ajang, pasukan Ruben Amorim merasakan lima kekalahan.
Ada beberapa faktor yang membuat MU harus kalah dari Palace. Selain pertahanan yang rapuh, MU juga tidak menunjukkan kinerja pada aspek menyerang. Simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Kali Ini, Eksperimen Ruben Amorim Gagal

Ketika MU berjumpa FCSB di Liga Europa, Ruben Amorim melakukan eksperimen terkait posisi pemain. Pria asal Portugal itu memainkan Kobbie Mainoo untuk peran lebih ke depan. Mainoo bermain sebagai playmaker atau nomor 10.
Eksperimen lain dilakukan Amorim ketika MU berjumpa Palace. Dari pemain nomor 10, Kobbie Mainoo dimainkan untuk peran false 9. Sedangkan, posisi gelandang diberikan pada Bruno Fernandes dan Manuel Ugarte.
Kobbie Mainoo bekerja sangat keras untuk bisa memainkan peran baru itu. Dia bermain hingga menit ke-70, sebelum digantikan oleh Rasmus Hojlund. Selama berada di lapangan, Mainoo hanya mampu melepas satu shots.
Mainoo terlihat tidak cukup kuat saat menerima umpan akhir dan duel. Dia sembilan kali kalah duel. Pemain 19 tahun itu juga tercatat terlibat pada 31 kali sentuhan bola dan melepas 15 umpan sepanjang laga.
Mengapa Harus Mainkan Mainoo sebagai False 9?

MU baru saja melepas Marcus Rashford ke Aston Villa. Namun, faktor ini bukanlah alasan langsung yang membuat Amorim memainkan Mainoo sebagai 'false 9'. Dia punya stok penyerang yang cukup bahkan setelah melepas Rashford.
Namun, kinerja para penyerang MU sedang tidak bagus. Pada 10 laga sebelum melawan Crystal Palace, para penyerang MU gagal bikin gol. Rasmus Hojlund dan Joshua Zirkzee tidak sedang dalam performa terbaiknya.
Faktor ini mungkin menjadi dasar bagi Ruben Amorim untuk mencari opsi lain di lini depan, memainkan Mainoo sebagai false 9. Padahal, Mainoo belum pernah bikin gol maupun assist dari 18 laga Premier League yang dimainkan.
Klasemen Premier League 2024/2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Masa Depan Bruno Fernandes di Old Trafford Dipertanyakan, Begini Dilema Man United
Liga Inggris 27 Januari 2026, 18:46
-
Dari Penentu ke Korban: Gol Menit Akhir Jadi Musuh Baru Liverpool
Liga Inggris 27 Januari 2026, 18:15
LATEST UPDATE
-
Manchester United Siapkan Tur Pramusim ke Skandinavia, Pertama dalam Hampir 30 Tahun
Liga Inggris 27 Januari 2026, 20:05
-
Perjalanan Berliku Fermin Lopez: Air Mata, Keraguan, dan Ledakan di Barcelona
Liga Spanyol 27 Januari 2026, 19:42
-
Kritik Wasit Pep Guardiola Dinilai Tak Logis, Ini Rangkaian Faktanya
Liga Inggris 27 Januari 2026, 19:14
-
Masa Depan Bruno Fernandes di Old Trafford Dipertanyakan, Begini Dilema Man United
Liga Inggris 27 Januari 2026, 18:46
-
Monaco vs Juventus: Seharusnya Jadi Milik Si Nyonya Tua
Liga Champions 27 Januari 2026, 18:16
-
Dari Penentu ke Korban: Gol Menit Akhir Jadi Musuh Baru Liverpool
Liga Inggris 27 Januari 2026, 18:15
-
Napoli vs Chelsea: Ada Nama Conte dan Lukaku di Antaranya
Liga Champions 27 Januari 2026, 17:47
-
Prediksi Club Brugge vs Marseille 29 Januari 2026
Liga Champions 27 Januari 2026, 17:27
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
Editorial 27 Januari 2026, 10:41
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05





