Emery Bongkar Keputusannya Lepas Wilshere
Richard Andreas | 24 Agustus 2018 08:30
- Pelatih Arsenal, Unai Emery menjelaskan keputusannya melepas salah satu pemain senior Arsenal, Jack Wilshere. Menurutnya, keputusan tersebut diambil hanya berdasarkan pertimbangan profesional, Emery yakin kedua pihak mendapat solusi yang terbaik.
Emery dipercaya menjadi pelatih baru Arsenal musim ini. Dia meneruskan jejak Arsene Wenger yang sudah menangani Arsenal selama 22 tahun sebelumnya. Tentu Emery menghadapi tugas yang tak mudah.
Mantan pelatih PSG ini kemudian mendatangkan beberapa pemain baru, dan melepas beberapa pemain lama. Emery ingin membentuk Arsenal yang berbeda, Arsenal yang sesuai dengan taktiknya. Wilshere hanyalah salah satu korban.
Baca penjelasan Emery di bawah ini:
Percakapan Jelas

Emery berani menjamin hubungan antara dirinya, pihak klub dan Wilshere berjalan dengan baik saat membuat keputusan tersebut. Saat itu, ketiga pihak ini hanya ingin menemukan solusi yang terbaik bagi masing-masing pihak, khususnya untuk Wislhere sendiri. Negosiasi tersebut berjalan dengan sangat jelas.
Percakapan kami sangat jelas. Bagi saya, satu hal yang penting untuk dia (Wilshere) - untuk menjadi tokoh utama di proyek baru. (Saya melepasnya) karena mungkin karena mungkin saya tak bisa jadi tokoh utama di setiap pertandingan setiap laga, ujar Emery dikutip dari arsenal.
Situasi ini lebih kompetitif bagi dia untuk bermain. Saya senang dia menemukan kesempatan untuk jadi tokoh utama di West Ham. Percakapan kami ke arah ini.
Respek

Arsenal akan menjamu West Ham di Emirates Stadium, Sabtu (25/8) malam WIB mendatang. Wilshere akan menjalani reuni dengan Arsenal. Meski berharap karier Wilshere sukses, dia berharap di laga tersebut penampilan Wilshere tak terlalu apik.
Kami berbicara dengan respek, dari semuanya. Respek pada keputusannya, respek pada keputusan saya. Lalu, kami berbicara dengan jelas dan memberikan banyak jawaban soal Jack dan saya.
Sekarang saya sangat berkonsentrasi pada kami dan pemain kami dan juga saya mengharapkan karier terbaik untuknya di West Ham - tetapi tidak Sabtu besok! imbuh dia.
Sebelum pertandingan kami bisa mengingat dia, kemudian selama 90 menit kami berpikir untuk memenangkan pertandingan ini. (afc/dre)
Tonton Vidio Menarik Ini

Ganda putra Indonesia, Marcus Gideon dan Kevin Sanjaya menganggap ganda China, Li Junhui/Liu Yuchen tetap lawan yang sulit.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tidak Ada Waktu untuk Larut dalam Kekecewaan, Arsenal!
Liga Inggris 19 Januari 2026, 15:33
-
Michael Carrick Bidik Dua Gelandang untuk Perkuat Manchester United
Liga Inggris 19 Januari 2026, 15:15
-
Dua Laga Imbang Tanpa Gol, Arsenal Lagi-Lagi Lewatkan Kesempatan
Liga Inggris 19 Januari 2026, 15:01
-
Anfield Mulai Hilang Kesabaran: Arne Slot Dikecam Usai Liverpool Ditahan Burnley
Liga Inggris 19 Januari 2026, 13:57
LATEST UPDATE
-
Bernabeu Memanas, Vinicius Jr Kirim Kode Kuat Siap Pergi dari Real Madrid
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 18:53
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Prediksi Real Madrid vs Monaco Rabu 21 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 18:26
-
Di Bawah Thom Haye, Seberapa Mahal Nilai Layvin Kurzawa Dibanding Skuad Persib?
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 17:55
-
Apa yang Salah dengan Eberechi Eze di Arsenal?
Liga Inggris 19 Januari 2026, 17:29
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 17:14
-
Jadwal Lengkap Indonesia Masters 2026, 20-25 Januari 2026
Bulu Tangkis 19 Januari 2026, 16:27
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26








