Fakta Menarik Gol Set Piece di Premier League: Arsenal Rajanya Jumlah, Man United Jawara Efisiensi
Ari Prayoga | 4 Februari 2026 19:50
Bola.net - Arsenal kerap mendapat pujian atas ketajaman mereka dalam memanfaatkan situasi bola mati musim ini. Di bawah arahan Mikel Arteta, dengan dukungan staf pelatih termasuk spesialis set piece Nicolas Jover, skema tendangan sudut dan bola mati lainnya menjelma menjadi senjata mematikan The Gunners.
Secara kuantitas, Arsenal memang berada di puncak. Klub asal London Utara itu telah mencetak 17 gol dari situasi bola mati di Premier League musim ini, terbanyak dibandingkan tim lain. Manchester United menyusul di posisi kedua dengan 14 gol, sementara tim-tim lain berada cukup jauh di belakang.
Tak hanya tajam saat menyerang, Arsenal juga solid dalam bertahan. Mereka baru kebobolan lima gol dari situasi set piece, catatan yang menyamai Everton dan Tottenham, serta hanya kalah dari Brentford yang baru kemasukan empat gol.
Efisiensi Manchester United

Namun, data menarik justru menunjukkan fakta berbeda jika berbicara soal efisiensi. Meski memimpin klasemen dan unggul dalam jumlah gol bola mati, Arsenal ternyata bukan tim paling efektif dalam memaksimalkan peluang dari situasi tersebut.
Rekor efisiensi terbaik justru dipegang Manchester United. Berdasarkan data yang dirilis The Athletic, Setan Merah mampu mencetak delapan gol dari setiap 100 situasi bola mati yang mereka dapatkan musim ini, tertinggi di Premier League.
Performa ini menjadi salah satu peningkatan signifikan United. Di tengah berbagai catatan kurang memuaskan pada era sebelumnya, kemampuan memanfaatkan tendangan sudut dan bola mati justru berkembang pesat. Tren positif itu berlanjut hingga kini, termasuk setelah gol pembuka Casemiro ke gawang Fulham akhir pekan lalu.
Arsenal sendiri berada di peringkat kedua soal efisiensi dengan catatan 7,3 gol per 100 set piece. Label “set piece FC” yang kerap disematkan kepada The Gunners nyatanya masih relevan, meski secara rasio mereka sedikit di bawah United.
Dominasi Klub London

Dominasi klub-klub London terlihat jelas dalam lima besar efisiensi bola mati. Chelsea (6,7), Tottenham Hotspur (5,7), dan Fulham (5,5) melengkapi daftar teratas.
Sementara itu, Newcastle, Leeds United, dan Aston Villa menjadi tim non-London lain yang juga cukup efektif, masing-masing mencatat 5,1 gol per 100 situasi bola mati.
Di sisi sebaliknya, Brentford justru menjadi tim paling tidak efisien. Padahal, pelatih mereka Keith Andrews dikenal memiliki latar belakang sebagai pelatih set piece. Kenyataannya, The Bees hanya mampu mencetak 1,9 gol dari setiap 100 peluang bola mati, terendah di liga.
Wolverhampton, yang terpuruk di dasar klasemen, juga tak jauh lebih baik dengan rasio 2,5 gol. Nottingham Forest menyusul dengan 3,3 gol per 100 set piece, angka yang menempatkan mereka di zona terbawah untuk metrik ini.
Liverpool Melempem

Menariknya, Liverpool juga belum menonjol dalam aspek bola mati. The Reds hanya mencatat 3,4 gol per 100 situasi, bahkan kalah efisien dibanding rival sekota Everton yang berada di angka 3,5. Manchester City pun berada di paruh bawah daftar dengan 3,8 gol, diapit Burnley (3,6) dan Sunderland (4,0).
Statistik ini menegaskan satu hal: dominasi bola mati tak hanya soal seberapa banyak gol yang dicetak, tetapi juga seberapa efektif sebuah tim memaksimalkan setiap peluang.
Arsenal unggul dalam volume, namun Manchester United terbukti paling klinis ketika berbicara soal efisiensi di Premier League musim ini.
Sumber: The Athletic
Klasemen Liga Inggris 2025/2026
Jangan Lewatkan!
Liverpool Amankan Jeremy Jacquet dengan Biaya Transfer Rp1,3 Triliun, Legenda Prancis: Dasar Bodoh
Wonderkid Man United, JJ Gabriel Cicipi Latihan Tim Utama di Era Michael Carrick
Man United Terancam Tanpa 4 Pemain Jelang Duel Kontra Tottenham: Win Streak Bakal Terhenti?
Gol Krusial Benjamin Sesko Antar Man United Menang, Etos Kerja Tuai Pujian
Man United Punya 'Rekrutan Tersembunyi' di Deadline Day, Siapa Dia?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Reuni dengan Mantan, Andoni Iraola Lega Liverpool yang Menang!
Liga Inggris 21 September 2026, 09:19
-
MU Comeback dari Fulham, Ada Peran Cawe-cawe Wasit?
Liga Inggris 21 September 2026, 08:51
-
Michael Carrick Sebut Pemain Ini Jadi Biang Kerok MU Gagal Menang Lawan Fulham
Liga Inggris 21 September 2026, 08:45
LATEST UPDATE
-
Manchester City Menangkan Drama 8 Gol Lawan Sunderland, Perasaan Enzo Maresca Campur Aduk
Liga Inggris 21 September 2026, 10:00
-
Pujian Setinggi Langit Iraola untuk Alexander Isak, Sang Pahlawan Liverpool!
Liga Inggris 21 September 2026, 09:40
-
Reuni dengan Mantan, Andoni Iraola Lega Liverpool yang Menang!
Liga Inggris 21 September 2026, 09:19
-
MU Comeback dari Fulham, Ada Peran Cawe-cawe Wasit?
Liga Inggris 21 September 2026, 08:51
-
Michael Carrick Sebut Pemain Ini Jadi Biang Kerok MU Gagal Menang Lawan Fulham
Liga Inggris 21 September 2026, 08:45
-
Real Madrid Rilis Pernyataan Resmi, Kritik Kepemimpinan Wasit di Derby Madrid!
Liga Spanyol 21 September 2026, 06:30
-
Meski Dipenuhi Kontroversi, Diego Simeone Klaim Atletico Madrid Layak Kalahkan Real Madrid!
Liga Spanyol 21 September 2026, 06:03
-
Kalah di Derby Madrileno, Jose Mourinho Sebut Rela Madrid Dizalimi Wasit!
Liga Spanyol 21 September 2026, 05:35
-
Man of the Match AC Milan vs Lecce: Christian Pulisic
Liga Italia 21 September 2026, 05:20
-
Hasil AC Milan vs Lecce: Dominan, Rossoneri Tembus 5 Besar!
Liga Italia 21 September 2026, 05:03
-
Man of the Match Juventus vs Atalanta: Gleison Bremer
Liga Italia 21 September 2026, 01:26
-
Hasil Juventus vs Atalanta: Conceicao Buka Jalan, Bremer Kunci Kemenangan
Liga Italia 21 September 2026, 00:53
-
Man of the Match Fulham vs Man Utd: Matheus Cunha
Liga Inggris 21 September 2026, 00:39
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33


