Fakta 'Mengerikan' Viktor Gyokeres: Striker Jagoan Arsenal yang Jarang Pegang Bola

Richard Andreas | 21 April 2026 20:45
Fakta 'Mengerikan' Viktor Gyokeres: Striker Jagoan Arsenal yang Jarang Pegang Bola
Viktor Gyokeres dalam laga Southampton vs Arsenal di FA Cup 2025/2026, Minggu (5/4/2026). (c) AP Photo/Dave Shopland

Bola.net - Viktor Gyokeres menjalani musim debut yang tidak biasa bersama Arsenal di Premier League 2025/2026. Dia dipercaya menjadi ujung tombak utama dalam skema permainan Mikel Arteta.

Di tengah ekspektasi besar sebagai striker utama, data dari WhoScored justru menunjukkan fakta kontras, bahwa Gyokeres hanya mencatat 566 sentuhan bola sepanjang musim, paling sedikit di antara pemain dengan menit bermain minimal 1.800.

Advertisement

Meski begitu angka tersebut tidak otomatis mencerminkan kegagalan. Performa Gyokeres menghadirkan pola unik, yaitu minim keterlibatan, tetapi tetap memberikan kontribusi langsung di depan gawang.

1 dari 3 halaman

Produktif Meski Jarang Terlibat

Produktif Meski Jarang Terlibat

Viktor Gyokeres dalam laga Sporting CP vs Arsenal di perempat final Liga Champions 2025/2026, Rabu (8/4/2026). (c) AP Photo/Armando Franca

Secara statistik, Gyokeres mencatat 12 gol di Premier League musim ini dari sekitar 1.996 menit bermain.

Ia bahkan masuk dalam jajaran pencetak gol papan atas liga, tepatnya di peringkat lima, sejajar dengan Danny Welbeck dan Morgan Gibbs-White.

Yang menarik, kontribusi tersebut datang tanpa sokongan kreativitas signifikan. Gyokeres belum mencatat assist di liga, menegaskan bahwa perannya sangat spesifik, yaitu sebagai pencetak gol.

Ini memperlihatkan profil striker klasik, yaitu pemain yang hidup di kotak penalti, menunggu momen, dan memaksimalkan peluang sekecil apa pun.

2 dari 3 halaman

Sentuhan Sedikit, Peran Sangat Spesifik

Sentuhan Sedikit, Peran Sangat Spesifik

Penyerang Arsenal, Viktor Gyokeres memberikan salam kepada suporter di Lisbon jelang laga melawan Sporting CP, 8 April 2026. (c) AP Photo/Armando Franca

Statistik 566 sentuhan bukan sekadar angka, melainkan cerminan peran taktis. Dalam sistem Arsenal yang berbasis penguasaan bola, Gyokeres justru menjadi titik akhir, bukan bagian dari sirkulasi.

Artinya, ia jarang turun menjemput bola atau terlibat dalam build-up. Sebaliknya, ia fokus pada fase terakhir, yaitu pergerakan di kotak penalti, duel fisik, dan penyelesaian.

Permainan Gyokeres seperti punya dua sisi. Di satu sisi, efisiensinya tinggi dengan 12 gol. Namun, di sisi lain, minimnya keterlibatan dalam permainan tim terkadang membuat Arsenal kehilangan koneksi di lini depan.

3 dari 3 halaman

Efisiensi vs Keterlibatan: Dilema Arsenal

Performa Gyokeres musim ini menciptakan dilema klasik dalam sepak bola modern. Dalam beberapa pertandingan, ia tampil sangat efektif, bahkan mampu mencetak gol dari sedikit peluang.

Meskipun demikian, kritik juga muncul. Beberapa analisis menyebut ia kesulitan beradaptasi dengan sistem yang menuntut striker aktif dalam kombinasi permainan dan pressing.