Fans Arsenal Jangan Senang Dulu! Meski Gacor di Awal Musim, The Gunners Punya Statistik Buruk Berujung Gagal Juara
Ari Prayoga | 29 Oktober 2025 19:45
Bola.net - Arsenal kembali menapaki jalur impian di Premier League. Setelah sembilan laga, tim asuhan Mikel Arteta kini duduk manis di puncak klasemen dengan torehan 22 poin.
Keunggulan empat poin dari Bournemouth di posisi kedua dan enam poin dari duo Manchester membuat optimisme suporter The Gunners kembali bergelora.
Namun, sejarah memberi peringatan: Arsenal sudah pernah berada di posisi ini sebelumnya, dan gagal memanfaatkan momentum.
Riwayat Kegagalan Arsenal

Sejak era Arsene Wenger berakhir, Arsenal kerap menjadi tim dengan awal musim yang menggairahkan namun performanya melorot di paruh kedua kompetisi.
Pada musim 2013/2014, mereka juga mengoleksi 22 poin dari sembilan pertandingan tetapi akhirnya hanya finis di peringkat keempat.
Bahkan pada musim 2022/2023 lalu, ketika Arteta sukses membawa timnya memimpin klasemen selama 248 hari, mimpi itu sirna setelah Manchester City melesat di pekan-pekan terakhir dan merebut gelar juara.
Arsenal Musim Ini Beda

Namun, musim ini tampaknya ada perbedaan nyata di tubuh Arsenal. Mereka bukan hanya kuat secara ofensif, tapi juga jauh lebih solid dalam bertahan.
Dalam lima laga terakhir, The Gunners mencatatkan lima clean sheet beruntun, sebuah pencapaian yang mencerminkan keseimbangan antara strategi dan disiplin di lini belakang.
Lebih mencengangkan lagi, dalam empat pertandingan terakhir mereka hanya membiarkan lawan melepaskan dua tembakan tepat sasaran. Statistik ini menunjukkan bahwa Arsenal bukan hanya menyerang dengan gaya, tetapi juga bertahan dengan struktur yang kokoh.
Arsenal Raja Set Piece

Kunci keberhasilan musim ini salah satunya terletak pada perbaikan di situasi bola mati. Arsenal kini menjadi salah satu tim paling berbahaya di Inggris dalam hal set-piece.
Dari sepak pojok, tendangan bebas, hingga lemparan ke dalam panjang, tim ini tampak punya berbagai cara untuk menciptakan peluang. Hal ini tak lepas dari kerja keras staf pelatih dan keputusan cerdas klub di bursa transfer musim panas, yang menghadirkan kedalaman skuad lebih mumpuni dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Nama-nama seperti Declan Rice dan David Raya memberi keseimbangan baru di tim. Rice menghadirkan kontrol di lini tengah yang selama ini hilang, sementara Raya memperkuat sektor penjaga gawang dengan distribusi bola dan ketenangan yang lebih baik.
Kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda membuat Arteta kini punya keleluasaan untuk merotasi skuad tanpa kehilangan kualitas.
Namun, perjalanan menuju gelar tentu masih panjang. Musim Premier League selalu penuh jebakan, terutama bagi tim yang sedang memimpin klasemen.
Kunci Juara Arsenal

Arsenal sudah beberapa kali membuktikan bahwa awal yang gemilang belum tentu berujung pada trofi. Kuncinya adalah menjaga fokus, menghindari cedera pemain kunci, dan mempertahankan rasa lapar hingga pekan terakhir.
Jika konsistensi yang kini mereka tunjukkan bisa bertahan, bukan mustahil Arsenal mengulangi kejayaan musim 2003/2004, ketika mereka terakhir kali menjuarai Premier League tanpa sekalipun menelan kekalahan. Dua dekade telah berlalu sejak masa “The Invincibles”, dan kini Mikel Arteta punya peluang emas untuk menulis ulang sejarah.
Musim masih panjang, tapi satu hal jelas: Arsenal kini bukan sekadar tim yang menjanjikan. Mereka adalah tim yang mulai benar-benar siap.
Sumber: The Sun
Klasemen Premier League 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kondisi MU Belum Membaik, Eddie Howe Segera Diangkat Jadi Manajer MU?
Liga Inggris 2 November 2026, 21:06
-
Hansi Flick Tegaskan Barcelona Tak Akan Remehkan Aston Villa di Liga Champions
Liga Champions 2 November 2026, 20:54
-
Kabar Terbaru JJ Gabriel: Jadinya Gabung Real Madrid?
Liga Inggris 2 November 2026, 20:42
-
Thibaut Courtois Ukir Rekor Istimewa di Real Madrid: Kebanggaan Luar Biasa
Liga Spanyol 2 November 2026, 20:30
-
Jelang Lawatan ke Old Trafford, AS Roma Tebar Psywar ke Manchester United
Liga Champions 2 November 2026, 20:22
LATEST UPDATE
-
Hasil Pakhtakor vs Al Nassr: Tanpa Cristiano Ronaldo, Joao Felix Pimpin Pesta Gol
Asia 3 November 2026, 00:05
-
Barcelona Buka Peluang Jual Jules Kounde, Chelsea Mulai Pelajari Situasinya
Liga Spanyol 2 November 2026, 21:50
-
Hansi Flick Buka Suara soal Situasi Alejandro Balde di Barcelona
Liga Spanyol 2 November 2026, 21:36
-
Real Madrid Putuskan Tidak Belanja pada Januari Meski Lini Tengah Butuh Tambahan
Liga Spanyol 2 November 2026, 21:10
-
Kondisi MU Belum Membaik, Eddie Howe Segera Diangkat Jadi Manajer MU?
Liga Inggris 2 November 2026, 21:06
-
Hansi Flick Tegaskan Barcelona Tak Akan Remehkan Aston Villa di Liga Champions
Liga Champions 2 November 2026, 20:54
-
Kabar Terbaru JJ Gabriel: Jadinya Gabung Real Madrid?
Liga Inggris 2 November 2026, 20:42
-
Thibaut Courtois Ukir Rekor Istimewa di Real Madrid: Kebanggaan Luar Biasa
Liga Spanyol 2 November 2026, 20:30
-
Jelang Lawatan ke Old Trafford, AS Roma Tebar Psywar ke Manchester United
Liga Champions 2 November 2026, 20:22
-
Tinggalkan MU, Bruno Fernandes Menuju ke Arab Saudi?
Liga Inggris 2 November 2026, 20:10
-
Luciano Spalletti Berharap Kemenangan atas Napoli Pulihkan Kepercayaan Diri Juventus
Liga Italia 2 November 2026, 19:50
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


