'Fergie way' Sudah Usang!
Asad Arifin | 27 Oktober 2021 14:19
Bola.net - Sebuah opini menarik ditulis oleh Chief Writer Manchester Evening News, Samuel Luckhurst. Dia mengkritik kehadiran Sir Alex Ferguson di tengah krisis yang melanda Manchester United saat ini.
United kini berada dalam situasi yang pelik. Empat laga beruntun di Premier League tanpa kemenangan. Hanya satu poin yang didapat. Situasi makin sulit usai dikalahkan Liverpool dengan skor 5-0 akhir pekan lalu.
Liverpool meninggalkan luka yang dalam. Sebab, mereka adalah rival. Lalu, itu adalah kekalahan yang terjadi di Old Trafford. United pun sempat menimbang untuk mendepak Ole Gunnar Solskjaer usai hasil memalukan itu.
Usang!

Sir Alex Ferguson, yang menjadi saksi mata momen tragis di Old Trafford, segera memakai otoritasnya. Ferguson memberi pengampunan pada Solskjaer dan diberi kesempatan satu laga lagi yakni saat melawan Tottenham akhir pekan nanti.
Tidak cukup di situ, Ferguson kemudian juga muncul pada sesi latihan United hari Selasa (26/10/2021) pagi. Luckhurst pun menilai momen itu tidak tepat. United harus lepas dari sang manajer legendaris.
"United sebuah klub yang terjebak di masa lalu," tulis Luckhurst.
"Permainan telah berubah dan United perlu ikut berubah. Mitos 'United way' atau 'Fergie way' sudah usang. Krisis identitas United semakin parah karena obsesi mereka terhadap kejayaan masa lalu."
"Mereka bangga dengan sepak bola serangan balik dan comeback untuk menyaingi Lazarus ketika pendekatan itu tidak berkelanjutan. Mereka tertinggal di dalam dan di luar negeri," imbuh Luckhurst.
Ferguson Terlalu Dominan
Ferguson memang sudah pensiun sejak 2013 lalu. Setelah lebih dari dua dekade menjadi manajer United, kakek asal Skotlandia itu memilih pensiun. Tapi, 'Ferguson' masih bercokol di Old Trafford.
"Manajer, asisten manajer, pelatih tim utama, dan direktur teknik semuanya adalah mantan murid Ferguson."
"Jika Solskjaer adalah pendukung setia 'United Way', dia akan menggunakan pemain sayap alami. Romelu Lukaku dibuang demi lini depan yang cair dan United sejak itu menandatangani tiga penyerang tengah (Odion Ighalo, Edinson Cavani dan Cristiano Ronaldo), semuanya dalam keadaan oportunistik sebelum, atau pada hari batas waktu transfer," katanya.
Bukan Belajar Sejarah

Luckhurst juga mengkritik pendekatan yang dilakukan Solskjaer di United. Salah satunya adalah ketika pria asal Norwegia itu memutarkan dokumenter Ferguson kepada para pemain jelang duel melawan Liverpool.
"Setiap tahun, itu adalah pelajaran sejarah yang sama dan proyek yang berbeda."
"Daripada menunjuk pelatih atau manajer untuk mengikuti gaya United yang tidak lagi eksis, United harus meninggalkan tradisi kuno dan mengidentifikasi pelatih yang dapat memaksakan gaya proaktif dan menyerang mereka sendiri dalam tim," kata Luckhurst.
Klasemen Premier League
Sumber: Manchester Evening News
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Conte? Zidane? Fans Rival MU Ingin Ole Stay: Kami Sayang Dia, Kami Butuh Dia, Ole Jaya!
- Ngambek, Paul Pogba Cuekin Ole Gunnar Solskjaer Usai Dikartu Merah
- Belanja Rp8,6 Triliun! Bagaimana Nasib 14 Pemain yang Dibeli Manchester United Era Solskjaer?
- Beda Perlakuan Sir Alex Ferguson: Ole Gunnar Solskjaer Dibela, David Moyes Dijauhi
- Bukan Juara, MU Bakal Finis di Peringkat Tujuh Jika Terus Bersama Solskjaer
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persib vs Persik: Maung Bandung Hanya Ingin Menang
Bola Indonesia 9 Maret 2026, 01:00
LATEST UPDATE
-
Milan Punya 'Semangat Sergio Ramos' Saat Tumbangkan Inter di Derby
Liga Italia 9 Maret 2026, 09:31
-
Inter Kalah dari Milan: Memang Sulit, tapi Tenang Masih Unggul 7 Poin!
Liga Italia 9 Maret 2026, 09:00
-
Man of the Match laga Milan vs Inter: Pervis Estupinan
Liga Italia 9 Maret 2026, 05:05
-
Hasil Milan vs Inter: Derby della Madonnina Milik Rossoneri
Liga Italia 9 Maret 2026, 04:51
-
Daniele De Rossi Lukai AS Roma: Genoa Menang 2-1 dan Guncang Il Lupi
Liga Italia 9 Maret 2026, 03:06
-
Persib vs Persik: Maung Bandung Hanya Ingin Menang
Bola Indonesia 9 Maret 2026, 01:00
















