Florian Wirtz Dinilai Akan Lebih Efektif Jika Dimainkan di Sayap Kiri Liverpool, Kenapa?
Richard Andreas | 16 Oktober 2025 06:07
Bola.net - Florian Wirtz tengah berjuang menemukan performa terbaiknya sejak bergabung dengan Liverpool. Gelandang serang asal Jerman itu belum mencetak gol maupun assist di laga kompetitif bersama tim asuhan Arne Slot.
Meski kerap ditempatkan sebagai nomor 10 di belakang penyerang, Wirtz justru tampil lebih gemilang saat membela tim nasional Jerman, di mana ia bermain dari sisi kiri serangan. Hal ini menimbulkan perdebatan di kalangan pengamat mengenai posisi terbaiknya di Anfield.
Menurut pakar Liverpool, David Lynch, perubahan posisi ke sayap kiri bisa membantu Wirtz beradaptasi lebih cepat di Premier League dan membuka potensi penuh yang sejauh ini belum terlihat.
Saran David Lynch: Wirtz Perlu Ruang Lebih
Dalam wawancara dengan Sports Mole, Lynch menilai Wirtz akan lebih efektif jika dimainkan melebar. “Ketika nanti dia menemukan klik-nya, Liverpool bisa sangat berbahaya karena dia pemain yang luar biasa,” ujar Lynch.
Menurutnya, posisi gelandang serang membuat Wirtz terlalu sering berada di area padat dengan tekanan fisik tinggi. “Di Premier League, ruang di depan empat bek sangat sempit dan fisiknya luar biasa. Itu membuat tugasnya jauh lebih sulit,” kata Lynch.
Dengan bermain lebih melebar, Wirtz akan punya lebih banyak waktu mengontrol bola dan menghindari tekanan langsung, terutama saat menghadapi lawan dengan lini tengah yang agresif.
Peran Baru Bisa Hidupkan Kerjasama di Sayap Kiri

Selama di Bayer Leverkusen, Wirtz kerap tampil di sisi kiri serangan dan didukung oleh bek sayap yang aktif naik membantu serangan. Namun, di Liverpool, situasinya berbeda karena Milos Kerkez lebih sering berperan sebagai bek ketiga dalam fase build-up.
Lynch berpendapat bahwa pergeseran peran Wirtz bisa memberi manfaat ganda. “Mungkin ini juga bisa membuat Kerkez lebih bebas naik ke depan. Gakpo terkadang melakukannya, tapi hubungan itu belum terbentuk dengan baik,” jelasnya.
Dengan Wirtz bergerak ke dalam lapangan dan Kerkez memberikan lebar permainan, Liverpool bisa menciptakan dinamika baru di sisi kiri yang selama ini belum maksimal.
Imbangi Komposisi Lini Tengah Slot
Selain alasan taktis, perubahan posisi Wirtz juga bisa membantu Slot memperkuat keseimbangan di lini tengah. Lynch menilai, memindahkan pemain Jerman itu dari posisi nomor 10 akan memberi ruang bagi Slot untuk memilih kombinasi gelandang yang lebih defensif.
“Kalau Wirtz dimainkan di kiri, Slot bisa kembali ke struktur lini tengah aslinya. Kuncinya tergantung pada kondisi Alexis Mac Allister. Jika belum fit, Curtis Jones bisa menjadi opsi sementara,” ujar Lynch.
Mac Allister diketahui masih mencari ritme permainan setelah absen panjang di pramusim. Dengan Jones sebagai pengganti sementara, Liverpool bisa membangun fondasi solid di tengah sambil mengembalikan performa ofensif mereka secara bertahap.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- 4 Masalah Manchester United yang Harus Diselesaikan Ruben Amorim Sebelum Lawan Liverpool
- Terungkap! Ini Jersey yang Akan Dipakai MU untuk Kalahkan Liverpool, Punya Sejarah Emas
- 7 Pemain Terancam Absen di Laga Liverpool vs MU: Tuan Rumah Pincang, Setan Merah Justru Semakin Kuat
- Menebak Pengganti Casemiro di Laga MU vs Liverpool, Mau Mainkan Siapa Amorim?
- Makin Amsyong! Gelandang Andalan Liverpool Ini Bakal Absen Lawan MU?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Ganti Pelatih, Pat Nevin Bongkar Kriteria Aneh Manajemen The Blues
Liga Inggris 2 Januari 2026, 11:47
-
Chelsea Pecat Enzo Maresca, Julukan Klub dengan Manajemen Terburuk Menggema
Liga Inggris 2 Januari 2026, 11:03
-
Mateta On Fire di Palace, Man United Diam-diam Mengintai?
Liga Inggris 2 Januari 2026, 10:14
-
Prediksi Brighton vs Burnley 3 Januari 2026
Liga Inggris 2 Januari 2026, 10:14
LATEST UPDATE
-
Kiper Barcelona Jadi Kandidat Kuat Peraih Trofi Zamora
Liga Spanyol 2 Januari 2026, 19:57
-
Menunggu Dampak Instan Niclas Fullkrug di AC Milan
Liga Italia 2 Januari 2026, 19:15
-
Juventus Mulai Menemukan Arah, tapi Ada Satu Masalah yang Belum Tuntas
Liga Italia 2 Januari 2026, 18:29
-
Dusan Vlahovic dan Dilema Juventus di Tengah Ketidakpastian Kontrak
Liga Italia 2 Januari 2026, 18:22
-
Persija Jakarta vs Persijap: Tim Tamu Menatap Laga Berat di SUGBK
Bola Indonesia 2 Januari 2026, 17:38
-
Demi Jaga Peluang Juara, Arsenal Incar Bintang Muda Real Madrid Ini
Liga Inggris 2 Januari 2026, 17:26
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Persebaya Surabaya 3 Januari 2026
Bola Indonesia 2 Januari 2026, 15:27
-
Prediksi BRI Super League: Persija Jakarta vs Persijap Jepara 3 Januari 2026
Bola Indonesia 2 Januari 2026, 15:22
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs PSM Makassar 3 Januari 2026
Bola Indonesia 2 Januari 2026, 15:13
-
Chelsea Ganti Pelatih, Pat Nevin Bongkar Kriteria Aneh Manajemen The Blues
Liga Inggris 2 Januari 2026, 11:47
-
Chelsea Pecat Enzo Maresca, Julukan Klub dengan Manajemen Terburuk Menggema
Liga Inggris 2 Januari 2026, 11:03
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43





