Foto Ikonik di Ruang Ganti Chelsea, Bagaimana Perasaan Hernan Crespo Saat Itu?
Richard Andreas | 7 Mei 2020 05:20
Bola.net - Foto Hernan Crespo memandangi mendali juara Premier League di ruang ganti Chelsea akan selalu dikenang sebagai foto ikonik dalam sejarah The Blues. Trofi musim itu begitu berarti bagi Crespo pribadi.
Chelsea menjuarai Premier League 2005/06, menutup musim dengan keunggulan 8 poin dari Manchester United. Crespo memegang peran penting pada musim itu, dengan 10 gol dalam 30 penampilan.
Trofi itu merupakan trofi kedua beruntun Chelsea di bawah Jose Mourinho. Mereka jadi juara dengan lebih meyakinkan pada musim 2004/05 dan bisa mempertahankannya di musim berikutnya sudah sangat baik, terlebih karena harus bersaing dengan MU.
Musim itu, bagi Crespo pribadi, Chelsea telah berjuang sangat baik untuk jadi juara. Bagaimana penampakan foto ikonik Crespo yang dimaksud? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Foto Ikonik
Setelah Chelsea merayakan gelar juara di lapangan, mengangkat trofi, menerima medali, Crespo menikmati kesendiriannya di ruang ganti. Dia tampak memandangi medali juara itu begitu dalam, berusaha menghargai perjuangan tim selama semusim penuh.
"Foto itu berarti saya menghargai apa yang saya punya, dalam kondisi sedikit menyendiri dari pesta di sekitar Anda, menyelamati diri sendiri dan menganalisis kerja keras di balik torehan itu," tutur Crespo dikutip dari Goal internasional.
"Saya memandang medali itu dan berpikir: 'Anda mendapatkannya, torehan luar biasa'. Itulah arti foto itu. Soal persiapan dan keberhasilan meraihnya."
Arti Gelar Juara
Crespo pun menjelaskan betapa besarnya arti gelar juara itu bagi Chelsea. Tidak hanya bagi pemain, setiap elemen klub benar-benar merasakan dampak besar trofi tersebut.
"Gelar itu berdampak pada banyak orang, kit man, massage man, fans, ada begitu banyak sukacita, dan hanya sedikit orang beruntung yang bisa merayakannya," sambung Crespo.
Crespo membawa kenangan itu sampai sekarang, jadi modal berharga dalam perjalanannya sebagai pelatih.
"Itulah alasan saya mencoba meyakinkan tim tentang betapa besar arti gelar juara. Karena itulah saya ingin tim-tim saya bermain dengan gaya tertentu, menghargai diri sendiri dan menghargai lawan," tutupnya.
Sumber: Goal
Baca ini juga ya!
- Hari Ini 11 Tahun Lalu: Parade Gol Indah Essien dan Iniesta, Saat Wasit 'Bantu' Barcelona
- Hanya Ingin Milan, Tiemoue Bakayoko Ogah Balik ke Chelsea
- Main di Premier League, Tomori Sebut Firmino dan Salah Sebagai Lawan Tersulit
- Fikayo Tomori Bicara Efek Kehadiran Lampard Bagi Pemain Muda Chelsea
- Berburu Bek Kiri Baru, Chelsea Sasar Bek Atalanta Ini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sudah Minta Maaf, Enzo Fernandez Tetap Absen Lawan Man City
Liga Inggris 10 April 2026, 21:02
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Digoda PSG dan Klub Arab Saudi, Bruno Fernandes Terlanjur Nyaman di MU
Liga Inggris 10 April 2026, 17:42
LATEST UPDATE
-
Arne Slot Menolak Menyerah di Liverpool
Liga Inggris 11 April 2026, 05:30
-
West Ham vs Wolves: Pesta Gol The Hammers Kirim Tottenham ke Zona Degradasi
Liga Inggris 11 April 2026, 05:20
-
Arsenal vs Bournemouth: Apa Kabar Bukayo Saka, Eze, dan Mikel Merino?
Liga Inggris 11 April 2026, 04:33
-
Mikel Arteta Minta Fans Arsenal 'Bawa Bekal' ke Emirates Stadium, Ada Apa?
Liga Inggris 11 April 2026, 04:31
-
Ketika Pep Guardiola 'Marah' Kepada Bernardo Silva, Ada Apa?
Liga Inggris 11 April 2026, 02:45
-
Mikel Arteta Tunda Pembahasan Kontrak, Fokus Bawa Arsenal Raih Gelar
Liga Inggris 11 April 2026, 00:08
-
Didier Deschamps Masuk Radar Real Madrid, Kandidat Pelatih Musim Depan
Liga Spanyol 10 April 2026, 23:38
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45










