Gabriel Jesus Mulai Lelah Melihat Manchester City dari Bangku Cadangan
Yaumil Azis | 27 September 2019 09:11
Bola.net - Pelatih Manchester City, Josep Guardiola, masih cukup sering memaksa Gabriel Jesus menyaksikan perjuangan rekan-rekan setimnya dari bangku cadangan. Hal itu membuat sang pemain merasa resah.
Dari catatan Transfermarkt, diketahui bahwa Gabriel Jesus sudah tampil sebanyak enam kali di semua kompetisi pada musim ini. Namun ia hanya terlibat dengan status starter dalam dua pertandingan saja.
Menit bermainnya pun terbatas pada musim kemarin. Di Premier League saja, dari 29 pertandingan, hanya delapan kali Gabriel Jesus tampil dengan status starter.
Permasalahan itu bisa dikatakan wajar. Sebab, menggeser sosok Sergio Aguero dari lini depan Manchester City bukanlah perkara mudah. Meski telah berumur 31 tahun, penyerang asal Argentina tersebut masih tetap tajam di depan gawang.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Gerah Duduk di Bangku Cadangan
Gabriel Jesus pun sadar bahwa menggeser Sergio Aguero dari susunan pemain tidaklah mudah. Hanya saja, ia merasa gerah karena terlalu sering menyaksikan perjuangan pemain The Citizens dari sisi lapangan saja.
"Saya sudah melewati fase 'saya harus menunggu'. Saya telah berada di sini hamipir tiga tahun, ini adalah musim keempat saya, dan itu membuat saya ingin bermain lebih sering," tutur Gabriel Jesus kepada Esporte Interativo.
"Sudah jelas sulit bersaing untuk mendapatkan tempat dengan Aguero, legenda terbesar klub ini... saya paham keputusan Pep dan menghormati Aguero, sejarahnya di sini dan apa yang ia lakukan saat ini," lanjutnya.
Musim Lalu yang Berat
Pemain berumur 22 tahun tersebut begitu frustrasi saat dicadangkan dalam laga melawan Tottenham di perempat final Liga Champions musim lalu. Apalagi setelah melihat timnya harus tersingkir dari ajang bergengsi Eropa tersebut.
"Secara personal, musim lalu rasanya sangat berat. Saya tidak mendapat kesempatan bermain yang banyak dan di laga-laga penting," tambahnya.
"Saya ingat laga kandang kontra Tottenham di Liga Champions. Saya sangat frustrasi karena tidak bermani dan, tentu saja, City tersingkir," tandasnya.
Pengalaman menyakitkan tersebut bisa terobati dengan raihan Manchester City di kompetisi domestik lainnya. Pada musim lalu, mereka berhasil memborong trofi dari tiga kancah yang berbeda, Premier League, Carabao Cup, dan juga FA Cup.
(Goal International)
Baca Juga:
- Diouf Memprediksi Liverpool Gagal Juara EPL Lagi
- Butuh Bek Baru, Manchester City Incar Bek Leicester City Ini
- Saingi MU, Manchester City Juga Kejar Sandro Tonali
- Kevin De Bruyne Diminta Tinggalkan Man City demi Gelar Liga Champions dan Ballon d'Or
- Hasil Drawing Putaran Empat Carabao Cup: Chelsea vs Manchester United, Liverpool vs Arsenal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Bernardo Silva Bakal Jadi 'Pirlo Baru' untuk Juventus
Liga Italia 22 April 2026, 15:01
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persebaya 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:08
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
-
Chivu Buka Peluang Rotasi Kiper Inter Milan untuk Final Coppa Italia
Liga Italia 22 April 2026, 18:21
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37













