Garang Bak Singa, Pemain Chelsea Ini Jadi Korban Semprotan Frank Lampard
Yaumil Azis | 10 November 2020 05:47
Bola.net - Frank Lampard ternyata tidak hanya terlibat dalam momen 'panas' dengan orang di luar tim asuhannya, Chelsea. Ia juga tidak segan-segan mendamprat pemainnya. Sialnya, Mason Mount harus menjadi korbannya.
Seperti yang diketahui, Lampard pernah beradu mulut dengan staf kepelatihan Liverpool dalam laga Premier League musim lalu. Ia berang karena para penggawa the Reds tidak menunjukkan rasa hormatnya sama sekali.
Setelah itu, Jurgen Klopp selaku pelatih the Reds jadi sangat berhati-hati. Pada awal musim ini, Liverpool dan Chelsea dipertemukan. Pria asal Jerman itu pun mencoba untuk tidak mencari gara-gara dengan Lampard.
Pada pertandingan tersebut, pemain Liverpool di bangku cadangan mencoba menyinggung Lampard saat bek Chelsea, Andreas Christensen, mendapatkan kartu merah. Namun pemain yang bersangkutan justru dimarahi Klopp.
Scroll ke bawah unutk membaca informasi selengkapnya.
Lampard Semprot Mason Mount
Di balik parasnya yang tenang, Lampard ternyata punya emosi yang meledak-ledak. Ia tidak hanya menerapkan sikap keras terhadap bagian dari lawan, namun juga kepada para pemainnya sendiri.
Mason Mount menjadi pemain yang tidak beruntung itu. MMenurut laporan the Telegraph, Lampard tidak senang dengan performa Mount dan melampiaskan kekesalannya dalam jeda babak pertama kontra Sheffield United.
"Jangan main-main," kata Lampard kepada Mount. Lebih lanjut, the Telegraph mengklaim bahwa pria berusia 42 tahun tersebut telah menginstruksikann Mount untuk mengirimkan bola secara cepat kepada Hakim Ziyech dan Reece James yang bermain melebar.
Ada Hasilnya
Ketegasan Lampard terhadap Mount nampaknya membuahkan hasil. Ziyech menjadi man of the match dalam laga itu dengan catatan dua assist serta membantu the Blues mengalahkan Sheffield United.
Sebagai informasi, pertandingan yang berlangsung di Stamford Bridge hari Minggu (8/11/2020) itu berhasil dimenangkan Chelsea dengan skor 4-1. Tammy Abraham, Thiago Silva, Ben Chilwell dan Timo Werner secara bergantian menjebol gawang Sheffield.
"Peran saya sekarang adalah mencoba memberikan mereka bola untuk melakukan apa yang harusnya mereka lakukan," ujar Mount pasca pertandingan, seperti yang dikutip dari Metro.
(Metro)
Baca juga:
Kembali jadi Pilihan Utama di Chelsea, Tammy Abraham Girang Bukan Main
Ziyech dan Mahrez, Serupa tak Tak Sama
Peringatan untuk Lawan-lawan Chelsea, Ziyech Masih Bisa Tampil Lebih Garang Lagi
Tahun 2021, Antonio Conte Coba Bajak N'Golo Kante dari Chelsea
Kebangkitan Chelsea dalam Kaki Kiri Ajaib Hakim Ziyech
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Masalah Cole Palmer Dimulai dari Kepergian Nicolas Jackson
Liga Inggris 28 Mei 2026, 16:04
-
Bek Anyar Liverpool Tak Sabar Belajar dari Virgil van Dijk
Liga Inggris 28 Mei 2026, 14:20
LATEST UPDATE
-
Inter Milan dan Liverpool Sedikit Lagi Sepakati Transfer Curtis Jones
Liga Italia 29 Mei 2026, 01:00
-
Ederson Beres, Manchester United Bakal Beli Gelandang Lagi?
Liga Italia 28 Mei 2026, 23:25
-
PSG Memburu Status Legendaris
Liga Champions 28 Mei 2026, 21:04
-
Arsenal Mengejar Akhir yang Indah di Budapest
Liga Champions 28 Mei 2026, 20:18
LATEST EDITORIAL
-
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Musim Panas Ini
Editorial 28 Mei 2026, 14:04

















