Giliran Man City yang Dicela Spesialis Runner-up
Richard Andreas | 14 Mei 2026 22:15
Bola.net - Manchester City belum menyerah dalam perburuan gelar Premier League 2025/2026. Kemenangan 3-0 atas Crystal Palace menjaga asa pasukan Pep Guardiola untuk terus menekan Arsenal hingga pekan terakhir musim ini.
Di balik kemenangan tersebut, muncul kesan bahwa Guardiola mulai realistis melihat situasi persaingan. City memang hanya terpaut dua poin dari Arsenal, tetapi jadwal yang dimiliki rivalnya dianggap jauh lebih menguntungkan.
Atmosfer di Etihad Stadium pun terasa berbeda. Lagu “We’ll fight to the end” tetap terdengar dari tribun, tetapi tidak lagi menggema dengan keyakinan seperti musim-musim sebelumnya.
City Menang Meyakinkan, tapi Tekanan Tetap Ada

Manchester City menjalankan tugasnya dengan sempurna saat menghadapi Palace. Mereka menang tiga gol tanpa balas dan sempat menunjukkan permainan menyerang yang tajam.
Phil Foden menjadi salah satu sorotan utama. Gelandang Inggris itu menciptakan assist cantik lewat backheel terukur untuk membuka jalan bagi gol Antoine Semenyo.
Foden menegaskan bahwa City masih percaya segala kemungkinan bisa terjadi hingga laga terakhir musim. Ia merasa pengalaman masa lalu membuktikan bahwa perebutan gelar Premier League sering berubah dramatis di akhir kompetisi.
“Kami hanya ingin terus membuat Arsenal berada di bawah tekanan,” kata Foden.
Kemenangan atas Palace juga membuat City unggul selisih gol atas Arsenal, meski hanya satu gol. Keunggulan produktivitas gol mereka bahkan lebih besar lagi.
Jadwal Arsenal Dinilai Terlalu Menguntungkan

Meski jarak poin masih terbuka, Guardiola tampak sadar bahwa situasi kini tidak sepenuhnya berada di tangan City. Arsenal dinilai memiliki jalur yang lebih mudah menuju gelar.
Tim asuhan Mikel Arteta dijadwalkan menghadapi Burnley yang sudah dipastikan terdegradasi. Setelah itu mereka hanya perlu bertandang ke markas Crystal Palace pada pekan terakhir.
Situasi itu dianggap menguntungkan karena Palace akan memainkan final UEFA Conference League tiga hari setelah laga melawan Arsenal. Pelatih Oliver Glasner diperkirakan tidak akan menurunkan kekuatan terbaiknya dalam pertandingan tersebut.
Guardiola sendiri memilih berhati-hati ketika membahas peluang City. Ia justru menyoroti sulitnya dua laga tersisa yang harus dihadapi timnya.
“Jika kami kalah hari ini, maka tidak ada lagi yang bisa kami perjuangkan pada laga terakhir,” ujar Guardiola.
Guardiola Mulai Fokus ke Final FA Cup

Sinyal lain bahwa Guardiola mulai membagi fokus terlihat dari susunan pemain yang ia turunkan melawan Palace. Beberapa nama penting seperti Erling Haaland, Jeremy Doku, dan Rayan Cherki memulai laga dari bangku cadangan.
Keputusan itu diambil untuk menjaga kebugaran tim menjelang final FA Cup melawan Chelsea di Wembley akhir pekan ini. Guardiola sadar jadwal padat mulai memengaruhi kondisi fisik skuadnya.
Haaland bahkan tidak dimainkan sama sekali dalam laga tersebut. Omar Marmoush dipercaya sebagai starter dan sukses mencetak gol kedua City sebelum turun minum.
Guardiola juga menyinggung keuntungan yang dimiliki Chelsea jelang final. Menurutnya, lawan mereka memiliki waktu persiapan yang jauh lebih ideal.
“Chelsea punya waktu satu pekan penuh di rumah untuk berlatih dan mempersiapkan final,” kata Guardiola.
“Kami harus pergi ke London. Mereka bisa tetap di rumah bersama keluarga mereka, sedangkan kami terus bepergian. Itu berarti kelelahan, dan kelelahan, dan kelelahan.”
Ancaman Second Again Mulai Menghantui City
Meski City akhirnya menang nyaman, suasana di Etihad sempat terasa datar. Tidak ada ketegangan besar yang biasanya menyelimuti laga-laga penentu gelar pada akhir musim.
Semua berubah lebih santai setelah Marmoush mencetak gol kedua. Guardiola pun mengaku puas dengan performa timnya secara keseluruhan.
“Secara umum kami bermain sangat, sangat bagus melawan tim yang selalu bisa menciptakan masalah,” ucap Guardiola.
“Saya sangat senang. Tiga gol melawan Brentford, tiga gol lagi sekarang. Saya tidak bisa meminta lebih. Sekarang kami menikmati kesempatan bermain di Wembley dan semoga mendapatkan hasil lebih baik dibanding dua final terakhir.”
Ucapan itu merujuk pada dua kekalahan beruntun City di final FA Cup. Mereka kalah dari Manchester United pada 2024 dan kembali tumbang dari Palace musim lalu.
Di pertandingan yang sama, ketika laga memasuki satu jam pertandingan, suporter Palace menyanyikan chant “Second again”.
Nyanyian itu terasa ironis. Dalam beberapa musim terakhir, pendukung City dan klub-klub lain sering memakai lagu serupa untuk mengejek Arsenal yang dianggap selalu gagal menjadi juara.
Kini, ejekan itu mulai berbalik menghantui Manchester City sendiri.
Klasemen Liga Inggris
Jangan Lewatkan!
Mikel Arteta Fokus ke Arsenal, Tak Peduli Hasil Manchester City
Prediksi Aston Villa vs Liverpool 16 Mei 2026
Cherki dan Mainoo Masuk Nominasi Pemain Muda Terbaik Premier League
Michael Carrick Masuk Nominasi Manajer Terbaik Premier League Musim 2025/2026
Ini Daftar Lengkap Nominasi Pemain Terbaik Premier League, Haaland dan Bruno Fernandes Masuk
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Elliot Anderson Klaim Man City Raja Manchester, Begini Jawaban Michael Carrick
Liga Inggris 12 September 2026, 10:40
-
Enzo Maresca Bela Klaim Elliot Anderson: Manchester City Raja Manchester
Liga Inggris 12 September 2026, 10:05
-
Manchester City Dapat Kabar Positif Jelang Derby Manchester
Liga Inggris 12 September 2026, 09:30
-
Andoni Iraola Isyaratkan Bradley Barcola Bisa Tampil Lawan Fulham
Liga Inggris 12 September 2026, 08:20
-
Xabi Alonso Tak Anggap Chelsea Mustahil untuk Dihentikan
Liga Inggris 12 September 2026, 07:40
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Liverpool vs Fulham 12 September 2026
Liga Inggris 12 September 2026, 18:02
-
Link Live Streaming Chelsea vs Hull City 12 September 2026
Liga Inggris 12 September 2026, 18:00
-
Hasil BRI Super League: Persija Tekuk Persib 2-1, Madura United Menang di Markas PSS
Bola Indonesia 12 September 2026, 17:45
-
Juventus Mungkin Menyesal Sudah Melepas Dusan Vlahovic
Liga Italia 12 September 2026, 17:04
-
Liverpool Tak Punya Opsi 55 Juta Euro untuk Ronald Araujo
Liga Inggris 12 September 2026, 16:45
-
Barcelona Tolak Marcus Rashford Bukan karena Performa, Ini Alasannya
Liga Spanyol 12 September 2026, 16:41
-
5 Laga, Real Madrid Sudah Punya Masalah dengan Vinicius Junior
Liga Spanyol 12 September 2026, 16:26
-
Dean Huijsen Mulai Tunjukkan Kapasitasnya sebagai Pewaris Nomor 4 Sergio Ramos
Liga Spanyol 12 September 2026, 16:22
-
Link Live Streaming Persijap vs Borneo FC 12 September 2026
Bola Indonesia 12 September 2026, 16:02
-
Link Live Streaming Bali United vs Isenmulang FC 12 September 2026
Bola Indonesia 12 September 2026, 16:00
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs PSIM 13 September 2026
Bola Indonesia 12 September 2026, 14:55
-
Prediksi BRI Super League: PSM Makassar vs Arema FC 13 September 2026
Bola Indonesia 12 September 2026, 14:45
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Java United 13 September 2026
Bola Indonesia 12 September 2026, 14:29
-
Link Nonton Persija vs Persib: Siaran Langsung dan Live Streaming
Bola Indonesia 12 September 2026, 13:49
-
Tempat Menonton Persija Jakarta vs Persib Bandung di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 12 September 2026, 13:39
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
