Goalscoring Midfielder: Posisi yang Diabaikan Jurgen Klopp, Potensi Masalah Liverpool?
Richard Andreas | 31 Juli 2022 10:30
Bola.net - Musim 2021/22 seharusnya jadi musim terbaik Liverpool. Sayangnya, mereka gagal di Premier League dan Liga Champions, tentu kekecewaannya cukup besar.
Oleh sebab itu, sudah seharusnya Liverpol coba memperkuat skuad musim panas ini. Jurgen Klopp membutuhkan pemain-pemain baru untuk membawa timnya ke level berikutnya.
Masalahnya, sejauh ini pergerakan Liverpool tampak kurang agresif. Memang mereka sudah merekrut beberapa nama menarik seperti Darwin Nunez dan Fabio Carvalho, tapi itu dianggap belum cukup.
The Reds harus memaksimalkan musim panas ini untuk meningkatkan level skuad supaya benar-benar bisa mencapai garis finis musim depan. Lantas, apa yang kurang?
Satu kelemahan signifikan
Mengutip Caught Offside, ada satu kelemahan yang terlihat jelas dalam skuad Liverpool sekarang. Titik lemah itu ada di lini tengah, tepatnya dalam peran goalscoring midfielder.
Masalah ini sudah dibiarkan tidak teratasi selama bertahun-tahun. Liverpool tidak punya pemain selevel Steven Gerrard, sang legenda yang dahulu pernah dianggap sebagai terbaik di posisinya.
Artinya, Liverpool tidak punya gelandang pencetak gol yang bisa membantu meringankan beban para penyerang. Posisi ini penting, hampir semua tim top memilikinya.
Catatan gol musim lalu jadi bukti besarnya jurang tersebut. Mohamed Salah memimpin dengan total 31 gol, lalu satu-satunya gelandang di 10 besar adalah Fabinho dengan hanya 8 gol.
Beda gaya main
Di sisi lain, persoalan Liverpool tersebut tidak begitu signifikan karena gaya main yang diterapkan Klopp. The Reds terlalu bergantung pada trio penyerang.
Memang pemain-pemain seperti Thiago Alcantara, Fabinho, dan Jordan Henderson masih memegang peran krusial di lini tengah, tapi jumlah gol mereka terbilang minim.
"Saya kira cara Jurgen Klopp menyiapkan timnya berarti tidak ada tugas tertentu untuk para gelandang naik ke depan, masuk ke kotka penalti, dan mencetak gol," sambung analis Premier League, Luke Chadwick.
"Mereka sangat bergantung pada trio penyerang. Saya tidak bisa membayangkan Liverpool bakal mengubah gaya main secara signifikan," tutupnya.
Sumber: Bola, Caught Offside
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
Nyungsep is Real! 5 Alasan Chelsea Bakal Menderita di Musim 2022/23
5 Alasan Kenapa Frenkie De Jong Tidak Worth It untuk Dikejar Manchester United
Chelsea Bergabung dalam Perburuan Denzel Dumfries
Diacuhkan Arsenal, Lucas Paqueta Kini Dapat Perhatian Manchester City
Kondisi Fisik Youri Tielemans Tidak Meyakinkan, Arsenal Tunda Negosiasi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
LATEST UPDATE
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34













