Graham Potter di Chelsea: 3 Laga, 3 Formasi Berbeda, Sterling dan Mount Jadi 'Bunglon'!
Asad Arifin | 6 Oktober 2022 12:26
Bola.net - Graham Potter memakai tiga formasi yang berbeda pada tiga laga awalnya sebagai manajer Chelsea. Paling baru, Potter memilih memakai formasi 3-4-2-1. Formasi yang identik dengan Chelsea era Thomas Tuchel.
Chelsea menunjukkan progres yang cukup bagus pada era Potter. Indikasi minimal progres tersebut adalah hasil akhir yang didapat. Chelsea meraih hasil lebih baik dari laga ke laga di bawah Potter.
Pada laga debutnya, Potter hanya bisa memberikan hasil imbang lawan FC Salzburg. Lalu, Chelsea menang 2-1 lawan Crystal Palace. Selanjutnya, menang 3-0 ketika berjumpa lawan yang cukup kuat yakni AC Milan.
Potter terlihat masih beradaptasi dan mencari formula yang tepat untuk Chelsea. Sebab, materi pemain yang dimiliki adalah warisan Tuchel. Jadi, Potter terus mengubah formasi pada tiga laga awalnya.
Yuk simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
3-5-2 Lawan Salzburg
Graham Potter menjalani debut sebagai manajer Chelsea pada duel lawan FC Salzburg di Liga Champions. The Blues hanya mampu bermain imbang 1-1 pada duel lawan klub asal Austria tersebut.
Potter, di atas kertas, memakai formasi 3-5-2. Marc Cucurella dipercaya mengisi posisi bek tengah kiri. Formasi ini tidak berjalan dengan bagus.
Pada babak kedua, Potter melakukan sejumlah perubahan pada babak kedua. Salah satunya, Potter memainkan Lofthus-Cheek untuk menggantikan Havertz. Pergantian ini mengubah banyak hal. Hanya saja, Potter gagal mendapat hasil maksimal.
4-2-2-2 Lawan Crystal Palace
Potter harus menunggu cukup lama untuk memainkan laga keduanya bersama Chelsea. Akhir pekan lalu, Chelsea berjumpa Crystal Palace pada pekan ke-9 Premier League dan menang dengan skor 2-1.
Gol kemenangan Chelsea dicetak Conor Gallagher pada menit ke-90. Tiga poin pertama Potter bersama Chelsea.
Potter memakai formasi awal 4-2-2-2. Pada situasi tertentu, formasi ini bisa berubah menjadi 4-2-2. Para pemain Chelsea kesulitan dengan formasi ini. Chelsea beruntung karena unggul kualitas individu dibanding Palace.
3-4-2-1 Lawan AC Milan
Potter kembali memakai formasi yang berbeda pada duel lawan AC Milan. Kali ini, 47 tahun memakai formasi 3-4-2-1 untuk mengalahkan Milan dengan skor 3-0. Ini adalah formasi yang sering dipakai Chelsea pada era Thomas Tuchel.
Dari tiga laga, ini adalah performa terbaik Chelsea bersama Tuchel. Bukan hanya menang dengan skor yang cukup telak, Chelsea juga bermain bagus.
Pada formasi ini, Potter bisa memberi peran terbaik untuk Reece James. Selain itu, Sterling juga bermain cukup bagus. Pemain-pemain lain juga terlihat nyaman dengan formasi 3-4-2-1 ini.
2 Pemain Bunglon

Potter beruntung punya banyak pemain yang fleksibel secara taktik dan peran. Hal ini membuat pelatih asal Inggris itu bisa dengan leluasa mengubah formasi dan taktik pada tiga laga yang dimainkan.
Raheem Sterling adalah salah satu pemain fleksibel. Sterling, pada laga debut Potter, dimainkan sebagai wingback kiri. Lalu, pada duel lawan Palace, Sterling dimainkan sebagai penyerang tengah.
Mason Mount juga menjadi 'bunglon' di Chelsea. Mount selalu bermain pada tiga laga yang dimainkan Potter di Chelsea. Peran Mount selalu berubah pada tiga itu dan performanya cukup bagus.
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Streaming Valencia vs Barcelona, 6 September 2026
Liga Spanyol 6 September 2026, 19:00
-
Link Streaming Everton vs Manchester United, Minggu 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 18:30
-
Link Streaming Persib Bandung vs PSM Makassar, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:45
-
Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:30
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Arsenal vs Chelsea 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 20:00
-
Federico Dimarco Diragukan Tampil saat Inter Milan Hadapi Real Madrid
Liga Champions 6 September 2026, 19:14
-
Link Streaming Valencia vs Barcelona, 6 September 2026
Liga Spanyol 6 September 2026, 19:00
-
Link Streaming Everton vs Manchester United, Minggu 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 18:30
-
Link Streaming Persib Bandung vs PSM Makassar, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:45
-
Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:30
-
Hasil BRI Super League: Java United dan Garudayaksa FC Berbagi Poin
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:28
-
Mikel Arteta Segera Perpanjang Kontrak di Arsenal
Liga Inggris 6 September 2026, 16:47
-
Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 6 September 2026, 16:12
-
Xabi Alonso Yakin Reece James Bisa Jadi Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia
Liga Inggris 6 September 2026, 15:37
-
Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 14:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




