Hari Ini 14 Tahun Lalu: Ketika Chelsea Merayakan Gelar Premier League di Hadapan MU
Yaumil Azis | 30 April 2020 06:50
Bola.net - Chelsea pernah meninggalkan luka yang mendalam ke hati Manchester United. Tepatnya di tahun 2006 lalu, mereka merayakan keberhasilan menjuarai Premier League tepat di hadapan klub berjuluk the Red Devils tersebut.
Pada musim 2005/2006, Chelsea menyandang status juara bertahan. Klub berjuluk the Blues itu memang semakin perkasa semenjak Roman Abramovich dan Jose Mourinho berlabuh di Stamford Bridge.
Kehadiran Abramovich memberikan pengaruh yang spesifik. Kala itu, the Blues dengan mudahnya merekrut pemain-pemain penting. Dan pada musim tersebut, mereka sukses memboyong Michael Essien dari Olympique Lyon.
Mereka menjadi juara dengan susah payah. Pasalnya, the Red Devils memberikan tekanan sampai penghujung musim. Sebelum keduanya bertemu di pekan ke-36, Chelsea hanya butuh satu poin untuk mengunci trofi.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Chelsea Mengalahkan Manchester United
Tibalah pada pertandingan yang dinanti-nantikan. Pada tanggal 29 April 2006 (30 April 2006 WIB), Chelsea dan Manchester United saling bertemu di Stamford Bridge.
Pertandingan tersebut bisa dikatakan sangat penting. Apalagi fans Manchester United berharap skuat yang diperkuat Cristiano Ronaldo dan Wayne Rooney itu bisa menahan perayaan juara Chelsea.
Sayangnya, harapan itu sirna. Chelsea sebenarnya hanya perlu satu poin saja. Dan bermain di Stamford Bridge bisa memperkuat peluangnya untuk menyelesaikan misi. Namun apa yang mereka dapatkan melebihi ekspektasi.
Ya, Chelsea memenangkan pertandingan tersebut. Tidak dengan kedudukan tipis, melainkan kemenangan telak 3-0. William Gallas, Joe Cole, dan Ricardo Carvalho secara bergantian menjadi mimpi buruk Gary Neville dkk.
Hanya Perkasa di Premier League
Chelsea memang begitu perkasa pada musim itu. Sewaktu kompetisi masih di fase awal, mereka sudah mencatatkan sembilan kemenangan beruntun.
Mereka juga berhasil mencatatkan 18 kemenangan di laga kandang. Dan secara otomatis, Chelsea juga menorehkan 0 kekalahan dalam partai yang sama.
Sayang kiprah apik tersebut tidak berlanjut ke kompetisi lainnya, seperti Liga Champions. The Blues hanya mampu melaju sampai babak 16 besar lantaran kalah dari klub raksasa Spanyol, Barcelona, dengan agregat 2-3.
Lebih buruk lagi di Carabao Cup. Chelsea disingkirkan oleh Charlton Athletic pada laga pertama lewat drama adu penalti. Sementara perjalanan mereka di FA Cup berakhir di babak semi-final usai dikalahkan Liverpool 1-2.
(Instagram)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
LATEST UPDATE
-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41













