Henry Akan Berhenti Kerja di Televisi dan Fokus Belajar Melatih
Editor Bolanet | 17 Juli 2018 09:40
- Thierry Henry Sudah memutuskan untuk meninggalkan pekerjaannya sebagai analis sepak bola di salah satu stasiun televisi internasional dan mengalihkan fokusnya untuk belajar jadi pelatih. Dia menilai sudah saatnya mengejar mimpinya menjadi pelatih.
Henry memang dikenal sebagai pembawa acara sekaligus komentator Sky Sports dalam empat tahun terakhir. Dia dianggap sebagai sosok yang pantas memberikan komentar berdasarkan pengalamannya selama bermain dahulu.
Selain itu, Henry juga belajar menjadi asisten Roberto Martinez di tim nasional Belgia. Terbukti, Belgia mampu mencapai posisi ketiga Piala Dunia 2018 Rusia, sejarah baru mereka. (bola/dre)
1 dari 2 halaman
Ambisi

Henry baru saja mendapat lisensi UEFA Pro melalui asosiasi sepak bola Wales tahun lalu. Dia pun berniat memaksimalkan pengetahuannya itu untuk mengejar mimpinya sejak dulu.
Selama empat tahun terakhir saya sudah mendapatkan pengalaman melatih luar biasa di dunia sepak bola, kata Henry.
Pengalaman ini hanya membuat saya lebih bertekad untuk mewujudkan ambisi jangka panjang saya dengan menjadi pelatih sepak bola.
2 dari 2 halaman
Meninggalkan Sky Sports

Henry mengaku tidak mudah membuat keputusan ini. Namun pada akhirnya dia hanya ingin mencari solusi yang terbaik bagi semua pihak, dan meninggalkan Sky Sports adalah keputusan yang tepat.
Dengan berat hati, maka dari itu saya memutuskan bahwa saya harus meninggalkan Sky Sports untuk memberi saya kesempatan menghabiskan waktu lebih banyak di lapangan dan berkonsentrasi dalam perjalanan saya mencapai tujuan itu.
Saya ingin berterima kasih pada semua orang di Sky yang membuat saya merasa diterima dengan baik dan merasa nyaman sepanjang waktu saya bersama mereka, sambungnya.
Dan saya mengharapkan yang terbaik untuk mereka semua di masa depan. Kenangan yang luar biasa. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kesalahan Real Madrid saat Disingkirkan Bayern
Liga Champions 16 April 2026, 16:22
-
Thierry Henry Sebut Kartu Merah Pau Cubarsi Tidak Tepat
Liga Champions 9 April 2026, 19:18
LATEST UPDATE
-
Memahami Perubahan Sikap Real Madrid dalam Saga Kontrak Vinicius Junior
Liga Spanyol 6 Agustus 2026, 15:48
-
Lini Tengah Arsenal Belum Stabil, tapi Kekalahan Bukan Alasan untuk Panik
Liga Inggris 6 Agustus 2026, 15:03
-
Marcus Rashford Bisa Berjumpa Lagi dengan Ruben Amorim, Begini Ceritanya
Liga Inggris 6 Agustus 2026, 14:19
-
Jose Mourinho Turun Tangan Langsung dalam Nego Kontrak Vinicius di Real Madrid
Liga Spanyol 6 Agustus 2026, 13:45
-
Singapura Tanpa Gelandang Andalan Saat Hadapi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Tim Nasional 6 Agustus 2026, 13:32
-
Luka Modric Berharap Rafael Leao Bertahan di AC Milan
Liga Italia 6 Agustus 2026, 13:00
-
Cahya Supriadi Dinilai Layak Jadi Kiper Utama Timnas Indonesia, Ini Alasannya
Tim Nasional 6 Agustus 2026, 12:23
-
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026, Ini Syaratnya
Tim Nasional 6 Agustus 2026, 12:17
-
Timnas Indonesia Wajib Menang, Ini Rekor Garuda Saat Bertandang ke Singapura
Tim Nasional 6 Agustus 2026, 12:12
-
Bernardo Tavares Hormati Persib, Persebaya Tetap Percaya Diri Tatap Final
Bola Indonesia 6 Agustus 2026, 11:40
-
Igor Tolic Belum Tentukan Starter Persib untuk Final Kontra Persebaya
Bola Indonesia 6 Agustus 2026, 11:20
-
Xabi Alonso Bahagia Lihat Mykhailo Mudryk Kembali Bermain
Liga Inggris 6 Agustus 2026, 11:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16






