Inovasi Taktik Erik ten Hag di Manchester United: Bruno Fernandes jadi Deep Lying Playmaker
Asad Arifin | 10 April 2023 13:50
Bola.net - Erik ten Hag membuat inovasi taktik pada dua laga terakhir Manchester United. Sang manajer memberikan peran baru untuk Bruno Fernandes, dari playmaker menjadi deep lying playmaker.
United meraih hasil positif pada dua laga terakhir. Akhir pekan lalu, pada duel pekan ke-30 Premier League, Setan Merah meraih kemenangan dengan skor 2-0 atas Everton. Sebelumnya, United menang 1-0 atas Newcastle.
Di balik hasil positif itu, ada inovasi taktik yang dilakukan Erik ten Hag. Pria asal Belanda itu mengubah komposisi di lini tengah, baik secara personel maupun pembagian peran.
Perubahan paling mencolok adalah dengan memainkan Bruno Fernandes untuk peran yang lebih dalam atau deep. Lalu, bagaimana cara kerja Bruno Fernandes pada peran baru tersebut? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Bruno Fernandes Memainkan Peran Andrea Pirlo
Lazimnya, Bruno Fernandes bermain sebagai playmaker atau Nomor 10. Namun, apa yang ditampilkan pemain asal Portugal itu pada dua laga terakhir United berbeda. Bruno bermain cukup dalam, cenderung lebih dekat dengan bek tengah daripada penyerang.
Merujuk pada ulasan yang dibuat RuangTaktik, Erik ten Hag memberikan peran deep lying playmaker untuk Bruno Fernandes pada dua laga terakhir. Istilah deep lying playmaker tentu sangat identik dengan sosok Andrea Pirlo saat masih bermain.
"Bruno memainkan bola dengan brilian, mendikte, membuat ritme permainan dari belakang, memenuhi lini tengah, dan pemain sayap kami bermain dengan sangat baik," ucap Erik ten Hag dikutip dari GOAL.
Cara Kerja Bruno Fernandes

Sejatinya, memainkan Bruno Fernandes sebagai deep lying playmaker bukan opsi utama. Namun, kondisi membuat Ten Hag harus melakukan inovasi. Cederanya Christian Eriksen dan absennya Casemiro membuat Ten Hag harus memutar otaknya.
Kedua pemain punya distribusi bola yang brilian. Casemiro bisa memulai serangan dan langsung mengirim bola ke penyerang. Sedangkan, Eriksen punya kemampuan untuk mengatur ritme permainan.
Fred, McTominay, dan Sabitzer tak punya kemampuan seperti mereka. Pada akhirnya, Bruno Fernandes yang mendapat peran itu. Bruno akan terlibat dalam build-up dan menentukan apakah United akan bermain cepat lewat umpan langsung ke depan atau lebih sabar dengan melebar.
Bruno Fernandes, Si Serba Bisa

Pada musim 2022/2023, Bruno Fernandes menjadi salah satu anak emas Erik ten Hag. Bruno hampir selalu masuk starting XI dan ini tentu tak lepas dari keserbagunaan Bruno di atas lapangan untuk memainkan banyak peran.
Ten Hag pernah memainkan Bruno sebagai winger kanan, gelandang kanan, gelandang kiri, gelandang tengah, hingga gelandang bertahan (deep lying playmaker), dan tentu saja playmaker.
Sumber: GOAL, RuangTaktik, United in Focus
Klasemen Premier League 2022/2023
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
4 Raja Assist Premier League Sepanjang Masa, Ada Dua Nama Legenda Manchester United!
Jadwal Man City vs Jadwal Arsenal: Siapa Lebih Unggul untuk Trofi Liga Inggris?
27 April 2023, Hari Arsenal Turun Takhta dari Puncak Klasemen Liga Inggris?
Robertson Disikut Wasit di Laga Liverpool vs Arsenal, Klopp: Saya Nggak Lihat
Declan Rice Bakal Berkembang di Tangan Mikel Arteta
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












