James Milner Ikut-ikutan Menolak Kehadiran VAR
Yaumil Azis | 29 Oktober 2019 06:47
Bola.net - Meski mulai diterapkan di banyak kompetisi, namun kehadiran Video Assistant Referee (VAR) tetap mendapatkan gelombang penolakan. Kali ini penolakan itu datang dari salah satu pemain Liverpool, James Milner.
Mayoritas dari orang-orang yang tidak menyukainya berkata bahwa VAR telah merusak atmosfir permainan. Hal ini disebabkan oleh adanya jeda karena wasit membutuhkan waktu untuk meninjau ulang kejadian.
Selain itu, meskipun VAR ada, namun semua keputusan tetap ada di tangan wasit yang memimpin pertandingan. Sehingga teknologi itu tidak menjamin penuh permainan akan berjalan adil seperti yang diharapkan banyak orang.
Salah satu contohnya terjadi di laga Liga Champions antara Chelsea melawan Ajax pekan lalu. VAR disebut salah menilai posisi pemain Ajax yang dianggap telah terjebak perangkap offside padahal masih berada dalam zona yang benar kala diberi umpan.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Milner Tak Suka VAR
VAR sendiri baru diterapkan di Premier League pada musim ini. Penolakan sudah muncul pada awal-awal kompetisi dimulai, di mana Josep Guardiola merasa bahwa klubnya, Manchester City, dirugikan oleh keberadaan VAR saat bertemu Bournemouth.
Kali ini kritikan datang dari salah satu pemain Liverpool, James Milner. Ia secara terang-terangan menyatakan ketidaksenangannya terhadap VAR karena merasa bahwa teknologi tersebut telah merusak atmosfer sepak bola.
"Saya bukan penggemarnya sama sekali," ujar Milner kepada the Guardian. "Mungkin ada sedikit bagian yang kuno dari saya, tapi saya berpikir bahwa masih terlalu banyak perdebatan di sekeliling VAR," sambungnya.
VAR Merusak Atmosfir Pertandingan
Milner kemudian membandingkan VAR dengan alat pembantu wasit lainnya, yakni teknologi garis gawang. Menurutnya. teknologi garis gawang lebih jelas dalam menentukan mana yang benar dan salah.
"Teknologi garis gawang itu luar biasa - keputusannya instan. Hitam dan putih. Namun sangat sulit unutk menggunakan VAR saat anda masih bisa beropini dalam keputusan dan atmosfirnya telah dirusak," lanjutnya.
"Anda mencetak gol, ada ledakan kemeriahan lalu semuanya berakhir karena VAR. Anda menunggu, apakah itu adalah sebuah gol?" tambah pria berumur 33 tahun itu.
VAR Ada Gunanya, Tapi...
Milner sendiri sempat diuntungkan oleh VAR saat Liverpool bertemu dengan Leicester City di ajang Premier League beberapa pekan lalu. "Itu adalah pengalaman baru karena mereka masih berdebat apakah itu adalah sebuah penalti atau bukan."
"Saya pikir VAR ada gunanya - bila kami bisa mengembangkannya. Tapi sepak bola adalah permainan dengan kesalahan manusia di lapangan."
"Mereka [wasit] memiliki tugas yang sangat berat dan saya ingin hidup mereka menjadi lebih mudah, namun tidak dengan mengganggu jalan permainan," tandasnya.
(Goal International)
Baca Juga:
Untuk Fans Liverpool yang Sedang Gelisah, James Milner Punya Pesan
Statistik Liverpool vs Tottenham: Dua Tahun Anfield Tak Terkalahkan oleh 'Big Six'
Rasa Puas dan Kecewa Henderson Bercampur Jadi Satu Usai Lawan Tottenham
Pujian Lord Lovren Untuk Henderson dan Mane
Usai Hajar Tottenham, Lord Lovren Sebut Liverpool Kini Makin Pintar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
LATEST UPDATE
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












