Jose Mourinho yang Sekarang Sudah Tidak Dikenali
Richard Andreas | 10 Maret 2020 09:40
Bola.net - Jose Mourinho dipandang sebagai sosok yang berbeda sejak menangani Tottenham Hotspur pertengahan musim 2019/20 ini. Mourinho tidak lagi dikenali, gaya sepak bolanya berlawanan dengan identitas Mou yang membuatnya tersohor sebagai pelatih top.
Tottenham jelas kesulitan beberapa bulan terakhir, cedera Harry Kane jadi masalah besar. Mourinho terpaksa mencari alternatif lain yang bisa digunakan untuk menjaga performa timnya, sejauh ini masih gagal.
Yang aneh, Mourinho tidak lagi meminta timnya menerapkan taktik defensif yang seharusnya jadi senjata andalannya. Analis Sky Sports, Paul Merson, meyakini bahwa Mou yang sekarang benar-benar berbeda dengan yang dahulu, masalahnya berbeda tidak selalu lebih baik.
Apa maksudnya? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Seperti Bukan Mourinho
Menurut Merson, taktik dan manajemen Tottenham beberapa bulan terakhir tidak sebaik yang seharusnya diharapkan dari seorang Mourinho, pelatih dengan koleksi trofi luar biasa. Mulai dari taktik, gaya bermain, sampai pengelolaan skuad, Mourinho benar-benar tidak seperti biasanya.
"Sepertinya ini bukan Jose Mourinho. Mereka seharusnya mendatangkan pengganti untuk mengatasi cedera Harry Kane, sekarang mereka kesulitan, dan itu tidak sepenuhnya salah Jose," buka Merson kepada Sky Sports.
"Saya sudah mengikuti dia sepanjang kariernya dan saya sudah pernah melihat dia mengelola tim yang lebih buruk dari ini, tapi masih mampu bertahan dengan baik dan tidak kebobolan."
"Yang saya lihat sekarang tidak seperti Mourinho. Mereka terlalu sering membiarkan pertandingan terbuka," imbuhnya.
Kembali Seperti Dahulu
Merson tidak benar-benar tahu, tapi mungkin Mourinho mencoba mengubah pandangan orang tentang gaya bermain negatif yang selalu jadi ciri khas timnya. Dia pernah dikritik keras saat memaksa Manchester United bermain defensif.
Mourinho mungkin mencoba hal baru pada Spurs sekarang, tapi Merson tidak sepakat. Dia tahu Mourinho bisa dengan mudah meningkatkan level permainan Spurs demi kemenangan, bukan demi permainan indah.
"Dia harus kembali menerapkan hal yang benar-benar dia kenal. Dia adalah pelatih bagus yang bisa membuat pemain tampil tangguh di posisi yang seharusnya dan sulit dikalahkan. Saat ini, saya tidak melihat itu di Tottenham," imbuh Merson.
"Permainan mereka terlalu terbuka, terlalu mengalir, ini tidak seperti Mourinho. Saya tidak tahu apa yang salah. Saya tahu betul dia bisa dengan mudah meningkatkan pertahanan tim ini supaya tidak mudah kebobolan, dan jika harus kebobolan tidak akan lebih dari satu," tutupnya
Sumber: Sky Sports
Baca ini juga ya!
- Raheem Sterling Tak Berkutik Hadapi Wan-Bissaka, Guardiola Diminta Cari Solusi
- Manchester United Mantap Melepas Jesse Lingard, Siapa Berminat?
- Mino Raiola: FIFA Itu Diktator Komunis
- Liverpool Bisa Juara Premier League Tanpa Bermain, Begini Skenarionya
- Durian Runtuh, Liverpool Bisa Dapat Rp396 Miliar Andai Lazio Jual Luis Alberto
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





