Karier Coutinho: Tumbuh di Liverpool, Tenggelam di Barcelona, Bangkit di Aston Villa?
Richard Andreas | 7 Januari 2022 22:30
Bola.net - Philippe Coutinho akhirnya mengambil upaya terakhir untuk menyelamatkan kariernya. Dia dipastikan bakal bergabung dengan Aston Villa pada Januari 2022 ini.
Tahun 2018, ketika Coutinho meninggalkan Liverpool untuk Barcelona, dia menegaskan bahwa langkah transfer itu adalah mimpi yang terwujud. Namun, empat tahun sudah Coutinho mencoba berkarier di Barca, yang ada hanyalah mimpi buruk.
Saat itu Coutinho memang mencuri perhatian banyak klub top Eropa. Dia bermain luar biasa bersama Liverpool, dianggap sebagai jenderal lini tengah dan nyawa permainan The Reds.
Oleh sebab itu, wajar Barca mencoba merekrutnya untuk mengisi posisi yang baru ditinggalkan Neymar. Barca bahkan harus membayar mahal untuk mendapatkan Coutinho.
Sayangnya, karier Coutinho justru merosot drastis di Barcelona. Sekarang dia mencoba memperbaikinya di Aston Villa, bisakah?
Sentuhan magis di Merseyside

Tidak bisa dimungkiri, kepergian Coutinho dari Liverpool pada tahun 2018 lalu meninggalkan rasa kecewa yang mendalam. Fans The Reds merasa dikhianati.
Betapa tidak, Coutinho saat itu dielu-elukan sebagai superstar tim. Dia adalah pemain paling kreatif dan paling penting untuk tim Liverpool pada saat itu.
Coutinho pergi dengan kontribusi terakhir 12 gol dan 8 assists dalam 20 penampilan di musim 2017/18. Angka itu sudah sangat bagus untuk ukuran gelandang.
Gerakan khas Coutinho juga selalu diingat di Liverpool. Dia biasa menyisir sisi kiri, menusuk ke dalam mengecoh lawan, lalu melepas tembakan melengkung ke tiang jauh.
Gagal total di Barca

Coutinho tiba di Barca ketika dunia masih dikejutkan dengan transfer fantastis Neymar ke PSG. Akibatnya, Coutinho langsung menghadapi tekanan besar untuk menggantikan peran Neymar dalam tim.
Tekanan Coutinho semakin besar karena dia juga dianggap sebagai penerus Andres Iniesta. Masalahnya, gaya main Coutinho sebenarnya tidak benar-benar cocok untuk menggantikan Neymar atau Iniesta.
Coutinho tidak benar-benar punya ruang dalam tim Barca. Posisi favoritnya sudah diisi oleh superstar tim, Lionel Messi. Oleh sebab itu, setiap kali Coutinho bermain rasanya dia justru merusak ritme tim.
Pembelian Coutinho mulai tampak mengecewakan. Fans mulai menyerangnya dan Coutinho tidak bisa menghadapi tekanan itu.
Dipinjamkan ke Bayern

Barca tahu betul Coutinho kesulitan menghadapi tekanan besar. Oleh sebab itu, mereka mencoba mengambil solusi mudah dengan meminjamkan Coutinho ke Bayern Munchen.
Harapannya, Coutinho bisa menemukan lagi sentuhan terbaiknya di Jerman, lalu Bayern akan mengubah statusnya jadi pemain permanen. Saat itu Coutinho sudah dianggap sebagai pembelian gagal Barca.
Namun, faktanya Coutinho tidak banyak bermain di Bayern. Dia dikembalikan ke Barcelona karena dianggap tidak cukup bagus bermain untuk Bayern.
Coutinho kembali ketika klub sedang kacau-balau karena ulah Josep Maria Bartomeu dan manejemen Ronald Koeman. Dia dijanjikan menit bermain, tapi faktanya tidak demikian.
Bangkit di Villa?

Kini, kesempatan Coutinho di Barca tampaknya sudah habis. Xavi tidak mau mengambil risiko mempertahankan pemain yang sudah terbukti gagal.
Coutinho dipinjamkan ke Villa dengan opsi pembelian permanen. Transfer ini diyakini tepat, level Villa sekarang pas untuk Coutinho yang sedang kesulitan.
Dia tidak akan menghadapi tekanan yang terlalu besar dan seharusnya bakal mendapatkan kesempatan bermain reguler. Pertanyaannya, apakah Coutinho bisa mengimbangi kecepatan dan intensitas Premier League?
Sumber: BBC, Sport, Bola
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
Barcelona Segera Ikat Andreas Christensen dengan Perjanjian Pra Kontrak
Awas AC Milan, Barcelona Masih Kepincut Renato Sanches
Resmi! Philippe Coutinho Comeback ke EPL Bersama Aston Villa
Target Braithwaite di Tahun 2022: Cetak Hat-trick bagi Barcelona
Jadwal Siaran Langsung La Liga atau Liga Spanyol di Televisi Pekan Ini, 8-11 Januari 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
LATEST UPDATE
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

