Keputusan Aneh Manchester United: Bikin Romelu Lukaku Frustrasi dan Menjualnya
Asad Arifin | 17 November 2020 08:23
Bola.net - Pandit sepak bola Inggris, Troy Deeney, masih merasa aneh dengan keputusan Manchester United pada awal musim 2018/2019 lalu. Saat itu, Setan Merah melepas Romelu Lukaku ke Inter Milan.
Romelu Lukaku menjadi pemain United selama dua musim, setelah dibeli dari Everton pada 2017. Pada era Jose Mourinho, pemain asal Belgia itu menjadi tumpuan di lini depan.
Akan tetapi, segalanya berubah saat Ole Gunnar Solskjaer datang sebagai pengganti Mourinho. Pelan tapi pasti, Lukaku kehilangan tempat di tim utama. Lukaku pun pindah ke Inter dengan harga 74 juta pounds.
Sebelum resmi menjadi milik Inter Milan, Lukaku sempat dekat dengan Juventus. Akan tetapi, pada tahap akhir negosiasi, pihak klub tidak mendapat kesepakatan. Lukaku pun urung pindah ke Juventus.
Bikin Lukaku Frustrasi
Catatan Romelu Lukaku di United tidak buruk. Selama dua musim, mantan pemain Chelsea itu mampu mencetak 42 gol dari 96 laga di semua kompetisi. Namun, Solskjaer memilih melepas pemain dengan catatan apik itu.
"Lukaku sangat bagus, dan saya selalu berpikir itu aneh ketika United melepasnya," buka Troy Deeney dikutip dari talkSPORT.
"Mereka menginginkan pemain yang lengkap karena rekor golnya tidak seburuk itu, jujur saja. Tapi saya mengerti mengapa orang-orang menjadi sedikit frustrasi ketika dia masih di United," sambung penyerang Watford.
Musim terakhir Lukaku di United memang tidak berjalan mulus. Sebab, Solskjaer sempat memainkan Lukaku sebagai winger kanan. Sebuah posisi yang tidak lazim bagi Lukaku. Dia bermain sebagai penyerang tengah sejak level junior.
Bersinar di Italia
Romelu Lukaku kemudian menikmati momen-momen indah bersama Inter Milan. Walau belum ada gelar juara yang diraih, Lukaku membawa Inter ke final Liga Europa. Gol demi gol pun lahir dari aksi sang bomber.
"Ketika Lukaku pergi ke Italia, Anda dapat melihat sisi taktisnya dan pelatihnya telah benar-benar meningkatkan permainannya. Dia punya poin untuk dibuktikan," kata Troy Deeney.
"Lukaku telah menjadi manusia super sejak dia berusia 16 tahun; semua orang berkata 'lihat bakatnya'. Pada permainan Anda dapat melihat seberapa kuat dia, permainan link-up juga bagus," tutup Troy Deeney.
Sumber: talkSPORT
Baca Ini Juga:
Juventus Merekrut Kembali Paul Pogba, Seberapa Besar Kemungkinannya?
Paul Pogba Diminta Berhati-hati Saat Berbicara Soal Manchester United
Ternyata False Alarm, Alex Telles Sudah Negatif Covid-19
Sebut Kyle Walker Idiot, Manchester City Anggap Legenda MU Ini Sudah Kelewatan
Kisah Paul Scholes, Legenda Manchester United yang Hampir Membelot ke Everton
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
LATEST UPDATE
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






