Ketika Gary Neville Berkomentar Bijak untuk Solskjaer dan Lampard
Asad Arifin | 5 September 2019 13:20
Bola.net - Sebagai seorang pandit, sosok Gary Neville punya karakter yang khas. Dia adalah pandit yang acap kali memberikan komentar pedas. Dia tak pernah ragu mengkritik pemain, pelatih atau tim.
Komentar-komentar pedas yang keluar dari mulut mantan kapten Manchester United tidak jarang membuat gaduh. Kasus terbaru adalah kritik keras Neville kepada bomber Inter Milan, Romelu Lukaku.
"Saya lega dia telah pergi. Saya takkan senang sampai semua dari mereka yang berpikir lebih baik dan lebih besar dari klub, serta sudah tak ingin berada di sini, pergi!" tulis Neville, seperti yang dikutip dari Goal International.
Atau komentarnya kepada Alexis Sanchez. "Dia ulet, tapi merupakan sebuah bencana. Dia benar-benar menjadi bencana," tutur Neville.
Namun, tidak semua komentar Gary Neville berisi cercaan. Ada juga komentar yang bijak. Salah satunya ditujukan kepada Ole Gunnar Solskjaer dan Frank Lampard. Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Lampard dan Solskjaer Masih Butuh Waktu
Menurut Gary Neville, publik tak boleh begitu saja menghakimi Ole Gunnar Solskjaer atas hasil kurang bagus Manchester United. Begitu juga dengan raihan Frank Lampard di Chelsea.
Neville meminta kedua manajer diberi waktu yang lebih lama agar bisa membuktikan kualitasnya. Sebab, Neville melihat keduanya sedang memulai sebuah proyek baru dan akan sulit dikerjakan dalam waktu singkat.
"Seperti Ole Gunnar Solskjaer di Manchester United, saya pikir hal yang sama untuk Frank Lampard di Chelsea," buka Neville dikutip dari Sky Sports.
"Kami melihat Lampard mencoba mengubah apa yang telah menjadi mesin selama 15 tahun terakhir di Chelsea. Tim ini kurang pengalaman, lebih banyak pemain muda dan bakal ada lebih banyak kesalahan dan hasil buru," kata Neville.
Sejauh ini, Chelsea baru meraih satu kemenangan dari empat laga di Premier League. The Blues berada di posisi ke-11 klasemen sementara musim 2019/2020.
Bekerja denga Para Pemain Muda
Menurut Gary Neville, Solskjaer dan Lampard kini sedang bekerja untuk masa depan klub. Mereka sedang mengubah budaya klub. Mereka berada dalam situasi transisi dengan banyak pemain muda di skuad.
"Jika Anda mencoba melakukan apa yang mereka lakukan di Old Trafford dan Stamford Bridge, dengan membawa pemain-pemain tipe akademi, Anda harus memberi mereka waktu."
"Itu pertanyaan besar bagi Chelsea, dan Manchester United. Mereka akan membutuhkan kepemimpinan yang kuat, mereka harus menghadapi tekanan, terutama di media sosial, dan untuk tetap yakin," tegas Neville.
Solskjaer dan Lampard memang banyak mempromosikan pemain muda dari akademi. Di United, Solskjaer memberi porsi lebih pada Marcus Rashford. Sementara, di Chelsea, Lampard memberi keleluasaan pada Mason Mount.
Sumber: Sky Sports
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




