Kontroversi Arsenal, Premier League Terlalu Mudah Tunda Pertandingan?
Richard Andreas | 19 Januari 2022 06:20
Bola.net - Keputusan Premier League menunda pertandingan Tottenham vs Arsenal akhir pekan lalu menuai reaksi negatif. Pihak liga dinilai terlalu mudah mengabulkan permintaan penundaan pertandingan.
Duel Tottenham vs Arsenal seharusnya dimainkan pada 16 Januari 2022 lalu. Namun, beberapa hari sebelum pertandingan, Arsenal melayangkan permintaan resmi untuk menunda pertandingan.
Pihak The Gunners beralasan bahwa tim mereka tidak siap bermain. Ada beberapa pemain yang terkena Covid-19, lalu ada yang cedera, akumulasi kartu, dan harus membela timnas di kompetisi lain (AFCON).
Tidak banyak pemain Arsenal yang terkena Covid-19, lebih banyak yang absen karena akumulasi kartu dan laga internasional. Oleh sebab itu, keputusan Premier League justru jadi kontroversi.
Gelandang habis, tapi tidak perlu tunda
Penundaan pertandingan Tottenham vs Arsenal pekan lalu juga menarik perhatian analis Premier League, Paul Merson. Sebagai fans Arsenal, dia tahu Mikel Arteta kehilangan banyak pemain, tapi menurutnya laga tidak perlu sampai ditunda.
"Tepat setelah pertandingan Arsenal kontra Liverpool di leg pertama semifinal Carabao Cup, Mikel Arteta berkata bahwa dia harus memainkan Saka, Martinelli, dan Lokonga di lini tengah untuk laga kontra Tottenham," buka Merson di Sky Sports.
"Menurut saya itu bakal jadi masalah. Sebelumnya saya mengunggulkan Arsenal menang atas Tottenham, tapi itu sebelum cedera dan akumulasi Granit Xhaka, tidak setelahnya."
"Maksud saya, siapa yang akan bermain di lini tengah Arsenal? Namun, saya juga tidak percaya mereka memutuskan menunda pertandingan," imbuhnya.
Terlalu mudah tunda pertandingan?
Menurut Merson, Premier League terlalu mudah mengabulkan permintaan untuk menunda pertandingan. Setiap klub di liga memiliki tim akademi yang diisi pemain-pemain muda berbakat, seharusnya mereka bisa bermain.
"Saya bisa memahami jika penundaan itu diambil karena Covid, katakanlah jika ada kasus 10 pemain positif dan mereka harus melakukan isolasi mandiri," sambung Merson.
"Namun, jika hanya ada satu kasus Covid dan pertandingan ditunda karena ada tujuh pemain lain cedera? Ayolah, sekarang menunda pertandingan jadi terlalu mudah," tutupnya.
Sumber: Sky Sports
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
Berselisih Paham dengan Anthony Martial, Ralf Rangnick: Case Closed!
Liverpool Kini Terdepan dalam Perburuan Renato Sanches
Sanjungan Setinggi Langit Ralf Rangnick untuk Wonderkid MU Ini
Liverpool Coba Kejar Man City di Pucuk Klasemen EPL, Jota: Tak Akan Mudah
Kondisi Membaik, Cristiano Ronaldo dan Marcus Rashford Bisa Comeback Lawan Brentford
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34















