Kontroversi Eran Zahavi: Bomber Israel Edit Foto Paul Pogba dengan Bendera Palestina
Asad Arifin | 19 Mei 2021 13:05
Bola.net - Paul Pogba dan Amad Diallo membentangkan bendera Palestina usai laga Manchester United melawan Fulham. Foto Pogba dan Dialo kemudian diedit Eran Zahavi seolah sedang membawa bendera Israel.
Pogba dan Dialo membela United di laga melawan Fulham, Rabu (19/5/2021) dini hari WIB. Laga di Old Trafford itu berakhir dengan skor imbang 1-1.
Segera setelah peluit panjang pertandingan berbunyi, Pogba menghampiri tribun penonton untuk mengambil bendera Palestina dari seorang suporter Manchester United.
Tak lama berselang, Diallo mengikuti Pogba untuk bersama-sama membentangkan bendera tersebut dan menunjukkannya ke arah penonton di tribun Old Trafford.
Diedit Eran Zahavi

Foto Paul Pogba dan Amad Diallo dengan bendera Palestina kemudian menjadi sorotan di media sosial.
Rupanya, hal tersebut mendapat respon dari penyerang PSV Eindhoven yakni Eran Zahavi. Pemain asal Israel tersebut mengedit foto Pogba dan Amad Diallo. Bendera Palestina yang dibawa diedit menjadi bendera Israel.
Bukan hanya mengubah foto Pogba dan Diallo, bomber Timnas Israel itu juga memberikan sebuah pesan pada unggahan di media sosial. "Terima kasih teman-teman, kami menghargai dukungan Anda semua dari seluruh dunia," kata Eran Zahavi.
Eran Zahavi juga menambahkan logo bendera Israel pada unggahan di Instagram Story miliknya tersebut. Tak pelak aksi ini mengundang kontroversi tersendiri di kalangan fans.
Bukan yang Pertama
Eran Zahavi bukan pertama kali mengedit bendera Palestina yang dibawa pemain sepak bola ke lapangan. Sebelumnya, pemain 33 tahun juga melakukan aksi yang sama usai laga final Piala FA.
Seperti diketahui, dua pemain Leicester City yakni Hamza Choudhury dan Wesley Fofana, membawa bendera Palestina saat merayakan gelar juara Piala FA. Keduanya memberi pesan dukungan atas situasi sulit yang terjadi di Palestina.
Zahavi kemudian mengedit foto kedua pemain tersebut dengan mengganti bendera Palestina menjadi bendera Israel. Aksi itu sejatinya sudah menuai kontroversi dan membuat skuad PSV terbelah.
Skuad PSV Terbelah
Kini, ada dua kubu di skuad PSV terkait situasi panas yang terjadi antara Palestina dan Israel. Eran Zahavi secara terbuka membela negaranya dan melakukan aksinya lewat media sosial.
Di sisi lain, ada kubu pemain yang mendukung Palestina di skuad PSV. Adalah Mohamed Ihattaren, Jordan Teze, dan Pablo Rosario yang sempat melayangkan dukungan pada Palestina lewat media sosial miliknya.
Dikutip dari De Telegraaf, jajaran manajemen PSV tidak senang dengan situasi yang terjadi di skuad. Skuad racikan Roger Schmidt diminta untuk fokus pada performa di atas lapangan dan menyelesaikan musim 2020/2021 dengan baik.
Sumber: De Telegraaf
Baca Ini Juga:
Seru! Solskjaer Belum Pastikan Siapa Kiper MU di Final Liga Europa
Gara-Gara Fans, Solskjaer Sebut Permainan MU tak Maksimal
Gawat, Harry Maguire Mungkin Absen di Final Liga Europa
Kirim Dukungan, Paul Pogba dan Amad Diallo Kibarkan Bendera Palestina di Old Trafford
Gokil! Edinson Cavani Samai Rekor Fantastis Dua Legenda Manchester United
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












