Kunci Gacor Senne Lammens di Man United: Sukses Maksimalkan Aturan Baru Kiper di Premier League
Ari Prayoga | 10 Maret 2026 11:11
Bola.net - Kiper Manchester United, Senne Lammens, menjadi salah satu pemain yang paling memanfaatkan perubahan aturan terbaru di Premier League musim ini. Penjaga gawang asal Belgia tersebut bahkan disebut mampu mengoptimalkan regulasi baru soal durasi penguasaan bola oleh kiper.
Lammens didatangkan Manchester United dari Royal Antwerp pada bursa transfer musim panas dengan nilai transfer sekitar £18,2 juta. Sejak kedatangannya di Old Trafford, kiper berusia 23 tahun itu langsung menjelma sebagai pilihan utama di bawah mistar gawang.
Performa impresifnya membuat Lammens sukses mengambil alih posisi nomor satu yang sebelumnya ditempati Andre Onana.
Memanfaatkan Batas Waktu 8 Detik

Musim ini Premier League menerapkan aturan baru bagi penjaga gawang terkait durasi memegang bola. Jika sebelumnya kiper hanya diperbolehkan menguasai bola maksimal enam detik, namun jarang benar-benar ditegakkan, kini batas waktunya diperpanjang menjadi delapan detik.
Jika kiper melewati batas tersebut, wasit dapat memberikan tendangan sudut untuk tim lawan sebagai hukuman atas aksi membuang waktu.
Menariknya, Lammens justru mampu memanfaatkan aturan ini dengan sangat efektif. Statistik dari The Athletic menunjukkan bahwa ia memegang bola rata-rata 7,68 detik setiap kali menangkap atau menguasainya, hanya terpaut 0,32 detik dari batas maksimal.
Angka tersebut menjadi yang tertinggi di antara semua kiper di Premier League musim ini.
Paling Lama di Liga

Kiper Brighton, Bart Verbruggen, menjadi pemain yang paling mendekati catatan Lammens dengan rata-rata 6,52 detik. Sementara itu kiper timnas Inggris, Jordan Pickford, sedikit di bawahnya dengan selisih hanya 0,02 detik.
Pickford juga menjadi penjaga gawang terakhir dalam daftar yang rata-rata masih memegang bola lebih dari enam detik.
Di sisi lain, beberapa kiper justru terkenal lebih cepat mendistribusikan bola. Penjaga gawang Newcastle United, Nick Pope, tercatat sebagai yang paling cepat mengembalikan bola ke permainan dengan rata-rata hanya 3,33 detik.
Kiper Bournemouth Djordje Petrovic menyusul dengan 3,42 detik, sementara kiper Arsenal David Raya rata-rata melepaskan bola setelah 3,96 detik.
Memberi Stabilitas untuk Manchester United

Kehadiran Lammens memberikan ketenangan yang sebelumnya dirasa kurang di lini belakang Manchester United. Otoritasnya di kotak penalti serta kemampuannya mengontrol tempo permainan dinilai membantu meningkatkan stabilitas tim.
Sepanjang musim ini, Lammens telah mencatatkan lima clean sheet dari 23 penampilan liga. Kontribusinya membantu Manchester United naik ke posisi ketiga klasemen sementara dengan selisih gol +11.
Sebagai perbandingan, pada periode yang sama musim lalu, Setan Merah masih terpuruk di peringkat ke-13 dengan selisih gol -3.
Dipuji Michael Carrick

Performa konsisten Lammens juga mendapat pujian dari pelatih interim Manchester United, Michael Carrick. Bahkan beberapa pihak mulai membandingkannya dengan legenda klub, Edwin van der Sar.
Carrick mengakui ada kemiripan gaya bermain antara keduanya, meski ia enggan membuat perbandingan langsung.
Menurut Carrick, kualitas utama seorang kiper adalah kemampuan menghadirkan ketenangan di tengah tekanan pertandingan, sesuatu yang dinilai dimiliki oleh Lammens.
“Ia punya karakter yang kuat. Seorang penjaga gawang harus bisa dipercaya dan membawa ketenangan, bukan menambah kekacauan. Senne memiliki kualitas itu,” ujar Carrick.
Ia juga menilai kepribadian dan mentalitas Lammens menjadi faktor penting yang membuatnya cepat beradaptasi di klub sebesar Manchester United.
Dengan performa stabil serta kemampuannya memanfaatkan aturan permainan secara cerdas, Lammens kini dianggap sebagai salah satu rekrutan terbaik Manchester United musim ini.
Sumber: The Athletic
Klasemen Premier League 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Sementara Moto3 2026 Usai Grand Prix Spanyol di Jerez
Otomotif 26 April 2026, 16:54
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Torino vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 27 April 2026, 01:08
-
Hasil Torino vs Inter: Sempat Unggul Dua Gol, Nerazzurri Dipaksa Imbang 2-2
Liga Italia 27 April 2026, 01:05
-
Jadwal Final FA Cup 2026: Chelsea vs Man City, Duel Sarat Tekanan di Wembley
Liga Inggris 27 April 2026, 00:38
-
Live Streaming Milan vs Juventus
Liga Italia 27 April 2026, 00:00
-
Jadwal Final Piala FA 2025/2026: Man City vs Chelsea
Liga Inggris 26 April 2026, 23:19
-
Hasil Chelsea vs Leeds: The Blues ke Final, Tantang Man City!
Liga Inggris 26 April 2026, 23:04
-
Tempat Menonton Milan vs Juventus: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Italia 26 April 2026, 22:00
-
Diamnya Inter Milan yang Kini Terseret Skandal Wasit Serie A Gianluca Rocchi
Liga Italia 26 April 2026, 21:52
-
Hasil Lengkap Thomas Cup dan Uber Cup 2026
Bulu Tangkis 26 April 2026, 20:43
-
Otomotif 26 April 2026, 20:00

LATEST EDITORIAL
-
9 Pelatih Terbaik Chelsea Sejak 2000-an
Editorial 24 April 2026, 15:46
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46










