Liam Rosenior ke Chelsea: Minim Trofi, Minim Pengalaman, dan Apa yang Spesial Darinya?
Asad Arifin | 6 Januari 2026 20:32
Bola.net - Chelsea kembali membuat keputusan berani. Penunjukan Liam Rosenior sebagai manajer anyar langsung memantik perdebatan di kalangan suporter dan pengamat sepak bola Inggris.
Usia Rosenior baru 41 tahun. Rekam jejaknya di level elite masih terbatas dan ia belum pernah mempersembahkan satu pun trofi sepanjang karier kepelatihannya.
Sorotan itu datang di saat Chelsea berada dalam tekanan besar. Klub membutuhkan stabilitas, hasil instan, sekaligus arah jangka panjang yang jelas.
Namun, manajemen Stamford Bridge memilih untuk menantang narasi tersebut. Mereka yakin Rosenior adalah sosok yang tepat untuk fase pembangunan berikutnya.
Minim Trofi, Namun Lebih Matang dari Pendahulunya

Rosenior akan menghadapi sorotan atas anggapan kurangnya pengalamannya, tetapi Chelsea akan menunjukkan fakta bahwa ia memiliki lebih banyak pengalaman daripada Maresca ketika pelatih asal Italia itu diangkat pada tahun 2024.
Maresca datang ke Chelsea setelah memenangkan Championship, sementara Rosenior belum pernah mengangkat trofi sama sekali
Rosenior memimpin 153 pertandingan senior di Hull dan Strasbourg dibandingkan dengan 67 laga yang dimainkan Maresca. Pria asal Italia merupakan asisten Pep Guardiola selama musim kemenangan treble Man City pada 2022/23.
Perbandingan ini menjadi dasar pembelaan Chelsea. Bagi klub, jumlah pertandingan dan pengalaman langsung memimpin tim dianggap sama pentingnya dengan koleksi gelar.
Alasan Liam Rosenior Dianggap Spesial

Ada pula kekhawatiran soal momentum. Rosenior datang ke Chelsea setelah performa kurang meyakinkan, tanpa kemenangan dalam lima laga Ligue 1 terakhir dan kehilangan 13 poin dari posisi unggul.
Meski demikian, reputasinya tetap terjaga. Dukungan datang dari pemain. Ben Chilwell, eks pemain Chelsea, secara terbuka menyatakan keyakinannya dengan berkata: "Dialah alasan saya bergabung dengan klub ini."
Phil Jones, eks pemain MU yang kini jadi pandit, memberikan penilaian kuat. Usai menyaksikan sesi latihan dan pertandingan Rosenior di Strasbourg, Jones menuangkan penilaiannya yang positif.
"Saya sangat terkesan dengan cara dia berbicara dengan para pemain, pertemuan-pertemuan, cara dia melihat permainan. Dia bersemangat dan tidak takut untuk mengambil keputusan besar," katanya pada Football Focus.
"Mereka pergi ke PSG dan menerapkan man-to-man di seluruh lapangan dan mendapatkan hasil, imbang 3-3 di Parc des Princes," sambung Jones.
Sumber: BBC Sport
Klasemen Premier League 2025/2026
Baca Ini Juga:
Di Balik Penunjukan Liam Rosenior jadi Manajer Chelsea: Relasi yang Dibangun Sejak 15 Tahun Lalu
Rapor 6 Rekrutan Ruben Amorim di Manchester United: Ada yang Bersinar, Ada Pula yang Jadi Beban
Manchester United Pilih Pelatih Interim Sampai Akhir Musim?
Liam Rosenior Boyong 3 Staf dari Strasbourg ke Chelsea, Debut Resmi di Piala FA
Chelsea Era Baru: Membongkar Apa yang Bisa Diberikan Liam Rosenior untuk The Blues
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kecil Kemungkinan Sandro Tonali Gabung Manchester United
Liga Inggris 29 Mei 2026, 21:28
-
Kode Rafael Leao Mau Gabung Manchester United?
Liga Inggris 29 Mei 2026, 21:19
-
Siap Hedon! MU Punya Rp7,1 Triliun untuk Belanja Pemain Baru
Liga Inggris 29 Mei 2026, 20:57
LATEST UPDATE
-
Man of the Match PSG vs Arsenal: Vitinha
Liga Champions 31 Mei 2026, 02:27
-
Selamat, PSG Juara Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 31 Mei 2026, 02:14
-
Gol Spesial Kai Havertz di Final Liga Champions
Liga Champions 31 Mei 2026, 00:35
-
Kenapa Ada Water Break di Final Liga Champions PSG vs Arsenal?
Liga Champions 31 Mei 2026, 00:02
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam PSG dan Arsenal, Ada Mikel Arteta
Editorial 29 Mei 2026, 14:23
-
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Musim Panas Ini
Editorial 28 Mei 2026, 14:04











