Liverpool Akan Selalu Jadi Mimpi Buruk Pep Guardiola, Ini Alasannya
Richard Andreas | 11 November 2019 09:40
Bola.net - Josep Guardiola tidak akan pernah melupakan kekuatan Liverpool di musim 2019/20 ini. Sepanjang kariernya sebagai manajer, Guardiola akhirnya menderita awal musim terburuknya.
Minggu (10/11/2019) kemarin, Liverpool berhasil mengalahkan Manchester City 3-1 di Anfield. Tiga gol The Reds yang dicetak Fabinho, Mohamed Salah, dan Sadio Mane hanya bisa dibalas satu gol Bernardo Silva.
Artinya, sang juara bertahan merosot ke peringkat keempat klasemen sementara. Man City tertinggal 9 poin dari Liverpool dan memastikan Guardiola menorehkan rekor buruk dalam kariernya.
Mengapa demikian? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Awal Musim Terburuk
Dikutip dari Goal internasional, torehan 25 poin Man City di klasemen sementara ini merupakan koleksi poin paling sedikit yang pernah diraih Guardiola setelah 12 pertandingan sepanjang kariernya - mulai dari Barcelona sampai Man City.
Guardiola jelas meluapkan emosinya di sempadan lapangan, dia merasa ada sejumlah keputusan yang merugikan timnya. VAR di Premier League kembali bermasalah, ada beberapa insiden handball yang diabaikan.
Man City merasa seharusnya bisa mendapatkan penalti ketika bola menghantam tangan Trent Alexander-Arnold di kotak penalti. Wasit mengabaikannya, lalu Liverpool mencetak gol lewat aksi Fabinho hanya 22 detik kemudian.
Insiden VAR
VAR sempat mengecek insiden ini, tapi memutuskan bahwa handball itu tidak disengaja, sebab tangan Trent tidak berada di posisi yang aneh.
Usai pertandingan, Guardiola sempat memasuki lapangan untuk bersalaman langsung dengan wasit utama, Michael Oliver. Dia berterima kasih pada sang wasit, entah benar-benar atau bermaksud menyindir.
Bagaimanapun, Guardiola tetap memuji semangat juang timnya sampai akhir pertandingan. Dia bahkan merasa Man City sudah bermain cukup baik.
Sumber: Goal
Baca ini juga ya!
- 3 Hal yang Mungkin Anda Lewatkan dari Duel Liverpool vs Man City
- Hasil dan Klasemen Premier League 2019/2020: Liverpool tak Terbendung
- Kalah dari Liverpool, Masihkah Manchester City Bisa Juara Musim Ini?
- Liverpool vs Manchester City, Harusnya Tim Tamu Dapat Penalti?
- Skema Pertahanan Manchester City Dikritik Ahli Parkir Bus, Jose Mourinho
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Prediksi Susunan Pemain Newcastle vs Man City, Tim Tamu Tanpa Haalad
Liga Inggris 7 Maret 2026, 18:01
-
Krisis Memanas, Tottenham Bisa Jadi Favorit Kena Degradasi!
Liga Inggris 7 Maret 2026, 14:34
LATEST UPDATE
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20











