Liverpool Gagal Menyerang: Masalah Mereka Lebih Besar dari Sekadar Pertahanan
Gia Yuda Pradana | 30 Oktober 2025 13:27
Bola.net - Liverpool sedang berada di periode paling suram dalam beberapa tahun terakhir. Kekalahan 0-3 dari Crystal Palace membuat mereka tersingkir dari Carabao Cup, sekaligus menambah catatan buruk menjadi enam kekalahan dari tujuh pertandingan terakhir di semua kompetisi.
Hasil itu bukan sekadar kekalahan biasa. The Reds terlihat tanpa arah, seolah kehilangan jati diri yang selama ini dikenal agresif dan penuh energi. Arne Slot kini menghadapi pekerjaan berat, bukan hanya memperbaiki lini belakang yang keropos, melainkan juga membangunkan kembali ketajaman tim di lini depan.
Ironisnya, kebobolan tiga gol bukanlah masalah terbesar di malam itu. Justru tumpulnya serangan yang menjadi cermin utama keterpurukan Liverpool. Ini fakta yang mengkhawatirkan untuk klub yang sejak lama identik dengan sepak bola menyerang.
Satu Tembakan Tepat Sasaran, Satu Masalah Besar Liverpool

Selama bertahun-tahun, Liverpool dikenal sebagai tim yang tak kenal lelah menekan lawan. Akan tetapi, di bawah Slot, gairah menyerang itu seperti memudar. Ketika melawan Crystal Palace, Liverpool hanya mencatat satu tembakan tepat sasaran, dan itu pun datang dari Federico Chiesa pada menit ke-28.
Tembakan tersebut bahkan tidak benar-benar menguji Walter Benitez, kiper pelapis Palace yang hampir tak berkeringat sepanjang laga. Mereka tidak bisa mencetak gol tanpa menguji kiper lawan. Itu menggambarkan dengan tepat kondisi Liverpool saat ini — tajam dalam nama, tumpul dalam aksi.
Ketiadaan pemain kunci memang menjadi alasan yang bisa dimaklumi. Namun, performa menyerang yang sedingin malam di Anfield tetap meninggalkan kekhawatiran besar, apalagi mereka harus menghadapi Aston Villa pada laga berikutnya dengan moral dan efisiensi serangan yang sedang di titik nadir.
Chiesa, Cahaya di Tengah Kegelapan

Satu-satunya hal positif dari kekalahan ini adalah penampilan Federico Chiesa. Ditempatkan sebagai penyerang tengah, bukan di posisi sayap seperti biasanya, pemain asal Italia itu menjadi satu dari sedikit pemain yang benar-benar bekerja keras. Ia berlari, berjuang, dan mencoba menciptakan peluang dari ruang sempit yang tersedia.
Chiesa memang tidak mencetak gol, tetapi sikapnya di lapangan layak diapresiasi. Ia menunjukkan semangat yang seolah hilang dari rekan-rekannya. Ada momen di mana ia bisa saja mengoper bola atau menembak lebih cepat, tetapi yang jelas, ia meninggalkan semuanya di atas lapangan.
Penampilan ini bisa menjadi titik awal bagi Chiesa untuk mendapat kesempatan lebih sering di skuad utama. Ia sudah membuktikan layak diberi kepercayaan, bahkan di tengah kondisi tim yang sedang kehilangan arah. Dalam malam kelam di Anfield, Chiesa menjadi satu-satunya cahaya — kecil, tapi masih menyala.
Sumber: Rousing the Kop
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Juventus vs Udinese: Akhir Dahaga Bianconeri dan Awal dari Sesuatu yang Baru
Inter vs Fiorentina: Calhanogu Motor Kebangkitan, De Gea Berjuang Sendirian
Bagi Tim Seperti Inter Milan, Ini Adalah Sebuah Kewajiban dan Tanggung Jawab
Roma Bersama Gasperini Mengejar Puncak Klasemen Serie A
Pemain Muda Bersinar, Arsenal Kalahkan Brighton 2-0 di Carabao Cup
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Liverpool vs Fulham 12 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 16:34
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 11 September 2026, 10:56
-
Rapor Pemain Chelsea usai Comeback Fantastis Lawan Leeds: Palmer & Rogers Apotek Tutup!
Liga Inggris 10 September 2026, 10:30
-
Nyaris Kalah dari Leeds, Xabi Alonso Akui Salah Tentukan Starting XI Chelsea
Liga Inggris 10 September 2026, 08:40
-
Ini Instruksi Khusus Xabi Alonso Sehingga Chelsea Bisa Kalahkan Leeds United
Liga Inggris 10 September 2026, 08:21
LATEST UPDATE
-
Arsenal Susun Rencana untuk Bajak Bintang Como Ini
Liga Inggris 13 September 2026, 20:30
-
Link Streaming Levante vs Barcelona di La Liga, 13 September 2026
Liga Spanyol 13 September 2026, 20:01
-
Bawa Semangat Blaugrana di Setiap Transaksi, Intip Benefit Kartu Debit BRI FC Barcelona
Lain Lain 13 September 2026, 20:00
-
Chelsea Kejar Lagi Pemain Timnas Prancis ini di Januari 2027
Liga Inggris 13 September 2026, 20:00
-
Laga Debut Carlos Baleba di MU Fix Molor!
Liga Inggris 13 September 2026, 19:30
-
Andoni Iraola Minta Liverpool Datangkan Mantan Anak Asuhnya di Januari 2027
Liga Inggris 13 September 2026, 19:00
-
Granit Xhaka Ungkap Alasan di Balik Menolak Gabung Chelsea
Liga Inggris 13 September 2026, 18:30
-
Link Streaming Persebaya vs PSIM di BRI Super League, 13 September 2026
Bola Indonesia 13 September 2026, 18:00
-
Derby Manchester Bakal Jadi Titik Balik Bagi Manchester United!
Liga Inggris 13 September 2026, 18:00
-
Hasil BRI Suoer League Sore Ini: Persita dan PSM Raih Comeback Dramatis!
Bola Indonesia 13 September 2026, 17:30
-
Derby Manchester Malam Ini Diprediksi Berakhir Tanpa Pemenang
Liga Inggris 13 September 2026, 17:00
-
Jelang Derby Manchester, Bos City Puji Habis Michael Carrick
Liga Inggris 13 September 2026, 16:30
-
Manchester City Tim Bagus, Tapi MU Siap Menangkan Derby Manchester Perdana di 2026/2027
Liga Inggris 13 September 2026, 16:00
-
Menang di Derby Manchester Terakhir, Michael Carrick Menolak Besar Kepala
Liga Inggris 13 September 2026, 15:30
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

