
Bola.net - Inter Milan kembali tersenyum di San Siro. Setelah kekalahan menyakitkan dari Napoli akhir pekan lalu, tim asuhan Cristian Chivu menuntaskan amarahnya dengan kemenangan 3-0 atas Fiorentina dalam lanjutan Serie A. Hakan Calhanoglu membuka keunggulan lewat sepakan jarak jauh pada menit ke-66, disusul gol solo cantik Petar Sucic lima menit berselang, sebelum Calhanoglu menutup pesta lewat penalti.
Kemenangan ini bukan hanya mengembalikan kepercayaan diri, tetapi juga menjaga jarak tiga poin dengan Napoli di puncak klasemen. Inter kembali menunjukkan soliditas dan determinasi, dua hal yang sempat goyah di Naples. Namun, Chivu tak mau anak asuhnya terlena dengan hasil tersebut.
“Sebuah tim seperti Inter memiliki kewajiban dan tanggung jawab untuk mengatasi momen sulit demi terus membawa mimpi dan tujuan ke depan,” ujar pelatih asal Rumania itu ke Sky Sport seusai laga.
Chivu: Fokus, Kesabaran, dan Energi Kolektif

Dalam konferensi pers seusai pertandingan, Chivu menekankan pentingnya keseimbangan mental dan fisik. Menurutnya, kemenangan ini tidak datang dengan mudah. “Hari ini sama sekali tidak mudah. Fiorentina terorganisir dengan baik dan berusaha menyerang lewat serangan balik,” ujarnya.
Inter memang kesulitan menembus pertahanan rapat tim tamu di babak pertama. “Kami kesulitan di 20 meter terakhir, tapi kami tetap berusaha mencari ruang. Di babak kedua, kami lebih konkret dan determinan,” lanjut Chivu.
Gol Calhanoglu menjadi pembuka jalan bagi perubahan momentum. Setelah unggul, permainan Inter mengalir lebih lancar. “Kami punya kesabaran dan menjaga energi fisik serta mental di level tertinggi. Saat fase kedua permainan datang, kami menemukan kejelasan, ruang, dan determinasi,” jelasnya.
Chivu juga menyoroti keseimbangan skuadnya yang membuat para pemain muda bisa berkembang tanpa tekanan berlebih. “Benar untuk memberi penghargaan kepada pemain muda, tapi harus hati-hati dalam menempatkannya. Kami beruntung karena memiliki tim yang mendukung mereka, baik di pertandingan maupun di sesi latihan,” tambahnya.
Sucic dan Bisseck, Dua Permata yang Terasah

Salah satu momen paling emosional malam itu datang dari Petar Sucic. Gelandang muda asal Kroasia itu mencetak gol perdananya di San Siro dan tak kuasa menahan euforia. “Saya belum pernah tenang dalam selebrasi selama beberapa bulan ini,” ucap Chivu sambil tersenyum. “Saya senang untuknya, karena dia gelandang lengkap yang bisa bermain di banyak posisi. Dia punya kualitas dan mesin yang kuat, serta menempuh banyak area permainan.”
Bagi Chivu, Sucic bukan sekadar pemain muda potensial, tapi simbol dari semangat kolektif Inter. “Ketika dia mencapai kotak penalti, saya senang karena dia punya kemampuan teknis dan ketenangan seperti yang dia tunjukkan hari ini,” tuturnya.
Selain Sucic, Chivu juga memuji performa Yann Bisseck yang tampil solid di lini belakang. “Saya senang untuk Yann. Saya selalu berpikir dia bisa bermain sebagai bek tengah,” katanya. “Kami pernah mencoba itu di Belgia, dan hari ini dia mengulanginya melawan lawan seperti Kean yang bisa membuatmu kesulitan.”
Chivu mengaku masih memberi banyak arahan kepada bek mudanya itu. “Ketika dia datang minum air, saya bilang padanya untuk tidak melakukan intersepsi bola terbuka dan tidak tertangkap dalam serangan balik. Namun, keberanian untuk menjaga garis tinggi tetap penting,” jelasnya.
Sebagai mantan bek, Chivu tahu betul pentingnya keseimbangan antara agresivitas dan kehati-hatian. “Jika ragu, lebih baik mundur daripada mencoba intersepsi. Itu aturan saya, bahkan ketika saya masih bermain,” ujarnya menutup.
Inter Milan kembali menunjukkan karakternya sebagai tim besar. Kemenangan atas Fiorentina memang menenangkan, tetapi bagi Chivu, jalan menuju Scudetto masih panjang. Dengan kombinasi pengalaman dan darah muda seperti Sucic dan Bisseck, Inter kini tampak punya fondasi kuat untuk menghadapi tantangan berikutnya — dengan kepala tetap dingin dan kaki tetap berpijak di tanah.
Sumber: Sky Sport, Sempre Inter
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Roma Bersama Gasperini Mengejar Puncak Klasemen Serie A
- Pemain Muda Bersinar, Arsenal Kalahkan Brighton 2-0 di Carabao Cup
- Juventus Kehilangan Arah, Spalletti Bisa Jadi Kompas yang Mereka Butuhkan
- Sentuhan Taktik Ancelotti, Gol Tunggal Crespo, dan Malam Terakhir Parma Menang di Kandang Roma
- Saran Supaya Barcelona Kembali Tampil Solid dan Efisien di Semua Lini: Ganti Formasi
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 1 Mei 2026 07:00 -
Liga Italia 1 Mei 2026 06:00 -
Liga Italia 1 Mei 2026 05:00 -
Liga Inggris 1 Mei 2026 04:00 -
Liga Italia 1 Mei 2026 01:00
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 1 Mei 2026 07:00 -
Liga Eropa UEFA 1 Mei 2026 06:06 -
Liga Italia 1 Mei 2026 06:00 -
Liga Eropa UEFA 1 Mei 2026 05:29 -
Liga Italia 1 Mei 2026 05:00 -
Liga Inggris 1 Mei 2026 04:00
MOST VIEWED
- Skandal Wasit Serie A Memanas: Inter Milan Disebut-sebut, Ada Pemain Terlibat?
- Gelandang Flop Manchester United Ditawarkan ke Juventus
- AC Milan Bisa Pilih Tiga Pemain Manchester United dalam Potensi Transfer Rafael Leao
- Romantisme Paulo Dybala dan AS Roma di Ujung Jalan, La Joya Jalin Kesepakatan dengan Boca Juniors
HIGHLIGHT
- Liverpool Siap Ganti Arne Slot? 5 Kandidat Pelatih...
- Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi M...
- 5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola H...
- 5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi ...
- Cedera Jadi Mimpi Buruk! 6 Bintang Ini Terancam Ab...
- 8 Pemain yang Pernah Membela Sporting CP dan Arsen...
- 9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid da...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5571060/original/052587000_1777591303-Prabowo_Taklimat.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5571042/original/028163100_1777571796-WhatsApp_Image_2026-05-01_at_00.47.21.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5568719/original/043656400_1777369656-WhatsApp_Image_2026-04-28_at_16.43.34.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5568170/original/054622600_1777350836-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5571028/original/082442300_1777566246-1000434838.jpg)

