Manchester United Disebut Bisa Gaet Vinicius Junior Jika Michael Carrick Jadi Manajer Permanen

Aga Deta | 10 Februari 2026 22:38
Manchester United Disebut Bisa Gaet Vinicius Junior Jika Michael Carrick Jadi Manajer Permanen
Bintang Real Madrid, Vinicius Junior. (c) AP Photo/Jose Breton

Bola.net - Louis Saha menilai Manchester United memiliki peluang merekrut Vinicius Junior dari Real Madrid. Mantan striker MU itu menekankan pengaruh positif Michael Carrick di Old Trafford sebagai faktor utama.

Carrick kini memimpin tim sementara dan telah mengembalikan optimisme di tubuh klub. Red Devils menatap bursa transfer musim panas 2026 dengan rencana ambisius dan kemungkinan serangan besar ke Santiago Bernabeu.

Advertisement

Vinicius saat ini tampak lebih nyaman di Madrid dibandingkan masa sebelumnya di bawah Xabi Alonso. Pelatih sementara Alvaro Arbeloa kini memimpin tim utama Real Madrid setelah Alonso meninggalkan klub.

United juga memiliki manajer sementara yang menorehkan prestasi penting. Carrick telah membawa tim kembali ke jalur kualifikasi Liga Champions, yang bisa mempermudah mendatangkan pemain bintang dan memperkuat kas transfer.

1 dari 4 halaman

Bisakah MU Menggaet Vinicius Junior?

Bisakah MU Menggaet Vinicius Junior?

Pemain Real Madrid, Vinicius Junior, dalam laga Liga Champions melawan Liverpool di Anfield, Rabu, 5 November 2025. (c) AP Photo/Jon Super

Vinicius juga dikaitkan dengan kemungkinan pindah ke Saudi Pro League, tetapi peluang ke Premier League tetap terbuka. Louis Saha meyakini performa MU saat ini membuat klub bisa menarik nama besar ke Old Trafford.

Kombinasi tim yang kompetitif dan kesempatan bermain di Liga Champions membuat United menjadi tujuan menarik bagi pemain top. Vinicius bisa mendapat platform baru untuk bersinar di bawah arahan Carrick.

“Tidak ada yang terlalu besar ketika Manchester United bermain seperti sekarang. Mereka bisa menarik siapa pun yang besar,” kata Louis Saha.

“Vinicius jelas kandidat Ballon d’Or, seseorang yang ingin bersinar dan berada di posisi Liga Champions. Saya tahu itu karena dia ingin memenangkan trofi individu. Siapa tahu, itu bisa menjadi kombinasi sangat menarik - tim yang kita lihat setiap pekan dengan Carrick, bermain sepakbola yang menarik. Jadi ini bisa menjadi platform baru untuk pemain seperti Vinicius Jr,” tambahnya.

2 dari 4 halaman

Kesempatan Permanen untuk Carrick

Kesempatan Permanen untuk Carrick

Manajer interim Manchester United, Michael Carrick (c) AP Photo/Jon Super

Louis Saha menilai Michael Carrick layak mendapatkan kesempatan sebagai manajer permanen. Saha menekankan kerja keras dan kerendahan hati Carrick yang terlihat dalam performa tim saat ini.

Perubahan yang dibawa Carrick langsung terlihat pada cara tim bermain. Hasil positif bukan satu-satunya indikator, melainkan gaya permainan dan kinerja pemain yang meningkat.

“Saya ingin melihat Michael diberi kesempatan. Dia bekerja sangat baik. Dia orang yang sangat rajin tapi juga rendah hati. Hasilnya berjalan untuknya saat ini tapi bukan hanya hasilnya, cara tim bermain dan performa, kita semua bisa melihat perubahan secara langsung. Dia memberikan dampak terbesar sejak Sir Alex Ferguson,” kata Louis Saha.

“Dia memberikan jawaban atas pertanyaan tentang manajer berikutnya. Saya pikir mereka perlu mempertimbangkan Carrick dengan sangat serius. Kita tahu ekspektasinya sangat besar dan kadang klub memiliki tipe percakapan tertentu dan ingin melihat rencana jangka panjang.

"Apakah mereka melihat ini sebagai periode di mana semua berjalan baik untuk Carrick? Kita tidak tahu bagaimana dia bereaksi di bawah tekanan lebih besar. Jadi mungkin dia perlu diuji untuk dipertimbangkan posisi penuh. Saya tidak tahu,” tambah Saha.

3 dari 4 halaman

Memahami DNA Klub

Memahami DNA Klub

Pelatih Manchester United, Michael Carrick bersalaman dengan penyerang MU, Matheus Cunha usai laga melawan Manchester City, 17 Januari 2026. (c) AP Photo/Dave Thompson

Saha menyoroti pengalaman Carrick yang membuatnya memahami DNA Manchester United. Pengalaman Carrick sebagai pemain dan staf pelatih memberinya wawasan unik tentang tekanan dan ekspektasi klub.

Pemahaman tersebut membuat Carrick lebih siap menghadapi tantangan manajerial. Tidak seperti rookie, ia mengetahui bagaimana manajer sebelumnya bereaksi dan menangani situasi sulit.

“Yang saya lihat adalah dia memahami DNA klub, dia pernah berada di bawah tekanan, mungkin bukan sebagai manajer tapi sebagai pemain, dia mengerti bagaimana manajer sebelumnya bereaksi ketika dia bagian dari staf pelatih. Jadi dia mengerti. Dia bukan pemula. Jadi saya pikir dia pantas dengan posisinya,” ujar Saha.

“Tapi ketika nama seperti Ancelotti, Zidane masuk, itu menjadi permainan berbeda,” tambahnya.

Sumber: Goal

4 dari 4 halaman

Klasemen Premier League

LATEST UPDATE