Mason Mount Diklaim Sebagai Duplikasi Frank Lampard
Asad Arifin | 3 September 2019 10:03
Bola.net - Pemain Chelsea, Ross Barkley, merasa ada banyak kesamaan antara Mason Mount dengan Frank Lampard. Dia yakin pemain berusia 21 tahun itu akan meraih banyak sukses layaknya Lampard.
Mason Mount tampil bagus bersama Derby County pada musim 2018/2019 yang lalu. Performa apiknya, meski gagal membawa Derby promosi ke Premier League, membawanya ke skuad utama Chelsea pada musim 2019/2020 ini.
Meskipun baru, Mason Mount langsung menjadi pilihan utama di lini tengah Chelsea. Mount pun menjawab kepercayaan tersebut dengan tampil bagus. Dia menjadi andalan bagi The Blues.
Di balik karir Mount di Derby dan Chelsea, ada sosok Frank Lampard sebagai mentor. Bahkan, Mount kini acap kali disebut sebagai duplikasi Lampard. Benarkah begitu? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Mason Mount adalah Frank Lampard Baru
Mason Mount memang punya gaya dan karakter bermain yang mirip dengan Frank Lampard. Mereka adalah tipe gelandang yang mengandalkan power dan punya kecenderungan menyerang lebih besar dibanding bertahan.
Rekan satu tim Mount, Ross Barkley, tidak ragu lagi menyebutnya punya banyak kemiripan dengan Lampard. Mantan pemain Everton tersebut bahkan merasa jika Mount adalah pemain brilian di posisi gelandang.
"Cara dia masuk ke kotak penalti dan melepaskan tendangan jarak jauh, itu sangat mirip dengan Lampard," ucap Ross Barkley kepada London Eevening Standard.
"Mason Mount punya teknik yang sangat bagus, dia juga memiliki kemampuan untuk menyelesaikan peluang dengan sangat bagus. Mount adalah pemain yang brilian," sambung mantan pemain Everton tersebut.
Mason Mount memang cukup cekatan dalam mencetak gol. Pemain berusia 20 tahun tersebut telah mencetak dua gol di Premier League.
Waktunya Mason Mount Bersinar di Timnas Inggris
Setelah tampil bagus bersama Chelsea, Mason Mount kini masuk dalam skuad timnas Inggris. Dia akan menjadi bagian dari skuad Inggris untuk berlaga di babak Kualifikasi Euro 2020.
Barkley merasa bahwa Mason Mount sudah layak masuk dalam skuad timnas Inggris. Bukan hanya masuk ke skuad, tetapi dia juga pantas untuk dipilih manajer Gareth Southgate untuk menjadi pemain inti di timnas.
"Itu semua bergantung pada dirinya sendiri, tetapi saya percaya bahwa dia akan melakukannya dengan baik. Saya yakin 100 persen dia akan masuk dalam skuad," jelas pemain berusia 25 tahun.
Inggris akan menjalani dua laga Kualifikasi Euro 2020. Pada hari Sabtu (7/9/2019) mendatang, Inggris akan melawan Bulgaria. Setelah itu, Inggris akan bersua Kosovo pada Rabu (11/9/2019). Kedua laga akan digelar di Wembley.
Sumber: London Evening Standard
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
LATEST UPDATE
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











