Memori Rio Ferdinand: Malu Dihajar Lionel Messi, Ketika MU Dikuliahi Barcelona
Richard Andreas | 22 April 2020 10:00
Bola.net - Mantan bek Manchester United, Rio Ferdinand, membeberkan kekagumannya terhadap kapten Barcelona, Lionel Messi. Rasa kagum Ferdinand memuncak usai duel final Liga Champions 2011 di Wembley Stadium.
Pertandingan itu seharusnya jadi milik MU. Mereka bermain di Wembley, stadion yang akrab dengan tim-tim Inggris. Namun, yang terjadi justru sebaliknya.
Barca tampil begitu tangguh di babak kedua. Skor sempat berimbang 1-1 di babak pertama, tapi Barca punya Lionel Messi yang mengubah segalanya di babak kedua.
Apa kata Ferdinand tentang laga ini dan Messi? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Pelajaran dari Barca
Messi tampil luar biasa, seakan-akan menguliahi pemain MU tentang bagaimana bermain sepak bola yang baik. Padahal skuad MU diisi pemain-pemain senior yang kenyang pengalaman, tapi mereka takluk menyaksikan sepak bola indah yang diusung Barcelona dan Guardiola.
"Barcelona, mereka memberi kami pelajaran berharga di Wembley," kata Ferdinand dikutip dari Copa90 via Marca.
"Saya berdiri di sana, menyaksikan mereka mengangkat trofi. Saya, Giggsy, dan Scholesy berdiri bersama sambil tangan kami menutupi mulut dan berkata: 'saya merasa malu, kawan'."
"Dia [Messi] melakukan apa yang dia mau," imbuhnya.
Messi Pembunuh
Lebih lanjut, Ferdinand pun mencoba menjelaskan perbedaan Messi dengan pemain-pemain hebat lainnya. Messi pemain top yang bisa menyuguhkan permainan indah, dan dia bisa menyempurnakannya dengan gol-gol untuk membantu tim.
"Messi adalah pembunuh. Memang ada Ronaldinho yang luar biasa, penyihir yang bermain begitu bebas," lanjut Ferdinand.
"Namun, Messi bisa melakukan semua itu dan masih ditambah gol atau assist," tutupnya.
Messi boleh jadi pemain luar biasa, tapi sejak mengalahkan MU di final 2011 itu, dia baru satu kali lagi mengangkat trofi LIga Champions: final 2015 kontra Juventus.
Sumber: Marca
Baca ini juga ya!
Nomor Punggung Keramat Raksasa Eropa dan Pemain yang Menjadi Korbannya
5 Pertandingan Terbaik Manchester United di Panggung Liga Champions (Bagian I)
Legenda Manchester United Komentari Performa Odion Ighalo, Sudah Cukup atau Kurang?
Manchester United Pernah Mendekati Sancho di Tahun 2017, Mengapa Gagal?
MU Mundur, Tottenham Langsung Pangkas Harga Harry Kane 50 Persen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












