Menelaah Setumpuk Masalah Liverpool: Kombinasi Cedera dan Pemain Underperform?
Richard Andreas | 4 Oktober 2022 13:00
Bola.net - Liverpool belum juga menemukan kestabilan di awal musim 2022/23 ini. Mendekati 10 pertandingan di semua kompetisi, The Reds masih terseok-seok dan sulit meraih kemenangan.
Terannyar, Sabtu (1/10/2022), Liverpool ditahan imbang Brighton 3-3 di Anfield. Hasil tersebut menahan langkah Liverpool di papan tengah, baru dua kali menang dari tujuh pertandingan.
Di Liga Champions, kondisi pasukan Jurgen Klopp juga tidak lebih baik. Liverpool keok di matchday 1 dan harus bersusah payah bangkit di matchday 2.
Kondisi Liverpool ini cukup mengkhawatirkan, mengingat mereka pernah digadang-gadang sebagai calon juara. Lantas, apa masalahnya?
Cedera dan underperform
Kondisi Liverpool ini juga diperhatikan oleh analis Premier League, Gary Neville. Menurutnya, ada banyak masalah yang terjadi bersamaan di Liverpool, mulai dari cedera pemain hingga pemain-pemain yang tampil di bawah standar.
"Masalah terbesar Liverpool bukanlah Trent-Alexander Arnold, meski dia membuat sejumlah blunder," kata Neville kepada Sky Sports.
"Mereka selalu punya focal point, tapi untuk sekarang Virgil van Dijk tidak bermain di level terbaiknya dan kehilangan Sadio Mane jadi masalah besar bagi mereka."
"Cedera di lini tengah juga jadi masalah bagi mereka, sebab mungkin seharusnya mereka merekrut gelandang top musim panas lalu," imbuhnya.
Minim investasi

Menurut Neville, Liverpool mulai merosot karena kesalahan mereka sendiri. The Reds terlalu berhati-hati dalam merekrut pemain, jadi semakin tertinggal dari rival seperti Manchester City dan Manchester United.
"Mereka punya pelatih luar biasa, semangat tim luar biasa, didukung dengan fans yang luar biasa. Mereka pernah menjalani masa-masa di level top," ujar Neville.
"Namun, ketika Anda melihat total pembelian mereka dibandingkan dengan dua klub Manchester, sebenarnya Liverpool bersaing dengan dua tangan terikat di belakang."
Perlu belanja, tapi gak sampai panik
Neville menilai bahwa Liverpool mau tak mau harus belanja pemain untuk memperkuat skuad. Namun, bukan berarti The Reds harus sembarangan bergerak tanpa strategi.
"Menurut saya, fans Liverpool mungkin mulai merasa bahwa mereka perlu belanja besar sama seperti klub-klub lain, contohnya seperti Chelsea musim panas ini," sambung Neville.
"Namun, jika saya ada di posisi Liverpool, saya tidak akan terlalu panik," tandasnya.
Klasemen Liga Inggris
Sumber: Sky Sports
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- Graham Potter Belum Ubah Chelsea? Sabar Dong, Tunggu Musim Depan!
- Cara Arteta Mengubah Arsenal Jadi Calon Juara Premier League
- 4 Pemain dengan Jumlah Assist Lebih Banyak dari Kevin De Bruyne di Sejarah Premier League
- 3 Alasan Man City Bisa Bablas Jadi Juara Premier League Musim Ini Setelah Bantai MU
- Legenda Liverpool: Mulai Saat Ini, Erik ten Hag Harus Jadikan Cristiano Ronaldo Starter di MU
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persebaya 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:08
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
-
Chivu Buka Peluang Rotasi Kiper Inter Milan untuk Final Coppa Italia
Liga Italia 22 April 2026, 18:21
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














