Misteri Liverpool di Awal 2026: Lima Laga Tanpa Kemenangan, Mesin The Reds Tersendat di Premier League

Asad Arifin | 25 Januari 2026 09:39
Misteri Liverpool di Awal 2026: Lima Laga Tanpa Kemenangan, Mesin The Reds Tersendat di Premier League
Pemain Liverpool, Mohamed Salah dan Dominik Szoboszlai dalam pertandingan Premier League melawan Bournemouth, Minggu (25/1/2026). (c) AP Photo/Ian Walton

Bola.net - Pergantian tahun seharusnya menjadi momentum kebangkitan, tetapi tidak bagi Liverpool. Memasuki 2026, The Reds justru terjebak dalam rangkaian hasil yang memunculkan tanda tanya besar di Premier League.

Dalam lima laga liga sejak tahun baru, Liverpool tak sekalipun merasakan kemenangan. Pola permainan yang biasanya agresif dan efektif kini sering berujung hasil imbang atau kekalahan menyakitkan.

Advertisement

Kondisi itu kembali terlihat saat Liverpool bertandang ke markas Bournemouth. Laga yang berlangsung Minggu (25/1) dini hari WIB itu berakhir pahit setelah The Reds kalah dramatis 2-3.

Gol telat Amine Adli pada menit 90+5 menjadi simbol masalah Liverpool di awal 2026. Dominasi dan kerja keras tak lagi berbanding lurus dengan hasil akhir di papan skor.

1 dari 3 halaman

5 Laga, 0 Kemenangan, dan Jarak yang Melebar

5 Laga, 0 Kemenangan, dan Jarak yang Melebar

Virgil van Dijk menyemangati skuad Liverpool di laga lawan Bournemouth, Minggu (25/01/2026). (c) AP Photo/Ian Walton

Kekalahan dari Bournemouth memperpanjang catatan minor Liverpool di Premier League 2026. Sebelumnya, pasukan Arne Slot hanya mampu meraih hasil imbang melawan Burnley, Arsenal, Fulham, dan Leeds United.

Hasil imbang 1-1 kontra Burnley dan 2-2 melawan Fulham menunjukkan rapuhnya konsistensi Liverpool. Sementara skor kacamata saat menghadapi Arsenal dan Leeds United menegaskan tumpulnya lini serang di momen krusial.

Akumulasi hasil tersebut membuat posisi Liverpool di klasemen semakin tertekan. Mereka kini berada di peringkat keempat dengan 36 poin, tertinggal cukup jauh dari Arsenal yang kokoh di puncak.

Selisih 14 poin itu bukan sekadar angka. Ia menjadi alarm keras bahwa Liverpool tak hanya kehilangan momentum juara, tetapi juga mulai terseret dalam persaingan ketat zona Liga Champions.

2 dari 3 halaman

Arne Slot Bicara Jujur: Jadwal, Energi, dan Kesalahan Sendiri

Arne Slot Bicara Jujur: Jadwal, Energi, dan Kesalahan Sendiri

Manajer Liverpool Arne Slot saat memimpin skuadnya di laga lawan Marseille di Liga Champions, Kamis (22/01/2026). (c) AP Photo/Philippe Magoni

Usai kekalahan di Bournemouth, Arne Slot tak menutupi kekecewaannya. Ia mengakui bahwa Liverpool harus bercermin pada diri sendiri, alih-alih mencari kambing hitam di luar lapangan.

"Mungkin itu merangkum musim kami. Setiap kali ada hal lain, setiap kali ada sesuatu yang istimewa, bagaimana kami kebobolan tetapi kami kebobolan. Satu-satunya yang harus disalahkan adalah diri kami sendiri," kata Slot dikutip dari Sky Sport.

Slot juga menyinggung kondisi fisik pemain yang terkuras akibat padatnya jadwal. Menurutnya, beberapa pemain kehabisan energi saat laga memasuki fase akhir.

"Saya pikir aman untuk mengatakan mereka bisa mencetak gol 3-2 sedikit lebih awal. Beberapa pemain kami kehabisan energi, dan saya tidak bisa mengkritik mereka untuk itu," tegas Slot.

Sumber: LiveScore, Sky Sports

LATEST UPDATE