Neville Tak Yakin Liverpool Atau City Bisa Juara Liga
Editor Bolanet | 23 Oktober 2016 23:29
Saat ini, Liverpool dan City di asuh oleh Jurgen Klopp dan Josep Guardiola. Kedua manajer itu menggunakan taktik bermain dengan mengandalkan pressing tinggi secara kontinyu. Jadi lawan tak akan memiliki kesempatan mengembangkan permainannya.
Sejauh ini kedua tim tersebut berhasil meraup hasil-hasil positif. Hal yang sama juga dialami oleh Tottenham. Sementara itu, gaya main pragmatis ala Jose Mourinho pun akhirnya dianggap ketinggalan jaman. Namun Neville melontarkan pembelaan pada gaya main manajer asal Portugal tersebut.
Dikatakannya, dengan gaya main yang digunakan saat ini, Liverpool dan City plus Spurs belum tentu akan bisa jadi juara liga. Sebab mereka bisa saja kehabisan bensin jelang kompetisi berakhir.
Ada banyak pembicaraan musim ini tentang gaya baru sepakbola, bahwa Jurgen Klopp, Pep Guardiola, Mauricio Pochettino telah memperkenalkan gaya sepak bola indah baru yang entah bagaimana membuat gaya Mourinho menjadi kuno. Saya tidak setuju itu, seru Phil pada Daily Mail.
Power Running sama pentingnya baik sekarang maupun 15 tahun yang lalu. Tottenham di era Pochettino adalah tim yang agresif, mereka bertahan sejak dari lini depan. Mourinho memiliki pemain dengan kecepatan dan kekuatan. OK, Ibrahimovic tidak akan memburu bola seperti Luis Suarez tetapi, sebagai sebuah tim, United memiliki pemain dengan kaki-kaki yang kuat di sekelilingnya, seperti Marcus Rashford dan Lingard. Mereka tidak akan diganggu lagi, itu sudah pasti, tegasnya.
Anda tidak bisa memenangkan liga dengan terus bermain menekan selama 90 menit dalam hal apapun. Anda harus memutuskan terus bermain menekan, kapan saatnya untuk berhenti melakukan itu. Tidak ada bukti bahwa tim yang bermain menekan selama 90 menit telah menjadi juara. Anda telah melihat bahwa tim-tim seperti itu hancur pada bulan Maret dan April, cetusnya. [initial]
Baca Juga:
- Rooney Harus Bertahan di MU Hingga Meninggal
- Batshuayi Membenarkan Akan Pergi ke Manchester United
- Mourinho Berharap Tak Pernah Kembali ke Chelsea
- Mourinho Tak Akan Pernah Mainkan Rooney Jadi Gelandang
- Mourinho: Saya Tak Akan Pernah Jual Rooney
- Cedera Otot, Rooney Absen Kontra Chelsea
- Kembali ke Stamford Bridge, Mourinho Tak Peduli Sambutan Suporter
- Mourinho Yang Tak Pernah Berteman Dengan Abramovich
- Conte: Absen di Eropa Tak Untungkan Chelsea
- Mikel: Mourinho Butuh Tiga Tahun untuk Sukses di MU
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
-
Tempat Menonton Newcastle vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:55
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
LATEST UPDATE
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59










