On Point! Prediksi Mohamed Salah Soal Arsenal dan Liverpool Jadi Kenyataan

Dimas Ardi Prasetya | 21 Mei 2026 11:40
On Point! Prediksi Mohamed Salah Soal Arsenal dan Liverpool Jadi Kenyataan
Skuad Liverpool merayakan gol Mohamed Salah ke gawang Everton, Minggu (19/4/2026). (c) AP Photo/Ian Hodgson

Bola.net - Arsenal akhirnya menuntaskan penantian panjang mereka di Premier League musim 2025/2026. The Gunners sukses mengunci gelar juara Liga Inggris pertama dalam 22 tahun setelah Manchester City gagal menang atas Bournemouth pada pekan ke-37.

Kepastian itu membuat publik kembali mengingat ucapan Mohamed Salah di awal musim ini. Bintang Liverpool tersebut ternyata sudah lebih dulu menyebut Arsenal sebagai kandidat terkuat juara Premier League.

Advertisement

Prediksi Salah sempat dianggap biasa saja karena Manchester City masih difavoritkan banyak pihak. Namun seiring berjalannya musim, konsistensi pasukan Mikel Arteta membuat ucapan penyerang asal Mesir tersebut terlihat sangat akurat.

Arsenal kini mengoleksi 82 poin dari 37 pertandingan dan tidak lagi bisa dikejar rival-rivalnya. Kesuksesan itu sekaligus menegaskan proyek jangka panjang Arteta akhirnya membuahkan hasil besar di London Utara.

1 dari 4 halaman

Salah Sudah Yakin Arsenal Bakal Juara Sejak Awal Musim

Salah Sudah Yakin Arsenal Bakal Juara Sejak Awal Musim

Para pemain Arsenal merayakan gelar juara Premier League 2025/2026 di kamp latihan dengan trofi replika (c) Dok. Arsenal

Mohamed Salah ternyata sudah membaca arah persaingan Premier League jauh sebelum kompetisi memasuki fase akhir. Pemain Liverpool itu secara terbuka menyebut Arsenal sebagai favorit juara saat musim baru saja dimulai.

Menurut Salah, kekuatan terbesar Arsenal ada pada kestabilan skuad mereka. Ia menilai para pemain The Gunners sudah bermain bersama dalam waktu lama sehingga chemistry tim menjadi sangat kuat.

Mikel Arteta memang membangun Arsenal secara bertahap sejak mengambil alih kursi pelatih pada 2019. Dalam beberapa musim terakhir, mereka terus berkembang hingga akhirnya mampu mengakhiri dominasi Manchester City.

“Tim yang, saya sudah mengatakannya beberapa kali hari ini, dan juga di acara penghargaan PFA saya mengatakan bahwa mereka (Arsenal) adalah tim favorit karena mereka memiliki tim yang sudah bermain bersama 5-6 tahun, jadi mereka memahami permainan satu sama lain. Mereka juga memiliki orang-orang yang bersama mereka selama 5-6 tahun,” terangnya pada Sky Sports pada akhir Agustus 2025 lalu.

2 dari 4 halaman

Salah Ungkap Liverpool dan City Punya Masalah Besar

Salah Ungkap Liverpool dan City Punya Masalah Besar

Arne Slot mempersiapkan Mohamed Salah untuk masuk ke laga Liverpool vs Tottenham (c) AP Photo/Jon Super

Salah juga menjelaskan alasan mengapa ia tidak terlalu menjagokan Liverpool maupun Manchester City musim ini. Menurutnya, perubahan besar dalam skuad bisa memengaruhi stabilitas permainan sebuah tim.

Ia menilai Arsenal memiliki keuntungan karena mayoritas pemain inti mereka tetap dipertahankan. Situasi itu membuat pola permainan dan komunikasi antar pemain jauh lebih matang dibanding rival-rival mereka.

Manchester City memang sempat bersaing ketat dengan Arsenal dalam perebutan gelar juara. Namun inkonsistensi di beberapa laga penting membuat tim asuhan Pep Guardiola akhirnya tertinggal di posisi kedua dengan 78 poin.

“Ketika sebuah tim bersama selama itu, mereka paham permainan satu sama lain, jadi itu lebih mudah bagi mereka,” sambung Salah.

“Tim lain seperti tim kami dan City mengganti beberapa pemain, yang kadang-kadang (membuat situasi jadi) sulit. Tapi lagi, tim dengan Pep Guardiola, mereka selalu jadi favorit. Tapi tentu saja, pendapat saya sejujurnya, Arsenal nomor satu,” seru Salah.

3 dari 4 halaman

Liverpool Malah Terpuruk Setelah Bongkar Pasang Skuad

Liverpool Malah Terpuruk Setelah Bongkar Pasang Skuad

Reaksi skuad Liverpool usai gawang mereka kebobolan di laga lawan Manchester United, Minggu (03/5/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Ucapan Salah juga terbukti lewat perjalanan Liverpool musim ini. The Reds menjalani banyak perubahan besar di bawah pelatih anyar Arne Slot dan hasilnya justru tidak berjalan sesuai harapan.

Liverpool melepas sejumlah pemain penting seperti Trent Alexander-Arnold, Luis Diaz, hingga Darwin Nunez. Untuk menggantikan mereka, klub Merseyside itu menggelontorkan dana sekitar 450 juta pounds demi mendatangkan Jeremie Frimpong, Milos Kerkez, Florian Wirtz, Hugo Ekitike, dan Alexander Isak.

Sayangnya, tidak semua rekrutan anyar mampu langsung menyatu dengan permainan tim. Faktor adaptasi, kebugaran, dan cedera membuat performa Liverpool naik turun sepanjang musim.

Dari sederet pemain baru tersebut, hanya Florian Wirtz dan Hugo Ekitike yang tampil cukup konsisten. Sementara itu, Liverpool kini masih tertahan di posisi kelima klasemen dengan koleksi 59 poin dari 37 pertandingan.

LATEST UPDATE