Pemain Arsenal Pentingkan Ketenaran!
Editor Bolanet | 25 Februari 2012 06:00
- Mantan gelandang , Emmanuel Petit, yakin bahwa beberapa pemain The Gunners terlihat telah kehilangan kepercayaan pada sang pelatih, Arsene Wenger dan lebih peduli terhadap citra mereka sendiri.
Saya rasa mereka kehilangan motivasi, ujar gelandang asal Prancis ini kepada majalah France Football.
Saya khawatir kalau beberapa di antaranya telah kehilangan kepercayaan pada Arsene, tambah Petit yang menjadi bagian saat pasukan Wenger meraih gelar ganda pada musim 1997/1998.
Sembilan puluh lima persen dari para pemain dapat melakukan yang lebih baik. Namun saya pikir terdapat masalah komunikasi di sana. Setiap pemain terlihat berada di dunianya sendiri. Pemain-pemain ini rapuh. Mereka dapat hancur.
Arsenal kembali menghadapi musim tanpa trofi setelah kalah di pertandingan pertama babak 16 besar Liga Champions dari AC Milan, dan telah tersingkir di Piala FA karena kalah dari Sunderland.
Mereka berada di peringkat keempat pada klasemen Liga Premier Inggris, sepuluh poin di belakang peringkat ketiga, Tottenham Hotspur, yang akan mereka jamu akhir pekan ini.
Saya dua kali berada di kamar ganti, setelah pertandingan (melawan) Villa dan Leeds. Titi (Thierry Henry) masih berada di sana 40 menit setelah peluit panjang berbunyi. Namun setengah dari (pemain) yang lain sudah siap pergi, tuturnya.
Sepak bola bukan kontes ketenaran di Twitter atau Facebook. Angkat jari-jarimu, Nak!, tegas Petit yang menyebut beberapa pemain Arsenal saat ini bertingkah laku seperti 'burung merak di pekarangan rumah petani.' (afp/end)
Saya rasa mereka kehilangan motivasi, ujar gelandang asal Prancis ini kepada majalah France Football.
Saya khawatir kalau beberapa di antaranya telah kehilangan kepercayaan pada Arsene, tambah Petit yang menjadi bagian saat pasukan Wenger meraih gelar ganda pada musim 1997/1998.
Sembilan puluh lima persen dari para pemain dapat melakukan yang lebih baik. Namun saya pikir terdapat masalah komunikasi di sana. Setiap pemain terlihat berada di dunianya sendiri. Pemain-pemain ini rapuh. Mereka dapat hancur.
Arsenal kembali menghadapi musim tanpa trofi setelah kalah di pertandingan pertama babak 16 besar Liga Champions dari AC Milan, dan telah tersingkir di Piala FA karena kalah dari Sunderland.
Mereka berada di peringkat keempat pada klasemen Liga Premier Inggris, sepuluh poin di belakang peringkat ketiga, Tottenham Hotspur, yang akan mereka jamu akhir pekan ini.
Saya dua kali berada di kamar ganti, setelah pertandingan (melawan) Villa dan Leeds. Titi (Thierry Henry) masih berada di sana 40 menit setelah peluit panjang berbunyi. Namun setengah dari (pemain) yang lain sudah siap pergi, tuturnya.
Sepak bola bukan kontes ketenaran di Twitter atau Facebook. Angkat jari-jarimu, Nak!, tegas Petit yang menyebut beberapa pemain Arsenal saat ini bertingkah laku seperti 'burung merak di pekarangan rumah petani.' (afp/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Mainkan Kepa di Final Carabao Cup, Arteta Kena Kritik Keras!
Liga Inggris 23 Maret 2026, 10:15
-
Fiorentina vs Inter Milan: Mentalitas dan Kerja Keras jadi Pembeda
Liga Italia 23 Maret 2026, 10:06
-
Inter Milan 'Mandek' di Bulan Maret, Persaingan Scudetto Serie A Kian Terbuka
Liga Italia 23 Maret 2026, 09:45
-
Arsenal vs Man City: Mengapa Memilih Kepa Ketimbang Raya, Arteta?
Liga Inggris 23 Maret 2026, 09:00
-
Rapor Pemain Man City vs Arsenal: Sinar Nico O'Reilly si Bek Kiri!
Liga Inggris 23 Maret 2026, 08:45
-
Susul Salah dan Chiesa, Cody Gakpo Juga Bakal Cabut dari Liverpool?
Liga Inggris 23 Maret 2026, 07:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28










