Punya Banyak Variasi Permainan Bola Mati, Arsenal Bikin Was-Was Rival Premier League!
Richard Andreas | 6 November 2025 19:52
Bola.net - Arsenal sudah dikenal sebagai salah satu tim paling berbahaya dalam situasi bola mati. Kekuatan tersebut bukan muncul secara kebetulan, melainkan hasil dari konsistensi dan detail dalam persiapan. Setiap musim, variasi baru terus diperlihatkan untuk menjaga efektivitas.
Kemenangan atas Slavia Praha di Liga Champions memberikan contoh terbaru mengenai hal itu. Dalam laga tersebut, terlihat adanya perubahan pola dalam eksekusi sepak pojok. Perubahan ini memberi dimensi baru bagi permainan Arsenal.
Di tengah pertahanan lawan yang sering memilih bertahan dalam blok rendah, Arsenal terus memaksimalkan peluang dari bola mati. Situasi tersebut membuat variasi menjadi kunci untuk mempertahankan keunggulan taktis.
Pola Sepak Pojok Baru Arsenal
Dalam laga kontra Slavia Prague, terlihat arahan langsung dari Nicolas Jover di sisi lapangan. Ia menjadi sosok penting di balik peningkatan kualitas eksekusi bola mati dalam beberapa musim terakhir. Instruksi yang diberikan menunjukkan adanya penyesuaian pada titik target bola.
Sebelumnya, Arsenal banyak mengalirkan bola ke tiang jauh untuk memanfaatkan postur Gabriel Magalhaes. Namun kali ini, Declan Rice diarahkan untuk mengirim bola ke tiang dekat. Pola tersebut membuat pertahanan lawan harus mengubah fokus penjagaan.
Leandro Trossard menjadi penerima utama dalam pola ini. Pada beberapa kesempatan, ia mampu memberikan flick maupun melepaskan percobaan langsung. Kehadirannya pada titik yang kurang terduga membuat pola ini menjadi semakin sulit ditebak.
Dampak terhadap Lawan dan Permainan Arsenal

Variasi baru ini memaksa lawan untuk mengantisipasi lebih banyak kemungkinan. Ketika sebelumnya fokus pertahanan tertuju pada area belakang, kini perhatian terbagi ke dua titik berbeda. Hal ini membuka peluang bagi Arsenal untuk menciptakan ruang di kotak penalti.
Kondisi tersebut muncul sebagai respons terhadap pola permainan lawan. Banyak tim memilih bertahan dalam blok rendah dan menunggu. Dengan meningkatnya jumlah bola mati yang diperoleh, Arsenal memanfaatkan momen tersebut untuk menciptakan peluang.
Meski tidak selalu berujung pada gol, pola baru ini memperluas cara Arsenal membuka pertandingan. Hal ini menunjukkan bahwa mereka bukan hanya mengandalkan bola mati, namun menjadikannya sebagai salah satu alat penting untuk mengubah ritme permainan.
Jangan sampai ketinggalan infonya
Erling Haaland Kian Dekati Rekor Ronaldo di Liga Champions, Tinggal Berapa Laga Lagi?
Gercep! MU Coba Bajak Bintang Nottingham Forest Ini di Januari 2026
Mau Mantan Striker Barcelona Ini, MU Harus Siap Uang Segini
Meski Belum Terlalu Jos, Hanya Masalah Waktu Sebelum Benjamin Sesko Jadi Monster di MU!
Luke Shaw, Dulu Pesakitan, Kini Jadi Dinding Kokoh di Pertahanan MU
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rodri Percaya Manchester City Tidak Bersalah dalam Kasus Pelanggaran Finansial
Liga Inggris 26 September 2026, 16:01
-
Manchester City Dilaporkan Bersalah dalam 114 Kasus, Apa Hukuman yang Menanti?
Liga Inggris 26 September 2026, 15:31
-
Manchester City Dilaporkan Bersalah atas 114 Pelanggaran Finansial Premier League
Liga Inggris 26 September 2026, 15:01
-
Manchester United Kirim Scout untuk Pantau Kandidat Pengganti Lewis Hall
Liga Inggris 25 September 2026, 19:46
-
Gabriel Martinelli Sempat Tolak Tawaran Klub Premier League Sebelum Gabung Al-Hilal
Liga Inggris 25 September 2026, 17:46
LATEST UPDATE
-
Cedera Terbaru Kylian Mbappe Soroti Riwayat Kebugarannya di Real Madrid
Liga Spanyol 26 September 2026, 22:34
-
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Vietnam Menang Tipis atas Filipina
Tim Nasional 26 September 2026, 22:09
-
Lionel Scaloni Bahas Kontrak Baru dengan Argentina, Era Tanpa Lionel Messi di Depan Mata
Piala Dunia 26 September 2026, 21:59
-
Khaldoon Al Mubarak Buka Suara soal Kasus Finansial Manchester City
Liga Inggris 26 September 2026, 21:49
-
Gakpo Buka Suara soal Gagal Pindah ke Manchester City
Liga Inggris 26 September 2026, 21:24
-
Apakah Erling Haaland Punya Klausul Khusus jika Manchester City Terdegradasi?
Liga Inggris 26 September 2026, 20:49
-
Thom Haye Pastikan Indonesia Siap Hadapi Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 26 September 2026, 19:39
-
Link Live Streaming Vietnam vs Filipina di FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 26 September 2026, 18:29
-
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Thailand Menang Telak 4-0 atas Pakistan
Tim Nasional 26 September 2026, 18:14
-
Antonio Conte Dikaitkan ke MU, Bagaimana Nasib Michael Carrick?
Liga Inggris 26 September 2026, 17:43
-
4 Klub Premier League Bisa Tuntut Manchester City, Nilai Kompensasinya Tembus Rp4 Triliun
Liga Inggris 26 September 2026, 17:01
-
Manchester United Bisa Dapat 2 Gelar Premier League jika Trofi Manchester City Dicabut
Liga Inggris 26 September 2026, 16:31
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



