Rasmus Hojlund Akui Kariernya di Manchester United Berakhir Karena Ruben Amorim
Editor Bolanet | 25 Maret 2026 07:27
Bola.net - Rasmus Hojlund tidak lagi menahan diri. Striker asal Denmark ini secara terbuka menyentil mantan manajer Manchester United, Ruben Amorim, sebagai alasan utama di balik kepergiannya dari Old Trafford.
Keputusan Amorim mencoret namanya dari skuad pembuka Premier League melawan Arsenal Agustus lalu menjadi lonceng kematian bagi kariernya di Manchester. Hojlund merasa sejak saat itu, masa depannya sudah tamat.
Kepindahannya ke Napoli dengan status pinjaman senilai £38 juta pada September lalu ternyata menjadi berkah tersembunyi. Di bawah asuhan Antonio Conte, tajinya kembali tajam dengan torehan 14 gol dari 37 penampilan musim ini.
Angka itu kontras dengan periode suramnya di musim kedua bersama Setan Merah, di mana ia hanya mampu menceploskan 10 gol dari 52 laga. Kini, Napoli siap mempermanenkan statusnya jika berhasil mengamankan tiket Liga Champions.
Hojlund merasa atmosfer di Naples jauh lebih sehat bagi kesehatan mental dan kariernya.
Merasa Terkotak dan Dihakimi Media
Hojlund mengakui bahwa bulan-bulan terakhirnya di Manchester United terasa seperti terjebak dalam ruang sempit yang menyesakkan. Ia merasa tidak lagi diberi kesempatan untuk membuktikan nilai transfernya yang mencapai £72 juta.
"Saya merasa seperti dimasukkan ke dalam kotak di akhir masa saya di Manchester," ungkap Hojlund dalam wawancaranya dengan TV2.
Ia menyadari bahwa jika situasi tersebut terus berlanjut, ia hanya akan menjadi penonton dari pinggir lapangan. Ketidakpastian itu membuatnya mencari jalan keluar demi menyelamatkan karier yang baru seumur jagung.
"Saya tahu tidak akan ada banyak kesempatan bermain untuk saya jika terus seperti ini," tegasnya.
Kasih Sayang di Napoli
Berbeda dengan perlakuan dingin yang ia terima di Old Trafford, Hojlund merasa dipeluk erat oleh seluruh elemen di Napoli. Kepercayaan dari Antonio Conte menjadi katalisator utama kebangkitannya di Serie A.
"Saya mendapatkan apa yang saya inginkan melalui transfer ini," ujarnya lega.
Baginya, dukungan dari manajemen hingga pelatih adalah segalanya. Ia merasa kembali menjadi pemain sepak bola yang diinginkan, bukan sekadar komoditas yang gagal memenuhi ekspektasi.
"Saya mendapatkan tim yang sangat percaya pada saya. Sebuah klub, direktur olahraga, presiden, dan pelatih yang menginginkan saya," imbuhnya penuh syukur.
Menepis Kritik dari Media Denmark
Hojlund juga menyoroti bagaimana media di tanah kelahirannya, Denmark, kerap membangun narasi negatif tentang performanya. Ia sadar betul bahwa kritik tajam sering kali mampir di layar ponselnya melalui notifikasi Instagram atau Facebook.
"Saya tahu, terutama di Denmark, terbentuk citra media bahwa semuanya buruk dan mengerikan, dan saya bermain seperti 'kantong kacang', tapi bukan itu cara saya melihatnya," tuturnya membela diri.
Meskipun menyakitkan, ia berusaha tetap memijak bumi. Baginya, opini publik bisa berubah secepat kilat, dari cacian menjadi pujian setinggi langit saat ia mulai mencetak gol lagi.
"Media punya banyak pengaruh di dunia sepak bola ini, dan sulit untuk tidak terpengaruh," akunya jujur.
Kini, ia memilih untuk tetap kritis pada diri sendiri ketimbang mempedulikan berita utama. Fokusnya hanya satu: menjadi lebih terlibat dalam pertandingan dan mencetak lebih banyak gol untuk Partenopei.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Michael Carrick Diminta Kembalikan Matheus Cunha ke Sayap Kiri: Dia Gak Cocok Jadi No 9!
Liga Inggris 23 September 2026, 21:32
-
Masih Ingat David Alaba? Dia Bakal Merumput di Serie A!
Liga Italia 23 September 2026, 21:22
-
Xavi Tegaskan Status Mattjijs De Ligt di Timnas Belanda: Masih Jadi Sosok yang Penting?
Liga Inggris 23 September 2026, 21:13
-
Bocoran Wayne Rooney: JJ Gabriel Sudah Lama Mau Cabut dari MU!
Liga Inggris 23 September 2026, 21:04
-
Inikah Pengganti JJ Gabriel di Manchester United?
Liga Inggris 23 September 2026, 20:52
LATEST UPDATE
-
Cristiano Ronaldo Bakal Jadi Starter di Laga Portugal vs Wales
Piala Eropa 24 September 2026, 07:04
-
Lamine Yamal Mengasah Kemampuan Free Kick dan Finishing di Barcelona
Liga Spanyol 24 September 2026, 06:56
-
Jude Bellingham Segera Perpanjang Kontrak di Real Madrid
Liga Spanyol 24 September 2026, 06:25
-
Ironi Pahit di Balik Komentar Ancelotti soal Endrick
Liga Spanyol 24 September 2026, 06:16
-
Dean Huijsen Resmi Dijatuhi Skorsing Hanya Satu Laga
Liga Spanyol 24 September 2026, 06:10
-
Bernardo Silva dan Masalah Hierarki di Real Madrid
Liga Spanyol 24 September 2026, 05:39
-
Rahasia di Balik Performa Mengejutkan Carlos Espi
Liga Spanyol 24 September 2026, 05:34
-
Arah Baru Strategi Transfer Juventus Bersama Giovanni Carnevali: Lebih Banyak Pemain Italia
Liga Italia 24 September 2026, 00:22
-
Manuver Deco untuk Bawa JJ Gabriel ke Barcelona
Liga Spanyol 23 September 2026, 23:26
-
Bukan Pepesan Kosong, MU Mulai Jalin Komunikasi dengan Antonio Conte
Liga Inggris 23 September 2026, 22:28
-
Barcelona Resmi Amankan Talenta Portugal Berusia 16 Tahun, Dany Freire
Liga Spanyol 23 September 2026, 22:14
-
Diminati Juventus, Arsenal Menolak Lepas Noni Madueke
Liga Inggris 23 September 2026, 22:03
-
Sempat Tertunda, MU Segera Mulai Pembangunan 'New Trafford'
Liga Inggris 23 September 2026, 21:53
-
Gokil! Dapat Kontrak Baru, Declan Rice Jadi Pemain Termahal Kedua di Arsenal?
Liga Inggris 23 September 2026, 21:43
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

