Rencana Frank Lampard di Chelsea: Hapus 'Sarriball' dari Jorginho
Yaumil Azis | 19 Juli 2019 08:00
Bola.net - Salah satu pemain yang cukup melekat dengan skema bawaan mantan pelatih Chelsea, Maurizio Sarri, adalah Jorginho. Frank Lampard yang kini menjadi suksesor nahkoda asal Italia tersebut berniat memberikan peran baru untuk sang gelandang.
Jorginho banyak mendapat kritikan seiring dengan kekesalan publik terhadap metode bawaan Sarri di sepanjang musim 2018-2019 lalu. Mantan pemain Napoli tersebut dianggap sebagai anak emas Sarri sehingga N'Golo Kante dipaksa memainkan peran lain.
Pada musim panas ini, Jorginho dirumorkan akan mengikuti langkah Maurizio Sarri yang memilih bergabung ke Juventus. Tapi keberadaan Miralem Pjanic dan Emre Can membuat Bianconeri tak tertarik untuk mendaratkan gelandang berumur 27 tahun itu di Turin.
Kini ia harus bekerja dengan Lampard dengan strategi yang tidak begitu familiar dengannya. Bagaimana tidak, ia sudah bermain selama empat tahun di bawah asuhan Sarri. Lampard sendiri berniat 'menghapus' sisa-sisa Sarriball dengan memberikan peran baru kepada Jorginho.
"Dia bermain di satu posisi dan sang pelatih telah percaya kepadanya, itu menjadi sesuatu yang sering dibicarakan, mungkin terlalu berlebih," tutur Lampard seperti yang dikutip dari The Express.
"Tapi saya adalah pelatih baru. Saya punya ide baru. Kami mungkin akan lebih mudah beradaptasi dengan cara kami bermain. Saya mungkin akan meminta beberapa hal yang berbeda dari Jorginho, dari N'Golo Kante, dari Ross Barkley - semuanya," lanjutnya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Lampard Kagumi Jorginho
Jorginho sendiri merupakan pemain yang membuat Lampard tak bisa menyembunyikan rasa kagumnya. Pelatih berumur 40 tahun tersebut dengan gamblang menyebutkan apa saja yang ia kagumi dari Jorginho, mulai dari teknik serta sikapnya di sesi latihan.
"Jorginho adalah pemain yang fantastis. Satu hal yang membuat saya terkejut padanya, dari bekerja sama dengannya dalam sepekan terakhir, tidak hanya kualitasnya bersama bola, saya sudah melihatnya sejak tahun lalu," tambahnya.
"Kami semua tahu soal kenyamanannya dengan bola dan keberanian menerima bola di area manapun. Menerima bola di area yang sempit dan mengatasinya di ruang sempit, dan terus melakukannya secara konstan bukanlah hal yang normal," lanjutnya lagi.
"Tapi sikapnya di latihan itu berkelas. Dia bersuara, berlari, memacu orang di sekitarnya, dia mengangkat orang lain saat merasa bahwa mereka tidak bekerja sesuai dengan yang dia inginkan, Saya senang melihat itu," tandasnya.
Baca Juga:
- Semangat Class of '92 Kembali Membara di Manchester United
- David Luiz: Fans Chelsea Cuma Bisa Bersabar Selama 6 Bulan
- Arsenal Berpeluang Tembus Empat Besar EPL Ketimbang MU dan Chelsea
- Salah, Firmino, dan Alisson Akan Segera Gabung Liverpool di Prancis
- Demi Puaskan Fans Premier League di Indonesia, Mola TV Gandeng Matrix TV dan MIX Network
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







