Review: Spurs Kian Ancam Posisi Arsenal
Editor Bolanet | 2 April 2012 00:45
- yang terlibat perebutan tempat ketiga bersama dan mendapat motivasi lebih menyusul hasil buruk yang dialami Arsenal sehari sebelumnya. Spurs langsung tampil menyerang dan mendapatkan peluang pertama di menit ke-7. Diawali oleh pergerakan Luka Modric, peluang pertama Spurs lahir lewat kaki Rafael Van der Vaart. sayang usaha VdV masih belum menemui sasaran.
Semenit kemudian, mengancam lewat tendangan Wayne Routledge dari luar kotak penalti, sayang masih melebar.
Swansea kembali menekan. Neil Taylor melakukan penetrasi di sisi kanan pertahanan Tottenham, tapi umpannya masih bisa dihalau William Gallas dan hanya menghasilkan tendangan pojok.
Lewat skema serangan balik yang memanfaatkan kecepatan Gareth Bale, Tottenham kembali mengancam. Walaupun crossing Gareth Bale dapat dihalau oleh Ashley Williams, tapi bola jatuh di kaki Van der Vaart. VdV melepaskan tendangan first time dari luar kotak penalti yang tak bisa dihalau Michel Vorm. Spurs memimpin di menit ke 19.
Tottenham yang merasa nyaman dengan gol yang dicetak VdV mulai tampil lebih sabar. Sandro dan Scott Parker ditarik lebih kedalam untuk memperkuat pertahanan dan mendominasi ball possession.
Bale kembali menjadi momok Swansea. Kecepatannya di sektor kiri tak mampu diimbangi pertahanan lawan. Tercatat, dua kali tendangannya melayang di atas gawang Swansea.
Tekanan demi tekanan yang dilancarkan Tottenham masih belum bisa membongkar pertahanan The Swans, kebanyakan karena penyelesaian akhir yang kurang tajam.
Babak kedua dimulai dengan lambat tapi Spurs tetap mendominasi jalannya pertandingan. Sundulan Kyle Walker yang meneruskan umpan crossing dari Benoit Assou-Ekotto masih belum menemui sasaran.
Tottenham yang tampil hati-hati terlihat mulai menurunkan tempo pertandingan. Tetapi hal itu justru memberi Swansea kesempatan untuk berkreasi.
Swansea yang mengandalkan serangan balik cepat nyaris saja menyamakan kedudukan lewat tendangan jarak jauh dari Gylfi Sigurdsson. Tapi tendangan terarah Sigurdsson masih bisa ditepis kiper Spurs Brad Friedel.
Swansea yang ingin menyamakan kedudukan melancarkan serangan balik berbahaya. Routlegde menahan bola dengan dadanya, Sigurdsson tanpa ragu melepaskan tendangan setengah voli yang memantul tanah. Kali ini Friedel tak mampu menghadang laju bola. Gol untuk Swansea di menit ke 59.
Tottenham yang tersengat dengan gol Swansea kembali tampil agresif. Umpan silang Bale disambut dengan sundulan VdV ke tiang dekat, tapi Michel Vorm masih terlalu tangguh.
Berkali-kali menemui jalan buntu, Harry Redknapp akhirnya melakukan pergantian pemain. Sandro keluar digantikan oleh Aaron Lennon. Di sisi swansea, Nathan Dyer masuk menggantikan Wayne Routledge.
Usaha Tottenham akhirnya berbuah hasil di menit ke 74. Berawal dari sepak pojok Van der Vaart, Adebayor yang memenangkan duel udara berhasil menanduk bola melewati Vorm. 2-1 untuk keunggulan Tottenham.
Bale yang tampil eksplosif sepanjang pertandingan kembali mengancam. Pemain Wales ini mendribel bola melewati beberapa pemain Swansea sebelum mengoper bola kepada Modric. Sayang tendangan Modric masih bisa diblok oleh bek lawan.
Swansea kembali melakukan pergantian pemain untuk menambah daya gedor mereka. Pelatih Brendan Rodgers memasukkan Luke Moore untuk menggantikan Danny Graham. Harry Redknapp merespon dengan menarik keluar Van der Vaart untuk digantikan oleh Jake Livermore.
Adebayor kembali merobek jala Swansea di menit ke 85. Lewat kerjasama apik dengan Bale, Lennon mengirim crossing manis yang kembali dimanfaatkan oleh Adebayor untuk mencetak gol dengan kepalanya. 3-1 untuk Tottenham.
Tottenham melakukan pergantian pemain terakhir. Benoit Assou-Ekotto yang sebelumnya terlihat kesakitan digantikan oleh Danny Rose.
Swansea berusaha meningkatkan tekanan dengan memasukkan Mark Gower untuk mengisi tempat Joe Allen. Tetapi hingga pertandingan berakhir, skor tetap 3-1 untuk keunggulan Spurs. Hasil ini tidak mengubah posisi Spurs di peringkat 4 klasemen sementara. Tetapi kini mereka memiliki poin yang sama dengan Arsenal, walaupun masih kalah selisih gol.[initial]
HIGHLIGHTS - Tottenham Hotspur Libas Swansea 3-1 (bola/hsw)
Semenit kemudian, mengancam lewat tendangan Wayne Routledge dari luar kotak penalti, sayang masih melebar.
Swansea kembali menekan. Neil Taylor melakukan penetrasi di sisi kanan pertahanan Tottenham, tapi umpannya masih bisa dihalau William Gallas dan hanya menghasilkan tendangan pojok.
Lewat skema serangan balik yang memanfaatkan kecepatan Gareth Bale, Tottenham kembali mengancam. Walaupun crossing Gareth Bale dapat dihalau oleh Ashley Williams, tapi bola jatuh di kaki Van der Vaart. VdV melepaskan tendangan first time dari luar kotak penalti yang tak bisa dihalau Michel Vorm. Spurs memimpin di menit ke 19.
Tottenham yang merasa nyaman dengan gol yang dicetak VdV mulai tampil lebih sabar. Sandro dan Scott Parker ditarik lebih kedalam untuk memperkuat pertahanan dan mendominasi ball possession.
Bale kembali menjadi momok Swansea. Kecepatannya di sektor kiri tak mampu diimbangi pertahanan lawan. Tercatat, dua kali tendangannya melayang di atas gawang Swansea.
Tekanan demi tekanan yang dilancarkan Tottenham masih belum bisa membongkar pertahanan The Swans, kebanyakan karena penyelesaian akhir yang kurang tajam.
Babak kedua dimulai dengan lambat tapi Spurs tetap mendominasi jalannya pertandingan. Sundulan Kyle Walker yang meneruskan umpan crossing dari Benoit Assou-Ekotto masih belum menemui sasaran.
Tottenham yang tampil hati-hati terlihat mulai menurunkan tempo pertandingan. Tetapi hal itu justru memberi Swansea kesempatan untuk berkreasi.
Swansea yang mengandalkan serangan balik cepat nyaris saja menyamakan kedudukan lewat tendangan jarak jauh dari Gylfi Sigurdsson. Tapi tendangan terarah Sigurdsson masih bisa ditepis kiper Spurs Brad Friedel.
Swansea yang ingin menyamakan kedudukan melancarkan serangan balik berbahaya. Routlegde menahan bola dengan dadanya, Sigurdsson tanpa ragu melepaskan tendangan setengah voli yang memantul tanah. Kali ini Friedel tak mampu menghadang laju bola. Gol untuk Swansea di menit ke 59.
Tottenham yang tersengat dengan gol Swansea kembali tampil agresif. Umpan silang Bale disambut dengan sundulan VdV ke tiang dekat, tapi Michel Vorm masih terlalu tangguh.
Berkali-kali menemui jalan buntu, Harry Redknapp akhirnya melakukan pergantian pemain. Sandro keluar digantikan oleh Aaron Lennon. Di sisi swansea, Nathan Dyer masuk menggantikan Wayne Routledge.
Usaha Tottenham akhirnya berbuah hasil di menit ke 74. Berawal dari sepak pojok Van der Vaart, Adebayor yang memenangkan duel udara berhasil menanduk bola melewati Vorm. 2-1 untuk keunggulan Tottenham.
Bale yang tampil eksplosif sepanjang pertandingan kembali mengancam. Pemain Wales ini mendribel bola melewati beberapa pemain Swansea sebelum mengoper bola kepada Modric. Sayang tendangan Modric masih bisa diblok oleh bek lawan.
Swansea kembali melakukan pergantian pemain untuk menambah daya gedor mereka. Pelatih Brendan Rodgers memasukkan Luke Moore untuk menggantikan Danny Graham. Harry Redknapp merespon dengan menarik keluar Van der Vaart untuk digantikan oleh Jake Livermore.
Adebayor kembali merobek jala Swansea di menit ke 85. Lewat kerjasama apik dengan Bale, Lennon mengirim crossing manis yang kembali dimanfaatkan oleh Adebayor untuk mencetak gol dengan kepalanya. 3-1 untuk Tottenham.
Tottenham melakukan pergantian pemain terakhir. Benoit Assou-Ekotto yang sebelumnya terlihat kesakitan digantikan oleh Danny Rose.
Swansea berusaha meningkatkan tekanan dengan memasukkan Mark Gower untuk mengisi tempat Joe Allen. Tetapi hingga pertandingan berakhir, skor tetap 3-1 untuk keunggulan Spurs. Hasil ini tidak mengubah posisi Spurs di peringkat 4 klasemen sementara. Tetapi kini mereka memiliki poin yang sama dengan Arsenal, walaupun masih kalah selisih gol.[initial]
HIGHLIGHTS - Tottenham Hotspur Libas Swansea 3-1 (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Tampilan Man of the Match Diubah untuk 8 Pemain Muslim
Piala Dunia 21 Juni 2026, 21:48
-
Jude Bellingham Bersinar, Debat Nomor 10 Inggris Mereda
Piala Dunia 21 Juni 2026, 20:49
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kolombia vs RD Kongo 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:23
-
Laga Ke-1000 Piala Dunia dan Kemenangan Telak Jepang
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:18
-
Piala Dunia 2026: Tiga Tim Tersingkir Lebih Cepat Akibat Aturan Baru FIFA
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:11
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Panama vs Kroasia 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:54
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Inggris vs Ghana 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:28
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Portugal vs Uzbekistan 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:56
-
Selandia Baru dan Mesir Berburu Kemenangan Perdana
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:24
-
Uruguay Berusaha Bangkit, Cape Verde Ingin Melanjutkan Kejutan
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:57
-
Diincar Real Madrid dan Tottenham, Hati Mateus Fernandes Hanya untuk MU
Liga Inggris 21 Juni 2026, 16:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28





