Review: United Runner Up Liga Inggris

Editor Bolanet | 10 Mei 2010 02:18
Review: United Runner Up Liga Inggris
Wayne Rooney, nampak kesal gagal menambah pundi-pundi golnya (c) AP
- Manchester United harus lengser dari singgasana jawara Liga Inggris. Walau menang 4-0 atas tamunya, Stoke City, United harus rela berada di posisi kedua klasemen akhir Liga Inggris musim ini. Saingan utama mereka, , sukses menang di kandang atas Wigan Athletic.

Dalam laga melawan Stoke, United yang mengais harapan, mencoba menyerang sejak menit awal. Didukung puluhan ribu pendukungnya di Old Trafford, Setan Merah mengurung pertahanan Stoke. Alhasil, beberapa peluang sempat mengancam pertahanan Stoke di awal laga.

Menit ke-10, sebuah umpan silang bisa diterima dengan baik oleh Dimitar Berbatov. sayang, sundulan penyerang asal Bulgaria itu masih melenceng dari sasaran dan keluar area pertandingan.

Dua menit kemudian, giliran Nani yang mencoba peruntungan. Sayang, tendangan keras pemain asal Portugal itu masih terlalu tinggi.

Menit ke-22, Berba kembali nyaris mencetak gol. Namun, kali ini sundulannya membentur mistar gawang Stoke City.

Setengah jam pertandingan berlangsung, United baru bisa memecah kebuntuan. Melalui sebuah kemelut di kotak penalti, Darren Fletcher mampu membobol gawang Stoke. Pemain asal Skotlandia itu melepaskan tendangan keras dari jarak dekat yang membuat United unggul.

Tujuh menit berselang, United menggandakan keunggulannya melalui Ryan Giggs. Sebuah umpan mendatar dari Berba mampu diteruskan pemain gaek United tersebut untuk membobol gawang Stoke.

Di babak kedua, United tetap berusaha menambah jumlah golnya. Mereka tetap melancarkan serangan demi serangan ke gawang Stoke yang dikawal Asmir Begovic.

Usaha anak asuh Alex Ferguson ini tak sia-sia. Menit ke-54, barisan belakang Stoke panik dan membuat blunder. Sebuah usaha Danny Higginbotham menghalau bola justru menembus gawangnya sendiri.

Di akhir laga, United menambah satu gol lagi melalui Park Ji-Sung yang menggantikan Wayne Rooney, yang sempat tertangkap kamera terpincang-pincang.

Alhasil, United mengakhiri musim dengan koleksi 85 angka, atau hanya satu angka di bawah Chelsea. Namun, mereka sukses menahbiskan diri sebagai tim yang paling sedikit kebobolan. Gawang United baru bobol 28 gol dari 38 pertandingan. Chelsea, sang juara, kebobolan 32 gol sepanjang musim. (bola/goal/den)

TAG TERKAIT

BERITA TERKAIT

LATEST UPDATE