Ruang Ganti Man United Mulai Bergejolak, Taktik Ruben Amorim Jadi Masalah?
Richard Andreas | 12 Februari 2025 08:35
Bola.net - Para pemain Manchester United dikabarkan sedang membicarakan langkah terbaik untuk menghadapi situasi sulit di bawah kepemimpinan Ruben Amorim.
Pelatih asal Portugal ini menggantikan Erik ten Hag pada November lalu, tetapi sejauh ini belum mampu membawa perubahan signifikan dalam hasil pertandingan yang diharapkan di Old Trafford.
Amorim dikenal dengan sistem 3-4-3 yang ia terapkan secara konsisten. Namun, pendekatannya ini dinilai kurang fleksibel, terutama karena para pemain tampak kesulitan beradaptasi sejak kedatangannya.
Kegelisahan Ruang Ganti MU
Menurut laporan, ruang ganti MU tengah bergejolak. Beberapa bintang tim bahkan dilaporkan mulai mempertanyakan apakah perubahan taktik diperlukan untuk memperbaiki performa tim.
Menurut Daily Mail, kekhawatiran di ruang ganti semakin meningkat, dengan beberapa pemain merasa bahwa United tidak akan membaik kecuali Amorim bersedia menyesuaikan sistemnya.
Namun, Amorim sendiri telah menegaskan bahwa ia tidak berniat mengubah pendekatannya, dengan alasan "tidak ada cara kedua."
Kekhawatiran di Ruang Ganti dan Sikap Amorim

Sejak mengambil alih tugas pelatih di Manchester United, Amorim telah mengalami delapan kekalahan dalam 20 pertandingan.
Performa yang kurang konsisten ini memicu diskusi di antara para pemain tentang apakah sistem yang kaku dari pelatih mereka masih relevan untuk mencapai hasil yang lebih baik.
Mantan bek United, Gary Neville, juga menyoroti bahwa semakin sering tim kalah, semakin sulit bagi pelatih untuk meyakinkan pemain tentang ide dan taktik yang diterapkan.
Neville menyarankan bahwa perubahan pendekatan mungkin diperlukan untuk memulihkan kepercayaan diri dan performa tim.
Meski demikian, Amorim tetap teguh pada prinsipnya. Ia percaya bahwa konsistensi dalam menerapkan sistem akan membuahkan hasil dalam jangka panjang.
Tantangan ke Depan dan Laga Melawan Tottenham
Manchester United akan kembali beraksi pada Minggu mendatang melawan Tottenham Hotspur di Premier League.
Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi Amorim dan timnya untuk membuktikan bahwa mereka bisa bangkit dari keterpurukan.
Tottenham sendiri sedang mengalami masa sulit di bawah Ange Postecoglou. Mereka akan memasuki pertandingan ini dengan dua poin di bawah United dan berada di posisi lebih rendah di klasemen.
Ini adalah momen penting bagi kedua tim untuk memperbaiki catatan mereka dan mengumpulkan poin berharga.
Klasemen Liga Inggris 2024/2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
LATEST UPDATE
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
-
Hasil Race 1 WorldSBK Australia 2026: Ducati Sapu Bersih 3 Podium, Nicolo Bulega Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 12:43
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09








