Ruben Amorim Akui Manchester United Masih Jauh dari Sempurna
Aga Deta | 20 November 2025 00:20
Bola.net - Ruben Amorim memberikan penilaian jujur soal performa Manchester United yang belakangan ini mulai membaik. Pelatih asal Portugal itu menegaskan Setan Merah masih jauh dari kata sempurna meski belum terkalahkan dalam lima laga terakhir di Liga Inggris.
Di bawah komandonya, MU memang menunjukkan peningkatan hasil dan permainan, termasuk kemenangan penting di markas Liverpool. Namun, dua hasil imbang beruntun sebelum jeda internasional menjadi pengingat bahwa masalah konsistensi belum sepenuhnya teratasi.
Amorim tidak ingin euforia menguasai ruang ganti hanya karena tren positif dalam beberapa pertandingan. Ia menekankan bahwa timnya masih harus bekerja lebih keras jika ingin benar-benar menjadi tim yang mampu bersaing untuk menang di setiap laga.
Dari sinilah pesan besar Amorim muncul, bahwa perjalanan Manchester United masih panjang. Ia mengirim sinyal jelas kepada para pemainnya bahwa tidak ada ruang untuk merasa puas terlalu cepat.
Tren Positif Bukan Jaminan MU Sudah Kembali

Manchester United menyambut jeda internasional dengan modal lima laga tanpa kekalahan di Liga Inggris. Di dalam rangkaian itu, ada kemenangan bergengsi saat mereka menaklukkan Liverpool di Anfield yang sempat mengangkat optimisme fans.
Namun, langkah mereka kemudian sedikit tersendat setelah hanya meraih hasil imbang dalam dua pertandingan beruntun melawan Nottingham Forest dan Tottenham Hotspur. Dua laga itu menunjukkan bahwa MU masih belum stabil dalam menjaga level permainan dari pekan ke pekan.
Amorim menilai, kepercayaan diri tim yang terbangun dari hasil-hasil bagus memang berpengaruh besar pada performa. Ia menyebut momentum dari laga kontra Liverpool sebagai salah satu pemicu meningkatnya rasa percaya diri di skuadnya.
Dalam wawancara dengan Stan Sport, Amorim mengatakan, “Kami bermain lebih baik, tetapi kami bermain lebih baik karena punya lebih banyak kepercayaan diri, dan itu berawal dari hasil-hasil bagus, misalnya melawan Liverpool.
"Kami semakin membaik, tetapi saya bisa membagikan perasaan saya: ketika kami menyelesaikan pertandingan melawan Tottenham dan saya kembali ke Carrington, saya menonton lagi pertandingan itu dan perasaan saya adalah frustrasi, bahwa kami masih jauh dari kesempurnaan.
"Kami masih jauh dari menjadi tim yang bisa menang di setiap pertandingan. Jadi saya pikir kami masih punya banyak hal yang harus dikerjakan.”
Formasi Bukan Masalah Utama di Manchester United

Salah satu kritik yang kerap diarahkan kepada Ruben Amorim adalah penggunaan formasi 3-4-3 di Manchester United. Banyak pihak menilai struktur itu menjadi sumber masalah ketika tim kesulitan tampil meyakinkan.
Namun, Amorim kembali membantah anggapan tersebut. Menurutnya, formasi hanyalah kerangka awal, sementara faktor penentu ada pada dinamika permainan, kepercayaan diri, dan intensitas yang ditunjukkan para pemain di lapangan.
Ia menegaskan, “Saya sudah mengatakan ini selama berbulan-bulan, bahwa formasi bukan masalahnya. Formasi adalah titik awal dari sesuatu, lalu yang menentukan adalah dinamika, kepercayaan diri, cara kami bermain, seberapa kompetitif kami.”
“Jika Anda melihat pertandingan-pertandingan di mana kami kesulitan musim ini, bagi saya itu bukan soal formasi. Itu soal kurangnya intensitas. Kami harus tampil nyaris sempurna di liga ini untuk bisa memenangkan banyak pertandingan.”
Sumber: Goal
Klasemen Premier League
Baca Juga:
- Diam dalam Sunyi, MU Ternyata Rajin Pantau Pemain Timnas Jerman Ini
- Respek! Mason Mount Kirim Pesan Haru untuk Keluarga Suporter MU yang Alami Kecelakaan Mengerikan
- Puja-puji Matheus Cunha untuk Rekrutan Anyar MU Ini: Enak Banget Main Ama Dia!
- Manchester United Siapkan Revolusi Lini Tengah: Strategi Besar Amorim dan Cara Klub Mendanainya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Faktor yang Membuat Man United-nya Carrick Belum Terkalahkan
Liga Inggris 25 Februari 2026, 16:15
-
Tak Lagi Percaya Di Gregorio, Juventus Intip Peluang Gaet Alisson dari Liverpool
Liga Italia 25 Februari 2026, 15:23
-
Jelang Juventus vs Galatasaray, Di Gregorio Dapat Ancaman Serius Dari Juventini
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:56
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
LATEST UPDATE
-
Juventus vs Galatasaray: Hanya Kenan Yildiz yang Bisa Diandalkan
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Juventus vs Galatasaray - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming PSG vs Monaco - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Real Madrid vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
PPV Byon Combat Dibajak, Yoshua Marcellos Tegaskan Perang Lawan Pembajakan
Olahraga Lain-Lain 25 Februari 2026, 19:39
-
Pujian Senne Lammens untuk Michael Carrick: Pertahanan MU Jadi Solid!
Liga Inggris 25 Februari 2026, 19:19
-
Dulu Dibuang Milan, Sekarang Jadi Jagoan UCL: Kisah Jens Petter Hauge
Liga Champions 25 Februari 2026, 18:43
-
Masa Depan Bruno Fernandes Ditentukan Tiket Liga Champions
Liga Inggris 25 Februari 2026, 18:13
-
Dua Singa di Lini Serang Timnas Norwegia: Sorloth dan Haaland!
Piala Dunia 25 Februari 2026, 17:47
-
Live Streaming Atalanta vs Dortmund - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 17:45
-
Ricuh Kartel, Presiden FIFA Jamin Meksiko Aman Jadi Tuan Rumah Piala Dunia
Piala Dunia 25 Februari 2026, 17:17
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di MOJI, 25-26 Februari 2026
Liga Champions 25 Februari 2026, 17:17
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58



